BERAWAL DARI JALANAN, KINI RIZAL MENJADI PENGHAPAL ALQURAN

BERAWAL DARI JALANAN, KINI RIZAL MENJADI PENGHAPAL ALQURAN

BERAWAL DARI JALANAN, KINI RIZAL MENJADI PENGHAPAL ALQURANJAKARTA. (09/02). Tahfidz adalah suatu proses untuk memelihara, menjaga dan melestarikan kemurnian Al Qur’an yang diturunkan kepada Rasulullah SAW di luar kepala agar tidak terjadi perubahan dan pemalsuan serta dapat menjaga dari kelupaan. Selain itu dalam perkembangan Tahfidz ini, diperlukan sarana pendukung agar dapat mencetak para Penghafal Al Quran terbaik. Saat ini telah banyak berdiri Rumah Tahfidz di Indonesia untuk mendukung sarana Tahfidz tersebut, Pada umumnya Rumah Tahfidz merupakan jenjang lanjutan Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA)

Sejalan dengan hal tersebut, Yayasan Hikmah Keifatul Jannah telah berkontribusi dalam Program Beasiswa Khusus Tahfidz untuk Yatim dan Dhuafa melalui RZ. Program ini merupakan Program pendidikan non formal bagi anak-anak juara binaan RZ sehingga mampu membaca dan menghafalkan Al-Quran dengan baik dan benar.

Muhammad Rizal merupakan salah satu penerima manfaat beasiswa pondok tahfidz ini. Ia dilahirkan di Makassar dengan masa kecilnya yang diisi dengan kegembiraan seperti anak lainnya. Tidak kurang satupun kasih sayang yang diberikan oleh bapak dan ibunya walaupun kehidupan keluarga mereka pas-pasan. Sampai suatu ketika saat ia berusia 11 tahun, bapaknya meninggal pada saat bekerja di luar kota dan kesedihan berlanjut ketika 8 bulan berikutnya ibunya pun meninggal.

Sepeninggal ibunya, Rizal diajak kakak sepupunya untuk merantau ke Jakarta dan tinggal di daerah harmoni dengan mengontrak. Hari berganti hari kakaknya mulai jarang pulang ke kontrakan tinggalah Rizal sendiri. Beberapa minggu berlalu tetapi kakaknya belum juga kembali, uang yang dikasih kakaknya pun sudah habis dan jadwal bayar kontrakan pun sudah telat. Rizal bingung bagaimana ia akan membayar kontrakan sedangkan ia tak memiliki uang sepeser pun, sampai akhirnya ia pun milih kabur dari kontrakan itu dan petualangannya menjadi anak jalannan pun dimulai.

Tempat singgah pertama ia tidur setelah dari kontrakan yaitu warnet tapi itu tidak berlangsung lama karena penjaga warnet tidak mau, akhirnya ia mulai berkelana ke stasiun ia berkenalan dengan para pengamen dan anak jalanan lainnya. Sampai ia memutuskan untuk hidup seperti mereka dengan tidur di stasiun juanda dan mencari makan dengan cara mengamen dan mengemis.

Dua tahun sudah ia berstatus anak jalanan dengan tinggal beratapkan langit hingga suatu ketika ia bermain dan diajak ke sekolah Master (terminal depok), ada satu perasaan berbeda yang ia dapatkan ketika berkunjung ke sekolah master, sampai ia ingin berkunjung lagi dan lagi, dan suatu waktu pengelola disana menawarkan ia untuk tinggal disana, dan tawaran itu pun tidak ia sia-siakan.

