[:ID]15 TAHUN TSUNAMI ACEH, RUMAH ZAKAT ACTION JELAJAH MASJID TANGGUH BENCANA TSUNAMI[:]

[:ID]BANDA ACEH (28/12) – Relawan Rumah Zakat kali ini melakukan jelajah ke masjid-masjid tanggung bencana tsunami. Jelajah masjid tangguh bencana bertemakan Refleksi 15 tahun tsunami Aceh ini diikuti sebanyak 20 peserta yang berasal dari beberapa kota seperti Aceh, Medan dan Bandung. Mereka ingin merasakan bagaimana suasana masjid setelah dihantam ombak besar tsunami pada 26 Desember 2004 silam.

Agenda yang dilakukan diantaranya mengunjungi masjid Raya Baiturrahman, masjid Teungku Dianjong, masjid Baiturrahim Ulee Lheue. Selain itu, para relawan juga membagikan beberapa cendera mata untuk masjid berupa kipas angin, ambal sajadah, alat pel dan bingkisan untuk Nazir. Alhamdulillah, di setiap masjid yang dikunjungi para relawan dibekali ilmu yang langsung disampaikan oleh pengurus masjid.

“Masjid Ulee Lheue pertama kali dibangun pada abad ke-17, ketika Masjid Raya Baiturrahman dibakar Belanda, maka masjid inilah yang digunakan masyarakat untuk shalat berjamaah. Kemudian pada tahun 2004 Masjid Baiturrahim diterjang tsunami, airnya pecah ketika menerjang masjid ini pada gelombang pertama dan kedua, namun naas ada semua mobil yang menghantam bangunan masjid sehingga membuat dinding masjid roboh, dari 128 orang yang menyelamatkan diri di dalam masjid, pada gelombang ketiga tinggallah 9 orang diantaranya enam orang laki-laki dewasa, dua orang perempuan dewasa, dan satu orang anak-anak”. ujar Bukhari selaku pengurus Masjid Baiturrahim Ulee Lheue yang sudah 15tahun mengabdi dimasjid tersebut bercerita.

Selalu ada hikmah disetiap musibah dan bencana yang terjadi dalam hidup ini. Termasuk kejadian bencana Aceh 15 tahun yang lalu. Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui seberapa tangguh masjid yang berdiri di bumi Aceh, keajaiban, dan juga hikmah yang bisa dipetik dari peristiwa ini.

Newsroom

Silvia Itsnaini / Hanaa Afifah[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia