CICIPI MANISNYA COKLAT KURMA BUATAN RAHMA

CICIPI MANISNYA COKLAT KURMA BUATAN RAHMA

CICIPI MANISNYA COKLAT KURMA BUATAN RAHMABANDUNG. Kurma merupakan salah satu produk yang langka di pasaran. Kebanyakan masyarakat kita mengkonsumsi buah kurma hanya di saat bulan Ramadhan saja, sebagai makanan khas saat berbuka puasa. Tetapi bagaimana caranya buah kurma ini bisa dinikmati kapan pun dan di manapun dengan sensasi rasa yang berbeda?.

Berawal dari bekerja di home made cookies bagian produksi coklat mede, Rahma salah satu member binaan RZ yang memiliki jiwa wirausaha berinisiatif untuk membuka usaha sendiri. Tercetuslah ide untuk membuat coklat kurma yang dikombinasikan dengan keju, selai kacang, dan kopi. Coklat kurma adalah kurma yang diisi dengan krim keju, selai kacang, atau kopi kemudian dibalut dengan coklat cair.

Rahma memulai bisnis ini setelah lulus kuliah tepatnya pada 25 Oktober 2015 lalu. Dalam sekali produksi modal yang dibutuhkan sebesar Rp 100.000,- bisa menghasilkan 14 toples coklat kurma yang dijual dengan harga Rp 10.000,-/ toples.

Alhamdulilah, omset yang didapat sebesar Rp 140.000,- dengan THP sebesar Rp 40.000,-. Produk ini adalah calon binaan RZ yang ke depannya insya Allah akan dikemas lebih baik. Harapan ke depan, produk coklat kurma ini dapat menjadi makanan oleh-oleh khas Bandung,” tutur Rahma saat diminta testimoni.***

Newsroom/Feni Endah Pratiwi
Bandung

SHELINA, RELAWAN ASAL JERMAN YANG MENGABDI DI SD JUARA YOGYAKARTA

SHELINA, RELAWAN ASAL JERMAN YANG MENGABDI DI SD JUARA YOGYAKARTA

SHELINA, RELAWAN ASAL JERMAN YANG MENGABDI DI SD JUARA YOGYAKARTAYOGYAKARTA. (05/02). Sudah enam bulan lamanya, Shelina mengabdikan dirinya di SD Juara Jogja. Shelina menjadi relawan dari Jerman ke-3 yang hadir di SD Juara Yogyakarta. SD Juara bekerjasama dengan AFS sebuah lembaga antarbudaya yang menjadi jembatan relawan luar negeri untuk bisa mengajar atau kerja sosial di Indonesia.

Kesehariannya Shelina membantu mengajar bahasa inggris dan olahraga. Dengan kemampuan bahasa inggrisnya, ia menjadi good native speaker buat anak-anak. Sehingga sangat efektif ketika ada native speaker dalam pembelajaran bahasa inggris.

Setiap hari shelina masuk seperti guru-guru yang lain, sehingga interaksi dengan guru dan siswa terjalin baik dan dekat. Ia juga mengikuti hampir semua kegiatan sekolah selama ia berada di Indonesia. Seperti renang, aksi simpatik, kunjungan ke luar, dsb. Ia sangat antusias mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut.

Shelina merupakan relawan yang sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan, baik sengan lingkungan sekitar, baik makanan, cara berpakaian, bahkan sedikit-sedikit dia belajar berbahasa Indonesia. Hari ini, Shelina harus pulang kembali ke Jerman untuk selanjutnya melanjutkan pendidikan nya ke jenjang yang lebih tinggi yaitu kuliah di sebuah universitas.

“Ia sangat ingin mengambil jurusan psikologi seperti yang pernah ia ceritakan kepada kami. Dan keinginannya yang sempat ia sampaikan, bahwa ia sangat ingin bisa kembali ke Indonesia suatu hari nanti, bertemu anak-anak SD Juara, menikmati makanan Indonesia, dan jalan-jalan ke berbagai tempat yang begitu menarik di Indonesia,” tutur Warnitis, Branch Manager RZ Yogyakarta.

