tahajud

7 PENYEBAB MALASNYA SHALAT TAHAJUD

tahajudOleh: Ustaz Muhammad Arifin ILham

Semoga dengan mengenali alasan mengapa masih malas Tahajud, tergeraklah kita untuk menjaga amalan mulia ini. Sebab, sungguh tidak ada kemuliaan seorang hamba kecuali karena keistiqamahannya menjaga shalat Tahajud, “Maa syarafal mu’min illa bit tahajjud.”

Dan mudah-mudahan pula dengan mengenalinya kita segera muhasabah diri karena sungguh dunia terasa surga sebelum surga bagi hamba Allah yang telah merasakan indahnya, nikmatnya, bahagianya shalat malam.

Pertama, Dho’ful iimaani, lemah iman. Kalau kuat iman, pasti ia sangat cinta, rindu, dan sangat bahagia menghadap-Nya di penghujung malam. “Sesungguhnya bangun tengah malam lebih tepat untuk khusyuk, dan bacaan kala itu sungguh sangat berkesan mendalam,” (QS al-Muzammil: 6). Bukankah kekasih senang berjumpa dan berduaan dengan kekasihnya.

Kedua, al-jahlu, karena awam ilmu agamanya. Seandainya tahu dalil, keutamaan, rahasia, hikmah, keajaiban, manfaat, indahnya Tahajud, pastilah ia menjaganya, bahkan sebelum tidur pun sudah senang karena nanti malam menghadap Allah.

“Apakah sama hamba Allah yang bangun malam sujud berdiri yang takut dengan dahsyatnya akhirat dan mengharapkan rahmat Allah dengan mereka yang lelap dalam peraduan tidur? Apakah sama hamba Allah yang berilmu dengan yang tidak berilmu? Sesungguhnya hanya hamba Allah berilmu yang mengingat Allah di penghujung malam,” (QS az-Zumar: 9).

Ketiga, hubbud dunya, diperbudak dunia sehingga dilelahkan dan disibukkan dengannya, siang dan malam. Bangun malam pun karena target dunia. “Bermegah-megahan telah melalaikan kamu sampai kamu masuk ke dalam kubur,” (QS at-Takatsur: 1-2).

Keempat, abdul hawa, budak nafsu. Orang yang kegemarannya melakukan amal maksiat, seperti pezina, pemabuk, pejudi, dan sebagainya sangat sulit untuk shalat malam. Puas dan senangnya hanya pada hal maksiat (QS Yusuf: 53).

Kelima, tho’mul haraami, banyak makan minum yang haram. Bisa dipastikan jika sesuatu yang dikonsumsinya adalah haram maka akan berat sekali untuk shalat lima waktu, apalagi shalat malam.

Kalaupun shalat terkesan berat dan cenderung malas-malasan, “Mereka tidak mengerjakan shalat, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menafkahkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan,” (QS at-Taubah: 54). Tubuh yang tumbuh dari yang haram menjadi energi maksiat dan membuat lemes ibadah, wahai ikhwah fillah!

Keenam, katsrotul dzunuub, karena selalu dan keseringan berbuat dosa. Setiap dosa yg diperbuat menjadi noktah hitam di hati. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya seorang hamba, ketika berbuat dosa, maka pada hatinya akan tertinggal setitik noda hitam. Jika dia bertaubat dari dosanya, maka hatinya akan dibersihkan dari noda hitam tersebut. Namun, apabila dia terus menambah dosanya, maka noda hitam tersebut pun semakin bertambah.”

Demikianlah maksud dari firman Allah Taala, “Sekali-kali tidak, bahkan apa yang mereka lakukan tersebut akan menutupi hatinya,” (QS al-Muthaffifin: 14).” (HR at-Tirmidzi).

Sufyan ats-Tsauri berkata, “Saya pernah tidak bisa menjalankan shalat Tahajud selama lima bulan hanya karena satu dosa yang dulu aku lakukan.”

Seseorang datang kepada Imam Ghazali untuk menanyakan kepada beliau mengenai sesuatu yang menyebabkannya tidak bisa bangun malam untuk mengerjakan shalat. Beliau menjawab, “Dosa-dosamu telah membelenggumu.”

Ketujuh, karena alasan dari poin pertama sampai keenam, maka ia pun dengan mudah dikuasai setan (QS Al-A’rof: 175).