Rizal merupakan anak yang rajin dan penurut walaupun ia berstatus anak jalanan. Hal ini menjadikan ia terpilih sebagai salah satu siswa yang mendapatkan beasiswa Pondok Tahfidz Kiefathul Jannah. Tak terasa 2 tahun sudah Rizal dibina di Pondok Tahfidz, sekarang hafalan Qur’annya sudah 7 juz dan sudah beberapa prestasi yang sudah dia hasilkan seperti Juara 2 Lomba Pidato tingkat pelajar SMP se-Jabodetabek dan Juara 1 Lomba MHQ 2 Juz pelajar SMP se-Jabodetabek. Kini ia megabdikan dirinya sebagai satu pengajar Al-Qur’an di sekolah Master.***

Newsroom/Susilowati
Jakarta

KAMPAR DILANDA BANJIR HEBAT, RELAWAN RZ BERSIAP TURUN AKSI

WARGA KAMPAR TERENDAM BANJIR, RELAWAN RZ BERSIAP TURUN AKSI

KAMPAR DILANDA BANJIR HEBAT, RELAWAN RZ BERSIAP TURUN AKSIPEKANBARU. Kabupaten Kampar dilanda banjir besar yang disebut-sebut sebagai banjir terparah dalam kurun waktu 40 tahun terakhir. menurut sejumlah sumber, banjir yang cukup besar terjadi pada tahun 1978 lalu yang kondisinya hampir sama dengan yang terjadi saat ini. “Ini mungkin sama atau lebih dari banjir yang terjadi pada tahun 1978 lalu,” ujar Khotib (64) warga Desa Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu, Senin (8/2/16).

Disebutkannya, pada tahun 1978 lalu juga menggenangi hampir seluruh wilayah yang ada disepanjang bantaran sungai Kampar. “Tanjung ini jarang terkena banjir karena wilayahnya cukup tinggi. Walaupun tidak sampai menggenangi rumah warga namun areal kebun dan sawah warga hampir semuanya kena. Belum lagi adanya hewan ternak warga yang sudah hilang,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan, banjir telah menyebabkan putusnya akses transportasi dari Desa Tanjung menuju Desa Siberuang Kecamatan Koto Kampar Hulu. Terpantau banjir menggenangi jalan di depan kantor Camat Koto Kampar Hulu dan Desa Tabing. Di Desa Tabing, Ketinggian air mencapai dua meter yang menyebabkan rumah warga hampir semuanya digenangi banjir.

“Sekolah kami SD Negeri 004 ketinggian air mencapai orang dewasa. hampir semua peralatan seperti laptop, komputer, printer, infokus dan dokumen lainnya tidak bisa diselamatkan,” ujar Ibuk Nis, Kepala Sekolah SD Negeri 004 Tabing.

Di Desa Tanjung, banjir merendam ratusan hektar kebun warga serta menenggelamkan sebuah mobil yang oleh pemiliknya ditinggal pergi karena melihat air terjun dan bermalam di lokasi air terjun. “Lagian banjir inikan terjadinya tengah malam, jadi mobil ini tidak bisa diselamatkan dan letaknya memang berada tidak jauh dari bibir sungai Kampar,” ujar Roni.

Sementara itu, banjir kali ini juga menyebabkan hanyutnya mesin pompa air milik PDAM Kampar yang baru membuka cabang di Desa Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu. Padahal, perusahaan air minum ini baru beberapa bulan beroperasi.

Sementara itu hingga malam ini, di daerah hilir sungai Kampar, selain rumah warga juga disebutkan sejumlah kerambah milik warga sudah mulai hanyut dan rusak. Bahkan di desa Ranah Kecamatan Kampar dilaporkan, salah seorang warga, Marzuki dilaporkan meninggal dunia karena berusaha menyelamatkan kerambahnya agar tidak hanyut dibawa arus sungai yang sangat deras.