“Selama mengajar di SD Juara Jogja bagi Shelina adalah anak-anaknya ramah, lucu dan mudah bergaul dengan orang baru, meskipun dia berasal dari luar negeri,” tambah warnitis.***

Newsroom/Diki Taufik
Yogyakarta

maag

KETIKA ASAM LAMBUNG NAIK

Seperti kelainan lambung lambung pada umumnya, penyakit ini muncul dalam kondisi-kondisi tertentu, seperti pada saat pola makan tidak teratur yang menyebabkan zat asam terlalu banyak di dalam lambung. Selain itu posisi tubuh terutama pada saat tidur juga bisa berpengaruh pada timbulnya keluhan asam lambung naik.

Apabila kita membaringkan tubuh saat kadar asam lambung sedang tinggi maka asam lambung akan dengan mudah mengalir ke daerah kerongkongan. Oleh karena itu, kita sebaiknya menghindari posisi berbaring sesaat setelah makan. Upayakan agar makan terakhir adalah 3 jam sebelum waktu tidur kita. Adanya stres, sebagaimana penyakit maag, juga turut memicu keluhan asam lambung naik dikarenakan produksi asam lambung yang lebih tinggi pada saat tubuh kita mengalami stres psikologis.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya asam lambung naik/GERD di antaranya :
• Membiasakan pola makan yang teratur (3 kali sehari dan 2 kali camilan/snack)
• Membiasakan makan sedikit tapi sering dalam jumlah kecil dibanding jarang tapi dalam jumlah yang cukup besar
• Menghindari makanan yang terlalu asam seperti buah-buahan asam baik dalam bentuk asli maupun jus seperti jus jeruk, jus tomat, dll.
• Menghindari makanan dan minuman yang merangsang asam lambung seperti coklat, kopi, makanan bersuhu terlalu panas atau terlalu dingin.
• Menunggu selama 3 jam setelah makan untuk berbaring,
• Menghindari makanan berat (selain minuman) selama 3 jam sebelum tidur
• Usahakan kepala selalu lebih tinggi dari perut (sekitar 10 cm) ketika berbaring
• Mengelola stres dengan lebih baik.

padang_pasir

ABDULLAH BIN ZUBAIR, AHLI BADAH YANG JAGO PERANG

Bacaan takbir dan tahlil mengiringi kaum Anshor dan Muhajirin yang bersuka cita atas lahirnya bayi pertama setelah peristiwa hijrah dari rahim Asma,putri tercinta Abu Bakar Ash Siddiq. Bayi mungil tersebut ramai-ramai dibawa berkeliling Kota Madinah setelah terlebih dahulu ditahniq dan didoakan oleh Rasulullah SAW.

Hingga akhirnya peristiwa tersebut mematahkan isu yang disebarkan kaum Yahudi, bahwa mereka telah menyantet kaum muslimin agar menjadi mandul dan tak seorang pun bayi dapat dilahirkan pasca hijrah.

Bayi tersebut diberi nama Abdullah, tumbuh cepat menjadi anak yang cerdas dan menyenangkan. Ia belum mencapai usia dewasa di zaman Rasulullah, tapi lingkungan rumah yang dipenuhi oleh generasi sahabat serta kedekatannya dengan Rasulullah menjadikan pribadinya amat menakjubkan.Bisa dibilang, Abdullah bin Zubair mendapat tempaan langsung dari manusia mulia, Rasulullah Muhammad SAW, sehingga ia menjelma menjadi remaja yang pemberani dan ahli ibadah.

Di usianya yang ke 27, Abdullah bin Zubair sudah mengikuti ekspedisi pembebasan Afrika, Andalusia dan Konstantinopel. Jumlah pasukan muslim yang hanya 20.000 orang melawan 120.000 pasukan musuh tak membuat nyalinya ciut. Baginya dan bagi semua pasukan muslim, perang adalah sarana untuk menjemput kematian, tak ada rasa gentar barang sedikit pun yang bersarang di hati mereka. Sehingga ketika pasukan muslim kerepotan menghadapi serangan bertubi-tubi dari lawan, Abdullah bin Zubair segera memikirkan strategi selanjutnya. Ia mencari titik kekuatan lawan yang bisa jadi adalah titik terlemah mereka. Ketika melihat Raja Barbar yang tak henti memompakan semangat kepada pasukannya, Abdullah bin Zubair pun berinisiatif untuk menghentikannya agar bisa menggembosi pasukan musuh.