“Dari Abu Hurairah, bahwa Nabi SAW bersabda: “Setan akan mengikat tengkuk salah seorang di antara kamu apabila ia tidur dengan tiga ikatan. Setan menyetempel setiap simpul ikatan atas kalian dengan mengucapkan, ‘Bagimu malam yang panjang maka tidurlah.’ Apabila ia bangun dan berzikir kepada Allah maka terbukalah satu ikatan. Apabila ia wudhu, terbuka pula satu ikatan. Apabila ia shalat, terbukalah satu ikatan. Maka, di pagi hari ia penuh semangat dan segar. Jika tidak, niscaya di pagi hari perasaannya buruk dan malas.” (HR Bukhari).

Ketika Rasulullah SAW diberitahu tentang seorang yang tidak Tahajud, beliau menjawab, “Setan telah mengencingi kedua telinganya.” (HR an-Nasa’i dan Ibnu Majah). Semoga Allah menanamkan keindahan iman di hati kita dan kenikmatan shalat malam. Aamiin.

Sumber: republika.co.id

CITA SEHAT FOUNDATION BERSAMA RZ LAUNCHIING BUKU CARE FOR TEEN DI SURABAYA

CITA SEHAT FOUNDATION BERSAMA RZ LAUNCHIING BUKU CARE FOR TEEN DI SURABAYA

SUCITA SEHAT FOUNDATION BERSAMA RZ LAUNCHIING BUKU CARE FOR TEEN DI SURABAYARABAYA (03/05). Cita Sehat Foundation Cabang Surabaya bekerja sama bersama RZ berkesempatan melaunching dan membedah buku Care For Teen dalam acara talkshow Islamic Book Fair (IBF) 2016. Buku Care For Teen merupakan buku ke-2 setelah buku pertama yang berjudul Sehatkan Indonesia. Buku Care For Teen ini berisikan materi tentang berbagai materi kesehatan yang harus diketahui para remaja dan materi tentang pengelolaan organisasi seperti kepemimpinan.

Launching dan bedah buku dilakukan oleh pemateri yang luar biasa, dengan pemateri pertama yaitu Mbak Afrezah SKM selaku penulis buku Care For Teen dari CSF Cabang Yogyakarta dan pemateri kedua yaitu dr. Bapak Zain Budi Syulthoni selaku praktisi kesehatan dan pemerhati kesehatan remaja Surabaya.

Acara ini dihadiri oleh sekitar kurang lebih 80 peserta. Acara yang berlangsung dari pukul 19.00-21.00 WIB disambut antusiasme para peserta. Hal tersebut dapat dilihat dari besarnya animo peserta untuk bertanya tentang kehidupan remaja dan tentang kesehatan kepada para pemateri.

“Mari menjaga kesehatan sejak masa remaja karena masa ini adalah masa investasi terbesar untuk masa-masa kedepannya” pesan mbak Afreza dalam closing statementnya.

“Masa muda perbanyaklah dengan hal-hal positif, seperti carilah organisasi atau komunitas yang dapat membentuk karakter para remaja lebih baik dan kesehatan bukan tanggung jawab saya, atau kamu, tetapi tanggung jawab kita semua,” dr. Zain berpesan.

“Semoga acara Launching dan Bedah buku Care For Teen yang telah dilaksanakan mendapatkan nilai positif kepada remaja Surabaya dan menjadikan buku Care For Teen sebagai bekal untuk para mentor dalam memberikan materi kesehatan diberbagai organisasi atau komunitas kesehatan yang ada” ungkap Ilham Akbar sebagai moderator sekaligus PIC Care For Teen RZ Surabaya.

Newsroom/Ilham Akbar
Surabaya

55Inilah-Manfaat-Tidur-di-Ruangan-yang-Gelap

MANFAAT TIDUR DI RUANGAN YANG GELAP

55Inilah-Manfaat-Tidur-di-Ruangan-yang-GelapTiap orang punya kebiasaan tidur masing-masing. Ada yang harus tidur pake bantal, ada yang baik-baik saja meskipun nggak ada bantal. Ada yang baru bisa tidur saat kamar dalam kondisi gelap, tapi sebaliknya ada yang malah nggak bisa tidur kalau kamar gelap gulita.

Namun tidur di kamar atau ruangan yang gelap lebih dianjurkan loh.

Ini karena ada hormon melatonin yang lancar dihasilkan ketika tidak ada sumber cahaya alias ruangan dalam kondisi gelap. Bahkan ketika kita tidur dan ada yang menyalakan lampu, sinar tersebut bisa masuk melalui kelopak mata, dideteksi otak, dan otak tidak bisa menghasilkan melatonin karena bingung antara kondisi siang dan malam hari.