Mendapatkan informasi diatas yang bersumber dari suarakampar.com, Relawan RZ Pekanbaru bersiap untuk terjun aksi membantu warga. “Tentunya warga sangat membutuhkan beragam bantuan baik disaat banjir ini apalagi pasca banjir nanti. Mari bersama ringankan duka para korban terdampak banjir.***

Newsroom/Surianto
Pekanbaru

KUNJUNGAN MAJELIS TAKLIM TELKOMSEL KE SMK PETERNAKAN JUARA

KUNJUNGAN MAJELIS TAKLIM TELKOMSEL KE SMK PETERNAKAN JUARA

KUNJUNGAN MAJELIS TAKLIM TELKOMSEL KE SMK PETERNAKAN JUARASUBANG. Pendidikan sejatinya sebagai sarana pembentukan karakter berakhlak dan berbudi pekerti baik. Proses pendidikan mesti selaras antara nilai-nilai kecerdasan dan nilai-nilai keagamaan. Majlis Taklim Telkomsel (MTT) melalui Rumah Zakat (RZ) bersinergis dalam program bantuan operasional SMK Peternakan Juara sebagai bentuk kepedulian MTT terhadap pendidikan. Sekolah yang diresmikan sejak bulan Juli 2014 ini berlokasi di desa Tenjolaya kecamatan Kasomalang Subang.

SMK Peternakan Juara juga merupakan sekolah menengah kejuruan pertama yang dibina RZ dalam segi pengelolan dan perencanaan beserta kurikulum dan para pengajarnya. SMK Peternakan ini berkonsep boarding school dengan tujuan untuk memberikan pendidikan agrobisnis kepada para 65 siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi.

Terkait pembelajaran di SMK Peternakan MTT ini, Ipik Taufik Ismail selaku Kepala Sekolah SMK Peternakan Juara menjelaskan bahwa para siswa lebih dituntut untuk mengedepankan aspek skill peternakan dengan bobot 70% praktek dan 30% teori. Sehingga para siswa sudah diperkenalkan dengan dunia kandang, mulai dari penanganan ternak, mengelola pakan, pengelolaan kandang, sampai pemotongan hewan qurban.

Kunjungan MTT kali ini dalam rangka meninjau keadaan dan progress management SMK Peternakan Juara MTT yang seluruh pendanaanya bersumber dari zakat. M Fathoni Yasin sebagai ketua MTT Pusat sekaligus General Manager Telkomsel Jakarta, menghimbau supaya regional MTT Jabar bisa terus memantau perkembangan dan kemajuannya, baik dari segi regulasi kebijakan, kualitas, fasilitas, dan lain sebagainya.

Newsroom/Rovi
Subang

KUNJUNGAN SDIT SALSABILAH PALEMBANG KE BANK SAMPAH BEKAL

KUNJUNGAN SDIT SALSABILAH PALEMBANG KE BANK SAMPAH BEKAL

KUNJUNGAN SDIT SALSABILAH PALEMBANG KE BANK SAMPAH BEKALPALEMBANG. Semakin hari semakin tahun pertumbuhan ekonomi maupun teknologi semakin berkembang sehingga berdampak pada lingkungan karena disibukan denga rutinitas yang banyak.

RZ cabang Palembang melalui program Bank Sampahnya menginisiasi pentingnya menjaga lingkungan melalui pilah sampah yang ditabung ke bank sampah, hal ini menjadi daya tarik beberapa SD di Palembang untuk bisa mengayomi siswa siswi mereka akan pentingnya edukasih tentang sampah, salah satunya SD IT Salsabilah yang mengedukasi muridnya tiap hari saptu membawa sampah dan ditabung dibank sampah unit 1 dari Bank sampah BEKAL binaan RZ Palembang.

Selain menabung sampah mereka juga diberi arahan pentingnya sampah dan bahaya ssampah dari mulai sampah kering hingga sampah basah. Kecerian terlihat dari wajah mereka ketika mengantri di bank sampah untuk menyetor sampah mereka dan tidak terlihat ceria ketika sampah mereka ditimbang oleh petugas bank sampah.