Dengan penuh keberanian, Abdullah mencoba menembus pasukan musuh yang berlapis untuk mendekati panglima mereka. Ketika sudah sampai, ia menyabetkan pedang ke arah sang panglima, hingga membuat sang panglima tersebut tersungkur dan menghembuskan nafas terakhirnya. Panji pasukan lawan pun direbut dari tangan musuh. Ternyata dugaan Abdullah tidak meleset, segera setelah sang Raja Barbar terbunuh, pasukannya pun kocar-kacir. Kekuatan mereka seketika melemah dan akhirnya bertekuk lutut di hadapan mujahid Islam yang memang justru tengah mencari syahid.

Selain seorang jago perang, Abdullah juga seorang abid (ahli ibadah) yang khusyuk dan tawadhu. Umar bin Abdul Aziz pernah mengatakan, “Demi Allah, aku tidak pernah melihat orang seperti dia. Ketika sudah masuk dalam shalat, ia melupakan segala hal. Ketika ia ruku’ atau sujud, burung-burung kecil bertengger di punggung dan pundaknya. Karena saking lamanya ia sujud atau ruku’, burung-burung itu mengiranya sebongkah dinding dan tumpukan kain. Pernah, saat sedang shalat, sebuah batu manjaniq melesat tepat di depannya, tapi ia tak terpengaruh sama sekali. Bahkan, tidak merasakan keberadaan batu itu. Ia tidak memotong bacaannya atau mempercepat ruku.”

Setelah wafatnya Khalifah Utsman, Abdullah bin Zubair tetap setia mendampingi Ali bin Abi Thalib. Bahkan hingga Ali diturunkan dan kemudian tewas, ia tetap menolak untuk berbai’at kepada Mu’awiyah pun kepada Yazid, anak Mu’awiyah yang kemudian menjadi khalifah selanjutnya. Hingga pasca penolakan tersebut, Abdullah bin Zubair memutuskan untuk pindah ke Mekah. Karena pemerintahan Yazid terbukti semakin kacau dan menginjak nilai-nilai Islam. Pembunuhan Husein bin Ali, cucu Rasulullah SAW di Padang Karbala serta penyeran gan Kota Madinah semua dilakukan oleh Yazid.

Setelah sikap penolakannya terhadap Yazid ini, Abdullah bin Zubair pindah ke Makkah, begitu juga dengan Husein bin Ali yang juga dengan tegas menyatakan penolakannya. Ia ingin mengisi waktunya dengan lebih banyak ibadah, dan meninggalkan suasana “politik” yang penuh fitnah. Tetapi pena takdir telah menetapkan ia harus mengarungi jalan dan suasana tersebut untuk menemukan syahidnya. Selalu saja ada yang datang untuk berdiri di belakang dirinya, menyokong sikap-sikapnya, dalam melakukan perlawanan terhadap berbagai kedzaliman yang dilakukan oleh Yazid sebagai pihak penguasa.
Ibnu Zubair tewas saat terjadi pengepungan Kota Mekah oleh Hajjaj bin Yusuf ats Tsaqafi dan pasukannya. Khalifah penerus Bani Umayyah tersebut mengepung Mekah selama berbulan-bulan, hingga sebagian besar pasukan Abdullah bin Zubair menyerah dan membelot karena kekurangan dan kelaparan.

Ketika Abdullah bin Zubair pamit kepada Asma, Asma memeluk putranya dengan erat. Seketika itu pula tangan Asma menyentuh bajubesi yang dikenakan anaknya, kemudian ia berkata, “Apa-apaan ini Abdullah! Orang yang memakai ini, hanyalah mereka yang tidak menginginkan apa yang sebenarnya engkau inginkan yaitu sayhid!”

Akhirnya Abdullah bin Zubair melepas baju besi tersebut dan melanjutkan peperangan yang tidak seimbang tersebut hingga syahid menjemput. Dan Hajjaj yang telah terkenal kekejamannya menyalib serta menyayat tubuh Abdullah b in Zubair yang telah kaku. Tentu Abdullah bin Zubair tak lagi merasa sakit meski disiksa begitu rupa, sebab ruhnya tengah tersenyum menyambut panggilan dari Rabb tercinta.