Secara normal, otak memproduksi hormon melatonin setiap hari yang puncaknya terjadi pada pukul 9-10 malam. Ini nih yang bikin kita ngantuk di jam-jam segitu. Siklus itu berjalan terus yang membuat siklus tidur teratur.

Tetapi, ketika kita nggak mematikan lampu atau masih menggunakan gadget atau menonton televisi di jam-jam itu, sumber cahaya dari benda-benda tersebut bisa menekan produksi hormon melatonin. Akhirnya, kita bisa susah tidur dan siklus tidur yang normal pun terganggu.

Kalau kita rajin mematikan lampu saat akan tidur, insya Allah kita akan mendapat manfaat bagi kesehatan tubuh kita, di antaranya,

1. Tidur lebih cepat dan lelap

2. Memperlambat proses penuaan

3. Meningkatkan daya ingat dan mencegah penyakit Alzheimer’s

4. Mencegah depresi dan membuat mood lebih baik

5. Mencegah kegemukan

6. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

7. Menurunkan resiko kanker payudara

Tidur pada pukul 9-10 malam atau tidur di awal malam (tidak begadang jika tidak ada kepentingan yang bermanfaat) juga sesuai anjuran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.” (HR. Bukhari no. 568).

Ibnu Baththol menjelaskan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak suka begadang setelah shalat ‘Isya karena beliau sangat ingin melaksanakan shalat malam dan khawatir jika sampai luput dari shalat shubuh berjama’ah. ‘Umar bin Al Khattab sampai-sampai pernah memukul orang yang begadang setelah shalat ‘Isya, beliau mengatakan, “Apakah kalian sekarang begadang di awal malam, nanti di akhir malam tertidur lelap?!” (Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 3/278, Asy Syamilah).

Harus diketahui juga, meskipun orang tidur pada jam dan kurun waktu yang sama, orang yang mematikan lampu di kamar tidur, lebih berkualitas tidurnya daripada yang tidur dengan kondisi kamar terang benderang.

Kalau memang tidur bareng teman kosan atau bareng orang yang tidak bisa tidur di ruangan yang gelap, mungkin kamu bisa menyiasatinya dengan menggunakan sleep mask.

Sumber: annida-online.com

RELAWAN INSPIRASI RZ IKUT ANDIL DALAM UPAYA MELURUSKAN AKIDAH

RELAWAN INSPIRASI RZ IKUT ANDIL DALAM UPAYA MELURUSKAN AKIDAH

BARELAWAN INSPIRASI RZ IKUT ANDIL DALAM UPAYA MELURUSKAN AKIDAHNDUNG. (28/04) Kelurusan akidah merupakan hal yang tidak bisa ditawar-tawar lagi dalam beragama. Peran orang tua kemudian diperlukan untuk senantiasa membimbing anak-anaknya menuju agama yang lurus, beriman juga bertaqwa kepada Allah SWT. Namun hal tersebut berbeda halnya dengan keadaan orang tua di Kampung Sukamulya, Bandung yang masih menganut kepercayaan Sunda Wiwitan. Sayangnya keislaman mereka hanya baru sebatas di KTP saja.

Dikarenakan hal tersebut, Relawan Inspirasi RZ ikut turun ambil bagian dengan berupaya meluruskan akidah anak-anak disana terlebih dahulu. Relawan Inspirasi rutin mengadakan mentoring keagamaan untuk mengajarkan aidah yang lurus kepada mereka.

Disamping itu ada juga Ustadz Asep yang aktif berdakwah disana, beliau berjuang bersama RZ untuk memberikan bimbingan bagi anak-anak dan orang tuanya di kampung Sukamulya dengan harapan bisa menjadikan mereka masyarakat yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Berbagai tantangan tentu dihadapi Ustadz Asep selama memperjuangkan dakwah di kampung Sukamulya.

Adapun pendidikan Islam yang diberikan oleh Relawan Inspirasi dan Ustadz Asep meliputi baca Al-Quran, tahfidz dan akhlaq.

“Alhamdulillah setelah adanya mesjid ini dan program beasiswanya RZ dakwah di daerah sini, lebih mudah dan terbantu tidak seperti dahulu-dahulu. Walau masih ada rintangan dan tantangan tetapi ini akan menjadi pelecut semangat saya,” ungkap Ust Asep.

Beliau mempunyai harapan anak-anak yang dididiknya kini kelak menjadi penerus perjuangannya dalam menegakan agama Allah di kampung ini pada khususnya.