“Semogah dengan program ini siswa kami bisa semakin peduli dengan lingkungan dan menjaga kebersihan dimulai dari dirinya sendir,” ujar Heru kepala sekolah SD IT Salsabilah.***

Newsroom/Wahyudi
Palembang

SD JUARA

DIBUKA PENDAFTARAN SEKOLAH GRATIS 100% GRATIS SAMPAI LULUS

SD JUARAYOGYAKARTA. Saat ini tidak perlu khawatir lagi bagi orang tua dalam merencanakan sekolah untuk putra putrinya. Orang tua yang selama ini mengalami kesulitan dalam membiaya sekolah anaknya bisa mencoba mengakses pendidikan untuk putra/putrinya di SD Juara Yogyakarta.

Sekolah Dasar yang berada di Jl Gayam No 9 Baciro ini memberikan jaminan pendidikan berkualitas bagi para siswanya dengan 100% bebas dari pungutan biaya sekolah kepada seluruh siswanya sejak mereka mendaftarkan diri hingga lulus.

Meski 100% gratis, sistem pendidikan di sekolah ini tidak kalah dengan sekolah berbayar lainnya. Menggunakan konsep multiple intelligences (MI), aktifitas ekstra kurikuler yang bebas dan gratis diakses oleh siswa, diantaranta pramuka, renang, memanah, gamelan jawa, musik, dll. Untuk tahun ajaran 2016/2017, SD Juara Yogyakarta membuka pendaftaran untuk kuota 25 anak jenjang kelas 1 SD, waktu pendaftaran gelombang pertama dibuka sejak tanggal 4 Februari s/d 24 Februari 2016.

SD Juara merupakan Sekolah Dasar binaan RZ (Rumah Zakat) Yogyakarta yang mengkhususkan bagi siswa-siswi yang berasal dari keluarga tidak mampu. Ini merupakan salah satu program RZ dibidang pendidikan dengan cara mewujudkan sekolah gratis berkualitas yang diperuntukkan bagi masyarakat
kurang mampu.

SD Juara berusaha mengakomodir para putra putri yang ingin mendapatkan akses pendidikan berkualitas tanpa haru terbebani oleh biaya sekolah yang cukup mahal. Semoga dengan keberadaan SD Juara di Yogyakarta ini bisa membantu masyarakat sekitar untuk mendapatkan akses pendidikan gratis berkualitas.

Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan putra putrinya di SD Juara Yogyakarta bisa langsung mendatangi SD Juara pada jam kerja di alamat Jl Gayam No 9 Baciro, Kota Yogyakarta.***

Newsroom/Warnitis
Yogyakarta

AFRA ALIFA RANI, SISWI YANG BAGUS HAFALANNYA

AFRA ALIFA RANI, SISWI YANG BAGUS HAFALANNYA

AFRA ALIFA RANI, SISWI YANG BAGUS HAFALANNYAPEKANBARU. “Alhamdulillah bertambah lagi siswi yang sudah menyelesaikan hafalan juz 30, namanya Afra Alifa Rani,” ucap Desti Rosmiati salah satu guru di SMP Juara Pekanbaru.

Afra panggilan akrabnya di SMP Juara Pekanbaru. Afra merupakan salah satu siswi yang mempunyai kelebihan dalam menghafal Al-Quran. Sebelumnya, Afra berasal dari SD JUARA Pekanbaru, dan dari sekolah sebelumnya Afra ini sudah selesai juz 30 dan di SMP JUARA Pekanbaru Afra hanya mengulang lagi hafalan juz 30nya.

Sesuai dengan target di semester 2 kelas VII SMP Juara Pekanbaru, seluruh siswa harus dapat menyelesaikan hafalan alquran juz 30. “Alhamdulillah dengan waktu 3 minggu dan 6 kali pertemuan tahfidz, Afra dapat menyelesaikan atau memuroja`ah kembali hafalan juz 30nya,” ujar Desti.