SISWA SD JUARA CILEGON SEMANGAT IKUTI EKSKUL QOSIDAH

SISWA SD JUARA CILEGON SEMANGAT IKUTI EKSKUL QOSIDAH

SISWA SD JUARA CILEGON SEMANGAT IKUTI EKSKUL QOSIDAHCILEGON. Ekskul Qasidah di SD Juara Cilegon yang dilaksanakan setiap hari Selasa dan Rabu. Begitu pula yang terlihat pada hari Rabu (27/01), beberapa siswi SD Juara Cilegon sedang mengikuti latihan ekskul qasidah.

Dalam latihan kali ini, team qasidah SD Juara Cilegon tidak hanya latihan memainkan alat qasidah dengan irama yang tepat saja, melainkan memainkan alat qasidah dengan menggunakan gerakannya juga. Agar ketika suatu saat team qasidah ini akan tampil, mereka dapat tampil dengan percaya diri, dengan irama yang tepat dan dengan gerakan yang sesuai, supaya penonton yang melihat penampilan mereka pun terkesima melihatnya.

“Semoga setelah team ekskul marawis yang kini sudah menunjukkan bakat dan prestasinya, team ekskul qasidah pun dapat menunjukkan hal yang sama, yaitu dapat meraih prestasi diluar sekolah,” ungkap Susanto selaku Kepala Sekolah SD Juara Cilegon.

Ustad Syahril selaku pelatih ekskul qasidah di SD Juara Cilegon juga memaparkan bahwa memang tidak mudah mengajarkan anak-anak Sekolah Dasar yang masih kelas 1 dan 2 ini, namun s anak-anak ini cepat dalam mempelajari alat qasidah ini.***

Newsroom/Susanto
Cilegon

GURU SD JUARA CILEGON ADAKAN BIMBINGAN BELAJAR TAMBAHAN UNTUK SISWA

GURU SD JUARA CILEGON ADAKAN BIMBINGAN BELAJAR TAMBAHAN UNTUK SISWA

GURU SD JUARA CILEGON ADAKAN BIMBINGAN BELAJAR TAMBAHAN UNTUK SISWACILEGON. Siswa kelas 1 SD Juara Cilegon tengah mengikuti Bimbingan Belajar yang diadakan oleh wali kelas pada hari Kamis (28/01). Bimbel ini memang diadakan seminggu sekali yaitu setiap hari kamis setelah jam pulang sekolah.

Bimbingan belajar ini bebas diikuti oleh siapa saja, baik siswa yang belum lancar dalam membaca maupun oleh siswa yang sudah lancar dan sudah cepat dalam menerima materi pelajaran di kelas. Dalam Bimbingan Belajar ini guru akan membahas kembali materi yang telah dipelajari selama satu minggu ini, khususnya pelajaran tematik. Atau bisa juga membahas materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya apabila materi yang sebelumnya sudah dapat dipahami oleh siswa.

Hal ini dilakukan agar siswa lebih mantap lagi dalam menerima materi pelajaran di kelas. Siswa yang sudah bisa mengikuti KBM dengan baik dan sudah dapat menerima materi pelajaran dengan baik, dapat membantu teman-temannya yang memang masih mengalami kesulitan dalam belajar.

“Bimbel ini diadakan untuk membantu siswa yang memang masih mengalami kesulitan dalam mengikuti KBM di kelas, namun siswa yang lainnya juga diperbolehkan untuk mengikutinya agar bisa saling membantu sesama temannya,” ungkap Siti Nurasiah selaku wali kelas 1 SD Juara Cilegon.***

Newsroom/Susanto
Cilegon

BEGINI CARA GURU SD JUARA CILEGON AJARKAN MATEMATIKA PADA SISWA

BEGINI CARA GURU SD JUARA CILEGON AJARKAN MATEMATIKA PADA SISWA

BEGINI CARA GURU SD JUARA CILEGON AJARKAN MATEMATIKA PADA SISWACILEGON. Kegiatan KBM Siswa-Siswi kelas 2 SD Juara Cilegon pada hari Kamis (28/01) ialah belajar mengenai perkalian dan pembagian. Untuk dapat memahami materi perkalian dan pembagian, disini siswa harus mengetahui arti dari perkalian dan pembagian itu sendiri. Dimana arti perkalian ialah penjumlahan berulang, sedangkan pembagian adalah pengurangan berulang. Disini wali kelas memberikan contoh mengenai definisi perkalian, seperti Ibu mempunyai 3 keranjang, dimana setiap keranjang berisi 4 buah jeruk.