Newsroom/Rico Ayatul Yuza
Bandung

MOJU AIRNAV - RZ PERKAYA KHASANAH BELAJAR DI PAUD KEMUNING CERIA

MOJU AIRNAV – RZ PERKAYA KHASANAH BELAJAR DI PAUD KEMUNING CERIA

TAMOJU AIRNAV - RZ PERKAYA KHASANAH BELAJAR DI PAUD KEMUNING CERIANGERANG. Pendidikan adalah Modal awal untuk membangun Bangsa dan Negara setiap saat terus berjalannya waktu menjadi tantangan setiap warga negara mengembangkat pendidikan, pendidikan tidak lepas dari CALISTUNG (Baca Tulis Hitung). Modal awal pendidikan adalah Baca, membaca adalah jalan dimana manusia mendapatkan pendidikan.

Desa Buaran Indah adalah salah satu binaan RZ yang di kelola oleh Relawan Inspirasi RZ wilayah Tangerang yaitu Winda, sosok ibu rumah tangga memiliki anak 1 yang mengemban amanah memajukan desa dengan banyak program salah satunya pendidikan yang diarahkan pada peningkatan minat baca anak usia dini.

Salah satu PAUD kemuning Ceria binaannya ini menjadi kunjungan mobil perpustakaan keliling AirNav – RZ kali ini mereka semua diajak belajar dan bermain, mendengarkan cerita, membaca buku, dan menonton film edukasi.

“Terima kasih sudah datang ke desa binaan RZ ini membuat anak-anak senang membaca buku dengan banyak acara menarik, terima kasih kepada RZ dan AirNav semoga semua bisa dikunjungi Mobil perpustakaan keliling AirNav -RZ,” ungkap Winda, Relawan Inspirasi RZ.

“Anak-anak sangat antusias dengan kegitan ini, saya berharap anak-anak selalu mencintai buku ini hanya sekedar di PAUD belum belajar membaca tapi mobil perpustakaan ini mengenalkan anak untuk menularkan minat membaca kepada anak. Hari ini anak-anak dapat berkreatifitas bermain dan bersenang-senang. Terima kasih kepada AirNav yang telah menyempatkan datang ke PAUD Kemuning Ceria.“ Ibu Hindayani Kepala PAUD Kemuning Ceria.

Newsroom/Nendi Permana
Tangerang

FUN LEARNING ALA MOJU ADIRA INS - RZ CILEGON

FUN LEARNING ALA MOJU ADIRA INS – RZ CILEGON

CIFUN LEARNING ALA MOJU ADIRA INS - RZ CILEGONLEGON. Selesai kunjungan di desa Mekarjaya Pandeglang, Moju (Mobil Juara) Adira Ins-RZ beralih kunjungan ke desa Nembol tepatnya di PAUD/TK Kenanga Kp. Nembol Desa Nembol, Kec. Mandalawangi Kab. Pandeglang (27/04). Tujuh Puluh siswa PAUD/TK Kenanga sangat senang mengikuti kegiatan mobil perpustakaan keliling. Seperti senam bersama, mendengarkan dongeng, menonton film edukasi, mewarnai, bermain lego dan membaca.

Uniknya saat tim Moju sedang mendongeng tentang Tikus dan Singa, salah satu siswa bernama Zahra mampu menebak isi dongeng tersebut dan memberi kesempatan untuk maju, mengambil hadiah yang sudah disiapkan oleh tim.

“Terima kasih mobil perpustakaan Adira Ins – RZ, saya senang bisa dapat hadiah karena saya menebak apa yang diceritakan oleh kak Iroh yang sedang mendongeng” begitu tutur Zahra polos.

Dalam kesempatan ini, Iroh Basiroh PIC Moju Adira Ins-RZ mengaku sangat bergembira melihat anak-anak yang lucu.
“Sungguh, perjalanan yang menyenangkan bersama tim Moju Adira dari Cilegon menuju Pandeglang bertemu dengan anak-anak PAUD/TK Kenanga yang cerdas-cerdas,” Begitu ungkapnya senang.

Newsroom/Iroh Basiroh
Cilegon

CARE FOR TEEN SURABAYA, BERIKAN PEMBINAAN OLAHRAGA TENIS MEJA

CARE FOR TEEN SURABAYA, BERIKAN PEMBINAAN OLAHRAGA TENIS MEJA

SUCARE FOR TEEN SURABAYA, BERIKAN PEMBINAAN OLAHRAGA TENIS MEJARABAYA. Care For Teen merupakan salah satu program edukasi remaja Cita Sehat Foundation (CSF) bersama RZ yang sudah berjalan dalam waktu yang cukup lama. Care For Teen (CFT) Surabaya, pada hari Senin (03/05) memberikan pembinaan Care For Teen tenis meja MTsN 1 Surabaya.