Ketika meneruskan hafalan juz 30, Afra langsung bisa menjawabnya dengan cepat padahal pertanyaan yang diajukan hanya satu ayat saja. “Daya ingatan hafalan Afra ini bagus, makanya pada hari ini Jum`at 5 Februari 2016 sekolah memberikan reward terhadap Afra. Semoga siswa kelas VII yang lain bisa menyusul Afra yaitu selesai juz 30. Aamiiin,” pungkas Desti dengan senyum bahagia.***

Newsroom/Syahrul Fadilah
Pekanbaru

MTN SALURKAN 12 EKOR SAPI UNTUK 5 DESA

MTN SALURKAN 12 EKOR SAPI UNTUK 5 DESA

MTN SALURKAN 12 EKOR SAPI UNTUK 5 DESABANDUNG. Dalam rangka menggulirkan Program Pemberdayaan Masyarakat berbasis desa, Yayasan Masyarakat Ternak Nusantara bersama RZ pada akhir Januari 2016 kembali bersinergi dalam memberdayakan masyarakat.

“MTN kali ini menyebar 12 Ekor Sapi dengan sistem gaduh,yang di sebar di 5 Desa,5 Kecamatan dan 2 Kabupaten, yang dipelihara oleh 12 Orang Peternak,” ungkap Ateng salah satu Pendamping yang mewakili dalam penyebaran kali ini.

Untuk diketahui, wilayah tersebut ialah Desa Dangdeur, Kec. Subang, Kab. Subang, Desa Parakan Garokgek, Kec. Kiarapedes, Kab. Purwakarta, Desa Gandasoli, Kec. Tanjungsiang, Kab. Subang, Desa Sukamandi, Kec. Sagalaherang, Kab. Subang, Desa Cisaat, Kec. Ciater , Kab. Subang.

“Program Gaduh Sapi merupakan Salah satu program MTN. Tujuannya sebagai Program Ketahanan Pangan. Para Peternak Gaduh Sapi yang mengikuti Program di MTN, selain memelihara Sapinya, MTN juga membekali para peternak dengan ilmu ternak, pakan, juga dibekali dari sisi spritualnya, tutur Yahya, Direktur Maysrakat Ternak Nusantara.

Nesroom/Hartini
Bandung

ASURANSI

ASURANSI KESEHATAN, PERLUKAH?

Oleh: Ahmad Gozali

Jika berbicara asuransi, maka kita berbicara tentang contingency plan alias rencana cadangan. Tentu tak ada seorang pun yg mau jatuh sakit. Tapi jika terpaksa sakit, maka kita harus punya rencana cadangan berkaitan dengan antisipasinya dari sudut pandang keuangan.

Jika terjadi sakit, apa efeknya secara keuangan? Setidaknya ada 2 akibat keuangan jika seseorang sakit. Pertama, tentu harus mengobati sakitnya sampai sembuh. Dan yang kedua, khusus untuk wirausahawan, adalah menggantikan penghasilan yang terganggu karena tidak bisa bekerja dengan normal.
Dari sudut pandang manajemen risiko, sedapat mungkin kita hindari risikonya jika memungkinkan. Jika tidak bisa, minimal kita usahakan agar peluang kejadiannya kecil. Jika terjadi pun, ada 2 langkah yg bisa dilakukan yaitu menghadapi risikonya sendiri atau tanggung risikonya bersama pihak lain.
Kita tidak bisa menghindar dari risiko sakit karena cuma orang mati yang tidak bisa sakit. Tapi setidaknya kita bisa berusaha untuk menjaga kesehatan dengan menjaga pola makan, olah raga, pola tidur dan sebagainya.

Allah juga telah memberikan janjinya, bahwa sedekah dapat menghindarkan manusia dari bencana. Maka langkah pertama dalam manajemen risiko sakit ini adalah jaga kesehatan dan perbanyak sedekah.
Berikutnya, kalaupun bencana sakit terjadi, maka pilihannya adalah menanggung akibatnya sendiri atau tanggung bersama dengan pihak lain (asuransi).