Berapa jumlah jeruk yang dimiliki ibu. Caranya kita jumlah kan saja banyaknya jeruk dalam setiap kerangjang yaitu 4 + 4 + 4 = 12. 3 kerangjang yang masing-masing berisi 4 buah jeruk yang artinya 3 x 4 =12. Sedangkan contoh untuk definisi pembagian ialah Ibu mempunyai 15 kue yang akan diletakkan pada 3 piring. Berapa banyak kue yang harus diletakkan disetiap piring agar jumlahnya sama banyak ? Caranya adalah dengan meletakkan kue secara satu per satu pada setiap piring sampai seluruh kue terbagi rata disetiap piring. Jadi 12 : 3 =5.

Guru memberikan contoh dengan angka yang lain agar siswa lebih paham lagi mengenai perkalian dan pembagian. Setelah siswa paham mengenai apa yang baru saja disampaikan, guru mencoba memberikan satu soal dan meminta siswa menjawabnya secara bersama-sama. Kemudian barulah wali kelas memberikan soal untuk dikerjakan sendiri-sendiri oleh siswa.

Untuk mempelajari perkalian dan pembagian ini memang tidak mudah. Kebanyakan siswa harus menghapalkan perkalian 1-10 tanpa mengetahui makna atau artinya. Sehingga siswa sering mengalami kesulitan untuk menghapalnya atau ada juga yang sudah hapal tapi dikemudian hari ia akan terlupa kembali. Sehingga sebaiknya dalam menyampaikan materi harus disampaikan dengan cara yang bermakna agar siswa dapat menyimpan dan mengingatnya dengan baik dalam memori kita.***

Newsroom/Susanto
Cilegon

KETIKA DI RUMAH, GURU PANTAU SHOLAT SISWA LEWAT BUKU PENGHUBUNG

KETIKA DI RUMAH, GURU PANTAU SHOLAT SISWA LEWAT BUKU PENGHUBUNG

KETIKA DI RUMAH, GURU PANTAU SHOLAT SISWA LEWAT BUKU PENGHUBUNGCILEGON. Pada hari Senin (25/01) wali kelas 1 SD Juara Cilegon memeriksa dan menilai buku penghubung siswa. Buku penghubung ini merupakan buku penghubung antara wali kelas dengan orang tua siswa di rumah, untuk menjalin komunikasi mengenai perkembangan anak. Karena tidak setiap hari wali kelas bisa mengobrol dengan orang tua siswa untuk mengetahui perkembangan siswanya.

Di dalam buku penghubung ini juga orang tua harus melaporkan kegiatan siswa di rumah, terutama dalam melaksanakan shalat 5 waktu. Setiap harinya orang tua harus mengisi buku penghubung tersebut untuk melaporkan apakah anaknya melaksanakan shalat 5 waktu atau tidak. Sehingga wali kelas dapat mengontrol perkembangan akhlak siswa.

Apabila siswa belum melaksanakan shalat 5 waktu atau masih bolong-bolong, maka wali kelas akan terus mengingatkan siswa untuk meningkatkan ibadah shalatnya agar tidak bolong-bolong lagi. sedangkan siswa yang sudah melaksanakan shalat 5 waktu akan mendapatkan reward yakni berupa point senyum. Apabila siswa melaksanakan shalat 5 waktu maka point senyum yang dikumpulkan pun akan semakin banyak.

Dan apabila wali murid rajin mengisi buku penghubung setiap hari maka siswa akan mendapatkan point senyum tambahan. Point senyum ini setiap bulannya akan di hitung, dan Siswa yang mendapatkan senyum terbanyak akan mendapatkan reward dari wali kelas berupa seragam sekolah atau alat tulis.

“Dengan adanya buku penghubung ini wali kelas dan wali murid dapat menjalin komunikasi mengenai perkembangan siswa baik di rumah maupun di sekolah. Karena disini wali kelas dan wali murid harus bekerja sama untuk meningkatkan perkembangan siswa, baik perkembangan akademis, maupun perkembangan akhlaknya,” ungkap Siti Nurasiah selaku wali kelas 1 SD Juara Cilegon.***

Newsroom/Susanto
Cilegon

BURJO KETAN HITAM PAK CASWAN HABIS TERJUAL

BURJO KETAN HITAM PAK CASWAN HABIS TERJUAL

BURJO KETAN HITAM PAK CASWAN HABIS TERJUALSAMARINDA. Pagi-pagi sekali jam 06.00 WITA, pak Caswan sudah siap dengan gerobak sepedanya untuk berjualan hari ini (03/02). Dengan semangat pagi pak Caswan mulai mengayuh sepeda untuk berkeliling menjajakan burjo ketan hitam yang masih panas dan siap untuk ditawarkan ke para pelanggan sebagai menu sarapan sehat.