Pada pembinaan kali ini dihadiri oleh 8 orang peserta yang terdiri dari 7 orang siswa laki-laki dan 1 orang siswa perempuan. Pembinaan tersebut dilakukan oleh mas Ilham, mas Amin, dan mas Yudhi guna meningkatkan skill para remaja dalam bermain tenis meja.

Kegiatan dimulai selepas siswa-siswi pulang sekolah yaitu sekitar pukul 15.00-16.30 WIB. Materi yang diberikan adalah seputar evaluasi bermain dan teknik-teknik dalam bermain tenis meja serta hal-hal yang harus diperhatikan dalam pertandingan.
Semangat latihan adalah hal yang wajib dimiliki oleh setiap atlet.

Dan sudah sepantasnya pelatih yang baik bisa menimbulkan semangat kepada setiap atlet yang ada dengan berbagai metode latihan yang menarik.

“Pembinaan yang dilakukan secara rutin, diharapkan bisa mencetak para peserta menjadi insan yang lebih baik lagi, baik dalam permainan tenis meja sendiri maupun sikap,” ungkap Ilham Akbar, PIC Care For Teen RZ Surabaya.

Newsroom/Ilham Akbar
Surabaya

MOJU ADIRA - RZ BERBAGI KECERIAAN DI CILEGON

MOJU ADIRA – RZ BERBAGI KECERIAAN DI CILEGON

MOJU ADIRA - RZ BERBAGI KECERIAAN DI CILEGONCILEGON. Moju (Mobil Juara) Adira Ins – RZ Cilegon tetap konsisten dalam upaya pengabdiannya untuk pendidikan anak bangsa melalui program mobil perpustakaan keliling. Dalam sehari ini (27/04) Adira Ins – RZ berkunjung dua sekolah di desa yang sama. Setelah berkunjung di PAUD Kenanga paginya, siangnya sekitar pukul 10.30 ke MI Darul Huda Kp. Nembol, Desa Nembol Kec. Mandalawangi Kab. Pandeglang, Cilegon.

Dalam satu tempat ini banyak sekolah-sekolah berjejer. Jarak satu sekolah ke sekolah lain begitu dekat. Namun sekolah MI Darul Huda yang merupakan sekolah yang tepat untuk dikunjungi mobil perpustakaan keliling, karena melihat sarana prasarana yang belum memadai dan melihat anak-anak ternyata banyak yang belum mengenal internet.

Walaupun mobil tidak bisa masuk halaman, namun kegiatan tetap seru diikuti oleh 150 siswa MI Darul Huda. Ada kegiatan menonton film edukasi, lomba menggambar, pelatihan ICT, origami, membaca buku dan permainan hula hoop.

“Suatu kebahagiaan bagi saya bisa berbagi dengan anak-anak Desa Pandeglang, semoga Moju Adira – RZ tetap menebar manfaat ke pelosok desa,” tutur Iroh Basiroh sebagai PIC Moju Adira Ins-RZ Cilegon yang saat itu sedang memberikan edukasi tentang internet.

Adapun kunjungan Moju Adira Ins-RZ ini juga dibantu oleh Abdul Muhit, Relawan Inspirasi RZ yang mempunyai desa binaan di wilayah Nembol.
“Di sekolah ini memang anak-anak belum begitu banyak mengenal internet, apalagi belum ada perpustakaan di sekolah ini” ungkap Abdul Muhit.

Newsroom/Udoh Hasanah
Cilegon

SD JUARA PEKANBARU SEMAKIN MENGENAL MANFAAT BANK SAMPAH

SD JUARA PEKANBARU SEMAKIN MENGENAL MANFAAT BANK SAMPAH

PESD JUARA PEKANBARU SEMAKIN MENGENAL MANFAAT BANK SAMPAHKANBARU. Edukasi dan membangun komitmen warga sekolah dalam manajemen sampah perlu ditumbuhkan dalam masyarakat termasuk pada anak-anak. Oleh karena itu delaksanakan sosialisasi bank sampah di SD Juara Pekanbaru, khususnya untuk peserta didik Kelas IV, V dan VI.