Untuk sakit yang ringan, tanpa perlu rawat inap, lebih efisien untuk menanggung sendiri biayanya karena biaya asuransinya akan terlalu mahal. Tapi untuk rawat inap, biayanya terlalu mahal untuk ditanggung sendiri dan lebih baik diasuransikan saja.

Maka langkah antisipasi risiko yang kedua adalah, miliki dana cadangan sendiri. Baru kemudian langkah ketiganya adalah miliki polis asuransi kesehatan. Untuk karyawan yang sudah memiliki asuransi kesehatan, manfaatkan dengan baik asuransi yang ada dan fahami betul syarat dan ketentuannya. Jika merasa masih kurang dari perusahaan, bisa ditambah dengan asuransi kesehatan tambahan. Tapi pastikan asuransinya yang bisa double claim bersamaan dengan asuransi dAri kantor.

Bagi wirausahawan, mau tidak mau harus miliki asuransi kesehatan sendiri. Jika memiliki karyawan sampai 20 atau 25 orang, akan lebih murah untuk membeli asuransi kesehatan secara group sekaligus untuk semua karyawan. Tapi jika tidak, maka pilihan lainnya adalah dengan unitlink atau asuransi kesehatan murni.

Tapi ingat, memiliki polis asuransi adalah langkah ketiga dalam manajemen risiko. Jangan lupakan langkah utama untuk menjaga kesehatan dan perbanyak sedekah

uang-koin-di-tangan

HARTA KEKAYAAN DI TANGAN ORANG SHALIH

Oleh: Linda Langit Shabrina

Sebut saja Abu Bakr Ash Shidiq, orang pertama yang disebutkan dalam hadits tentang berita surga tersebut. Ia adalah sahabat Rasulullah SAW sejak sebelum mendapatkan wahyu kenabian. Saat seantero jazirah Arab tidak memercayai Muhammad Bin Abdullah sebagai seorang nabi, ia laki-laki pertama yang bersaksi bahwa Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT. Ia adalah orang kaya yang hartanya disedekahkan untuk dakwah Islam. Di awal keislamannya, Abu Bakr RA menghabiskan 40.000 dirham yang setara dengan 2,8Milyar untuk memerdekakan hamba sahaya. Saat memerdekakan Bilal Bin Rabbah, majikannya, Umaiyah Bin Khalif Bilal meminta Abu Bakr RA menebusnya dengan 9 uqiah emas. Jumlah ini setara dengan uang senilai Rp140juta.

Sahabat Rasulullah SAW yang lain adalah Umar Bin Khattab RA. Ia masuk surga bersama Nabi Nuh AS. Kebahagiaannya memasuki taman surga ternyata salah satunya ia dapatkan dari perkebunannya yang amat luas. Setiap bulan seluruh perkebunannya dapat dipanen senilai Rp233Milyar. Berarti dalam setahun ia dapat menghasilkan lebih dari Rp2,7 Triliun. Tidak salah jika Umar Bin Khattab kita sebut muslim yang kaya raya.

Seperti air yang diminum saat haus, harta yang dimilikinya disedekahkan untuk kepentingan ummat muslim yang membutuhkan. Sedekah Umar Bin Khattab yang sering diceritakan kepada khalayak adalah ketia ia terlambat shalat Ashar berjamaah. Abdullah bin Umar RA bercerita bahwa pada suatu hari ayahnya sedang meninjau perkebunan kurman. Saat sampai di Kota Madinah, ayahnya melihat orang-orang sudah menyelesaikan shalat Ashar berjamaah. Dengan penuh penyesalah karena terlambat shalat Ashar Ummar Bin Khattab berkata, “Innalillahi wa inna ilaihi raajiuun. Aku terlambat shalat Ashar berjamaah karena kebun kurma. Ya Allah, saksikanlah kebun kurma itu aku sedekahkan kepada fakir miskin sebagai kifarat atas kealpaan yang telah kulakukan.” Betapa banyak harta kekayaan yang dimiliki, itulah sebabnya ia takmerasa berat menyedekahkan sebuah perkebunan. Bahkan setelah wafat, ia meninggalkan harta senilai Rp11,2Triliun.

