UNDANG RUMAH ZAKAT, UGM DUKUNG MDGS 2015

sinergi akademisi dalam filantropi
Berita sebelumnya :
19-Februari-2008
YOGYAKARTA. Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, yang dalam hal ini dipelopori oleh Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Kamis (14/02), melaunching ‘Waterplant Communty’ sebagai salah satu bentuk komitmen untuk mensukseskan Millenium Development Goals (MDGs) 2015, bertempat di Ruang Sidang Biru Kampus setempat. Langkah ini dilakukan sebagai tindak-lanjut dari eksplorasi yang sukses mereka lakukan untuk mengangkat air bawah tanah di Gua Plawan Gunung Kidul untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Rumah Zakat Indonesia Cabang Yogyakarta diundang dan menghadiri acara tersebut, yang diwakili oleh Marketing Support Officer cabang Yogyakarta, Waluyo Adhi Saputro, S. Pd. I.
Acara tersebut juga dilanjutkan dengan diskusi panel dengan tema “Peran Pemerintah, Swasta dan Masyarakat yang Sinergis dan berkelanjutan dalam Penanganan Krisis Air”. Diskusi ini menghadirkan pembicara antara lain Kepala SATKER Pengembangan SPAM IKK Departemen Pekerjaan Umum (DPU), Ir. Irman Djaya, Dip. SE., M. Eng. Sejumlah panelis juga hadir, yaitu Ir. Darmanto, Dip.HE., M. Sc. Dan Drs. Hendrie Adji Kusworo, M. Sc., keduanya dari Fakultas Teknik dan Lingkungan.
Menurut penanggung-jawab Waterplant Community, Dr. Ir. Sunjoto, Dip.HE.,DEA., kesuksesan mengeksplorasi air bawah tanah Gua Plawan tidak terlepas dari kontribusi masyarakat setempat yang luar biasa. Sehingga mereka sekarang bisa menikmati air bersih. Untuk itu ke depan masyarakat sendiri juga akan didorong untuk dapat merawat berbagai instalansi fisik yang ada di sana. “Waterplant Community dibentuk salah satunya untuk mensupport instalansi sosial masyarakat yang ada di sana”, ujarnya.
Rumah Zakat Indonesia diundang untuk menghadiri launching Waterplant Community karena juga memiliki program-program kerja bagi pelayanan dan pemberdayaan masyarakat miskin dan merupakan dukungan kongkrit kepada program MDGs. Sementara ini Rumah Zakat Indonesia berkonsentrasi pada empat sektor, yaitu pendidikan, kesehatan (dengan konsentrasi pada kesehatan ibu dan anak), pemberdayaan ekonomi dan kepemudaan.
Sasaran MDGs 2015
MDGs 2015 sendiri memiliki delapan sasaran program, yaitu; pemberantasan kemiskinan dan kelaparan, pendidikan dasar untuk semua, kesetaraan gender, menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi penyakit menular, meningkatkan kelestarian lingkungan hidup dan mengembangkan kemitraan global.***
Newsroom/WaluyoYogyakarta