Setelah Upacara memeperingati Hari Pendidikan Nasional, pada 2 Mei 2016, rangkaian kegiatan Hardiknas dilanjutkan dengan Sosialisasi Bank Sampah bersama Ibu Syarifah Anum selaku Direktur Bank Sampah Berlian Labuai Pekanbaru. Adapun kegiatan ini merupakan kelanjutan program kerja sama manajemen sampah sesuai MOU Tanggal 15/02/2016. Kegiatan sosialisasi bank sampah ini dimulai pada pukul 09.00 WIB diawali dengan pembukaan oleh Ibu Fitriyah Misdian selaku penanggungjawab Bank Sampah SD Juara Pekanbaru. Acara dilanjutkan dengan arahan dari kepala sekolah.

“Beban bumi semakin berat dalam menanggung beban sampah yang dihasilkan oleh manusia. Oleh karena itu dalam manajamen sampah dikenal istilah 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Nah kita semua harus peduli lingkungan dengan menrapkan 3R tersebut”, ujar Pak Suriksodi Saputro dalam sambutannya.

Ibu Syarifah Anum mengawali sosialisasi dengan sebuah yel-yel menarik yang diajarkan kepada peserta didik, dengan mengucapkan ‘Sampah dahulu masalah, sekarang berkah’. Direktur Bank Sampah Berlian Labuai tersebut memaparkan tentang sampah yang bisa dimanfaatkan dan bernilai ekonomis. Beliau menjelaskan jenis-jenis sampah yang bisa ditabung di bank sampah.

Peserta Didik sangat antusias mendengarkan pemaparan dari narasumber dan sangat tertarik untuk memiliki rekening di bank sampah. Banyak pertanyaan yang diajukan oleh peserta didik sebagai bukti keingintahuan yang besar dan ketertarikan untuk terlibat dalam menjaga lingkungan. Kegiatan sosialisasi berakhir pada pukul 10.00 WIB, dengan harapan semua warga sekolah memiliki paradigma yang sama dalam mengelola sampah. Semoga mereka menjadi generasi yang berkualitas dan peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup.

“Alhamdulillah, sangat senang. Ternyata banyak sampah yang selama ini dibuang begitu saja oleh masyarakat bernilai ekonomis dan bisa ditabung juga. Saya ingin punya buku tabungan di Bank Sampah juga,” ujar Alifah Dwi Fetinha, Duta Lingkungan SD Juara Pekanbaru.

Newsroom/Suriksodi Saputro
Pekanbaru

RELAWAN INSPIRASI RZ AJAK ANAK MAKMURKAN MASJID DENGAN KEGIATAN MENARIK

RELAWAN INSPIRASI RZ AJAK ANAK MAKMURKAN MASJID DENGAN KEGIATAN MENARIK

BARELAWAN INSPIRASI RZ AJAK ANAK MAKMURKAN MASJID DENGAN KEGIATAN MENARIKNDUNG. (30/04). Dalam memakmurkan masjid banyak hal dapat dilakukan, salah satunya dengan cara mengenalkan Masjid kepada anak-anak. Inilah yang dilakukan Siswa-siswi RA Al Ikhwan di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang, Bandung.

Di Sabtu pagi siswa-siswi RA Al Ikhwan memulai aktifitas Senam Sehat Ceria, senam dilaksanakan di halaman Masjid Arrohman yang dibimbing langsung Relawan Inspirasi RZ yang bekerja sama dengan yayasan masjid Nusantara (YMN). Kebetulan sekolah Al Ikhwan tempat sahabat RI mengajar ini dekat dengan Masjid sehingga dapat dikondiskan dengan baik.

Kegiatan dilanjutkan dengan penayangan film edukasi untuk anak-anak yang dipandu Relawan Inspirasi. Awalnya anak-anak berlari-lari di lingkungan masjid, namun setelah Relawan Inspirasi menjelaskan mengenai fungsi masjid dan bagaimana sebaiknya perilaku kita saat di masjid anak-anak mulai paham dan mengikuti kembali kegiatan.

Semua sangat gembira dan senang dengan adanya kegiatan ini,
“Alhamdulillah, Salah satu tujuan kegiatan memakmurkan masjid ini untuk membuat masjid yang ramah terhadap anak. Caranya adalah dengan mengenalkan dan memberi pemahaman masjid kepada anak. Karena masih ada masyarakat yang bahkan melarang anak ke masjid hanya karena seringkali membuat ribut. Semoga dengan ini anak-anak semakin mencintai dan rajin ke masjid.” papar Hamzah Fadtri, Direktur Yayasan Masjid Nusantara.

Newsroom/Wendi Norch
Bandung