Pak Caswan adalah salah satu member ekonomi binaan RZ Samarinda yang memiliki usaha Burjo ketan Hitam. Lokasi berjualan masih keliling di daerah sekitaran lempake Samarinda Utara.
Setiap hari pukul 06.00 Pak Caswan berjualan dengan menggunakan gerobak yang sudah dimodif menggunakan sepeda sehingga tidak perlu berjalan kaki saat keliling berjualan burjo ketan hitam. Dari rumah menelusuri sepanjang jalan poros tengah Bontang (kebon Agung) hingga ke Jl. DI. Panjaitan Pak Caswan terus mengayuh sepeda dan sesekali berhenti untuk beristirahat sambil menunggu pembeli.

Rute perjalanan pak Caswan yaitu jam 08.00-12.00 berhenti di Sekolah Dasar karena ramai dengan anak sekolah dan jam 12.00 hingga bubur habis terjual mangkal di pasar. Burjo Ketan Hitam yang dijual Pak Caswan bisa dinikmati dalam keadaan panas ataupun dingin semuanya enak dan harganya juga masih terjangkau yaitu Rp.6000 per porsi. Pak Caswan juga menerima pesanan jika ada yang pesan.

Hari ini burjo ketan hitam milik pak Caswan lebih cepat habis terjual dibanding dengan hari-hari sebelumnya, biasanya pulang pada pukul 17.00 wita, tapi hari ini lebih awal yaitu pukul 14.30 burjo sudah habis terjual. “Alhamdulillah karena kualitas rasa burjo ketan hitam yang disuguhkan sangat enak dan keramahan pelayanan pak Caswan sehingga kehadiran burjo ketan hitam milik pak Caswan ini selalu dinanti para pelanggannya. Omset mencapai Rp.400.000 dengan THP Rp 200.000/hari,” tutur Ritawati, selaku ICD Fasilitator RZ.***

Newsroom/Ritawati
Samarinda

DUTA LINGKUNGAN SD JUARA PEKANBARU MULAI BERAKSI

DUTA LINGKUNGAN SD JUARA PEKANBARU MULAI BERAKSI

DUTA LINGKUNGAN SD JUARA PEKANBARU MULAI BERAKSIPEKANBARU. Duta Lingkungan SD Juara Pekanbaru mulai beraksi di hari Selasa (02/02) lalu. Setelah ditetapkan para petugasnya pada tanggal 31 Januari 2016, sebanyak 108 anak yang terbagi dalam 5 hari mulai beraksi.

Duta Lingkungan merupakan sarana pendidikan bagi siswa untuk menjaga lingkungan sekolah dan menerapkan budaya cinta lingkungan. Kegiatan Duta lingkungan adalah membesihkan lingkungan dari sampah, mengajak dan mengingatkan siswa lain untuk membuang sampah pada tempatnya dan yang menjadi terdepan dalam menjaga keasrian sekolah.

Uniknya, untuk penyemangat dan tanda pengenal maka petugas yang kebagian jadwal piket yang sudah ditentukan diberikan pin duta lingkungan sehingga mereka lebih mudah dikenali.

Awalnya, Duta Lingkungan ini mendaftar sebanyak 74 orang. Respon yang besar terlihat dari jumlah pendaftar yang justru meningkat di acara pembukaan Duta Lingkungan tanggal 22 Januari 2016.

Bu Amelia Salfitri selaku PKS Kesiswaan SD Juara Pekanbaru mengatakan. “Tugas khusus mereka adalah turut mengawal program Adiwiyata terutama kebersihan sekolah serta mengajak orang lain juga turut menjaga lingkungan. Sebagai tanda pengenal, masing-masing Duta memasang Pin Duta Lingkungan. Duta lingkungan juga bekerjasama dengan Guru Piket yang mengkoordinir kegiatan,”

Newsroom/Bayu
Pekanbaru