Dua sahabat Rasulullah SAW yang sama-sama kaya dan berkejaran dalam sedekah adalah Utsman Bin Affan dan Abdurrahman Bin Auf. Pada persiapan perang Tabuk, ketika Rasulullah SAW mengumumkan berapa banyak keperluan yang harus disiapkan untuk menghadapi perang ini, Utsman Bin Affan RA menyedekahkan 300 unta bersama alas dan pelananya. Sebagian pendapat menyatakan Utsman RA menyedekahkan 900 unta dan 100 kuda. Pada saat yang sama Abdurrahman Bin Auf menyedekahkan hartanya sebanyak 200 uqiyah emas yang setara dengan Rp3Milyar.

Saat itu Umar Bin Khattab berujar kepada Rasulullah SAW, “Sepertinya Abdurrahman Bin Auf berdosa terhadap keluarganya karena tidak meninggali uang belanja sedikitpun untuk keluarganya.” Mendengar ini, Rasulullah SAW bertanya kepada Abdurrahman Bin Auf, “Apakah kamu meninggalkan uang belanja untuk istrimu ?”
“ Ya!” Jawab Abdurrahman.”
“Mereka saya tinggali lebih banyak dan lebih baik dari yang saya sumbangkan.”
“Berapa?” Tanya Rasulullah SAW.
“Sebanyak rizki, kebaikan, dan pahala yang dijanjikan Allah SWT.” Jawabnya.

Semakin bertambah usia, harta Abdurrahman Bin Auf semakin melimpah. Saat wafat, Abdurrahman Bin Auf meninggalkan harta lebih dari Rp3Milyar.

Benarlah apa yang disampaikan Allah SWT dalam Al Quran, “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.” (QS Al Baqarah, 2: 261).

RZ BANTU EVAKUASI KORBAN DI LOKASI LONGSOR DAN BANJIR PURWOREJO

RZ BANTU EVAKUASI KORBAN DI LOKASI LONGSOR DAN BANJIR PURWOREJO

RZ BANTU EVAKUASI KORBAN DI LOKASI LONGSOR DAN BANJIR PURWOREJOPURWOREJO. Pada hari Sabtu (06/02) lalu, telah terjadi bencana longsor di Dusun Diwinong RT 03/ RW 04 Desa Penungkulan, Kecamatan Gebang, kabupaten Purworejo. Menurut informasi yang diterima dari masyarakat, sebanyak 3 rumah tertimbun tanah longsor dan dilaporkan 7 orang meninggal dunia akibat tertimbun tanah.

Hingga pagi Senin (08/02) kemarin, warga bersama tim SAR masih melakukan proses evakuasi untuk menyelamatkan korban yang masih tertimbun di dalam longsoran tanah dan baru 4 jenazah berhasil dievakuasi dari timbunan longsor.

Sementara itu, hujan deras yang mengguyur wilayah Purworejo dan sekitarnya sejak kemarin siang menyebabkan banjir di empat Desa di Kecamatan Bayan yaitu Desa Tangkisan, Krandegan, Pogung Kalangan dan Pogung Jurutengah yang merupakan desa terparah terkena dampak banjir.

Berdasarkan info dari Relawan Inspirasi RZ yang berada dilokasi, kebutuhan bantuan mendesak saat ini adalah makanan siap saji/logistik untuk siang dan malam nanti bagi korban banjir di empat desa dan korban longsor, obat-obatan, perlengkapan medis, dan peralatan evakuasi.

“Sejak malam kejadian, Relawan RZ sudah berada dilokasi langsug berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk ikut membatu proses evakuasi korban longsor, mereka juga menyalurakn bantuan dalam bentuak makanan siap saji/logistik untuk para korban longsor dan banjir,” tutur Warnitis, Branch Manager RZ Yogyakarta.***

Newsroom/Warnitis
Purworejo