Rumah Zakat menggandeng Kitabisa menyalurkan 500 paket siaga pangan kepada masyarakat Grobogan pada Sabtu (10/7).

GROBOGAN – Rumah Zakat menggandeng Kitabisa menyalurkan 500 paket siaga pangan kepada masyarakat Grobogan pada Sabtu (10/7). Adapun penyaluran siaga pangan tersebut dilakukan di empat kecamatan di Kabupaten Grobogan yaitu Kecamatan Kedungjati, Tanggungharjo, Gubug dan Kecamatan Tegowanu.

Paket siaga pangan yang disalurkan berisi dua kaleng kornet sapi dan satu buah Al Qur’an.

Salah satu desa yang menjadi titik penyaluran adalah dusun salam, Desa Panimbo Kecamatan Kedungjati. Desa Panimbo dipilih karena memang letaknya yang jauh dari pusat Kecamatan dan pusat pelayanan umum. Bisa dikatakan desa ini adalah salah satu desa pelosok yang ada di kecamatan Kedungjati.

“Kita salurkan di Desa Panimbo ini dengan pertimbangan karena lokasi tersebut termasuk desa pelosok/terpencil. Mata pencaharian sebagai petani di musim seperti ini hasilnya tidaklah menjanjikan. Bisa dibilang gagal panen karena sebagian besar hasil tani mereka dirusak oleh hama tikus. Ditambah dengan kondisi PPKM darurat. Dimana warga tidak bisa mencari penghasilan diluar,” tutur Lilik Tanti, Relawan Rumah Zakat.

Penyaluran siaga pangan ini sangat disambut baik oleh perangkat desa setempat. Begitu juga dengan warga yang sangat antusias menerima kedatangan tim penyaluran dari Rumah Zakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada orang baik yang telah memberikan paket siaga pangan untuk warga kami. Saya pribadi sangat senang, ada yang masih mau berbagi walaupun dalam kondisi pandemi seperti ini. Sekali lagi terimakasih,” tutur Yarmin, salah satu warga Dusun Salam, Desa Panimbo.

Penyaluran siaga pangan ini ditujukan untuk desa pelosok, desa berdaya, serta desa binaan Rumah Zakat. Penerima manfaat pun akan diprioritaskan untuk masyarakat kurang mampu, lansia, dan masyarakat yang terdampak pemberlakuan PPKM darurat ini.

“Siaga pangan dari para donatur kitabisa.com ini memang kita tujukan kepada masyarakat yang terdampak pemberlakuan PPKM darurat. Terlebih pemberlakuan PPKM ini  berlangsung pada musim panca roba, yang menyebabkan masyarakat terserang sakit. Harapannya sedekah pangan berupa kornet kaleng ini bisa mencukupi gizi bagi masyaraka,” tutur Eko Prasetyo, perwakilan dari Rumah Zakat cabang Solo.

Newsroom

Dwi Pujiyanto/Amri Rusdiana