anak-membutuhkan-konsentrasi-untuk-bisa-belajar-_160524143211-202

TIPS AJAK ANAK FOKUS TANPA HADIAH ATAU HUKUMAN

anak-membutuhkan-konsentrasi-untuk-bisa-belajar-_160524143211-202Anda mendapati anak sulit berkonsentrasi di sekolah, tapi tidak tahu bagaimana solusinya? Memberinya hukuman untuk tidak bertemu teman-teman agar nilainya membaik ternyata tidak berguna. Memberinya hadiah pun juga sia-sia. Lalu, bagaimana solusinya?

Fakta seseorang terutama anak tidak bisa berkonsentrasi untuk waktu yang lama. Ambil contoh anak usia 5 tahun. Waktu maksimal mereka bisa berkonsentrasi kebanyakan hanya berkisar sekitar 15 menit.

Solusi untuk masalah yang sebenarnya sangat normal ini adalah mengambil jeda secara reguler. Anak bisa diarahkan untuk melakukan tugas-tugas yang mudah seperti mencuci tangan. Memecah pelajaran menjadi urutan yang lebih terkontrol akan memudahkan anak.

Hal penting yang perlu diawasi oleh orang tua adalah saat masa jeda tidak boleh terlalu menghibur dan tidak boleh terlalu tegang. Jangan izinkan anak untuk bermain dengan ponsel atau bercengkerama terlalu banyak dengan anak lain.

Waktu jeda harus menjadi waktu yang sunyi. Dalam momen tersebut anak akan diajak duduk tenang atau berjalan di sekitar ruangan untuk memikirkan hal yang ada di kepalanya.

Ahli psikologi dari Universitas Illinois Alejandro Lleras menyebut, berkurangnya fokus adalah bentuk penurunan kewaspadaan. Hal ini bisa terjadi ketika seseorang melakukan tugas dalam waktu yang lama.

Oleh karena itu, Anda perlu mempertimbangkan waktu jeda yang cukup untuk anak karena hal itu bisa berdampak positif pada tumbuh kembangnya. Anda pun bisa menyarankan hal ini pada guru anak di sekolah. Tak hanya itu, Anda juga bisa mempraktikkan waktu jeda di rumah.

Sumber: republika.co.id

muslimah-dan-alquran-_151201224831-893

MEMULIAKAN PEREMPUAN

muslimah-dan-alquran-_151201224831-893Oleh: Muslimin

Suatu ketika, seseorang melukai kepala seorang budak perempuan dengan batu sampai terluka. Kemudian salah seorang sahabat Nabi SAW menanyai budak wanita tersebut, siapa yang berbuat demikian kejam terhadapnya. Ketika disebutkan nama seseorang yang memukulinya. Wanita tersebut menganggukkan kepalanya.

Kemudian, orang yang melukai budak wanita tersebut dihadapkan kepada Rasulullah, tetapi ia tidak mengakui perbuatannya sampai waktu yang cukup lama. Tetapi pada akhirnya, ia mengakui perbuatannya dan Rasulullah SAW memerintahkan sahabat untuk menghukum orang tersebut.

Riwayat dari Anas RA di atas menunjukkan, betapa ajaran Islam sangat memuliakan wanita dengan menjadikannya manusia yang sama kedudukannya dengan laki-laki dalam setiap lini kehidupan, kecuali yang berhubungan dengan tugas, kewajiban, tanggung jawab, dan karier yang tidak sesuai dengan fitrahnya sebagai wanita.

Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Alquran, “Dan orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf, mencegah yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana,” (QS. at-Taubah [91]: 71)

Islam memberikan kemuliaan dan penghargaan yang tinggi kepada kaum wanita. Sebagai contoh, Ummul Mukminin Aisyah RA banyak sekali meriwayatkan hadis yang disertai dengan penjelasannya. Aisyah sering berdiskusi dengan para sahabat Nabi SAW. Beliau juga termasuk yang menjadi salah satu sumber rujukan untuk memahami wahyu dan sunah Nabi.

Oleh karenanya, dalam Islam wanita juga memiliki kewajiban yang sama dengan laki-laki untuk menuntut ilmu sepanjang hayat dikandung badan. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Mencari ilmu itu adalah wajib bagi setiap Muslim laki-laki maupun Muslim perempuan.” (HR Ibnu Abdil Barr)

Terkait masalah ekonomi, seorang wanita berhak memiliki harta benda dan menafkahkannya sesuai dengan keinginannya. Tidak seorang pun berhak memaksanya untuk menafkahkan hartanya. Termasuk kerabat dekat dan suaminya sekalipun.

Termasuk memilih pendamping hidup, seorang wanita berhak menolak ketika akan dinikahkan oleh walinya apabila dilakukan tanpa seizinnya. Rasulullah SAW bersabda, “Seorang janda lebih berhak atas dirinya daripada walinya. Seorang perawan dimintakan izin darinya (ketika hendak dinikahkan), sedangkan pertanda izinnya adalah diamnya.”

Begitulah Islam memposisikan sosok wanita, sebagai manusia yang sama kedudukannya dengan pria. Dia adalah sosok ibu, saudara perempuan, anak perempuan, dan istri yang harus dihormati dan dihargai keberadaannya.

Sumber: republika.co.id

KUNJUNGAN MOBIL PERPUSTAKAAN KELILING ADIRA INSURANCE - RZ DI TKIT KIPAS

KUNJUNGAN MOBIL PERPUSTAKAAN KELILING ADIRA INSURANCE – RZ DI TKIT KIPAS

KUNJUNGAN MOBIL PERPUSTAKAAN KELILING ADIRA INSURANCE - RZ DI TKIT KIPASCILEGON. Mobil Perpustakaan keliling Adira Insurance – RZ Cilegon atau yang biasa disebut Mobil Juara (Moju) Adira Insurance – RZ berkunjung ke TKIT KIPAS Taman Krakatau Kec. Waringin Kurung Kel. Waringin Kurung Kab. Serang – Banten pada hari Senin (23/05) kemarin. KIPAS merupakan singkatan dari Komunitas Pelajar Anak Soleh. Sebanyak 53 anak TKIT KIPAS mengikuti kegiatan mobil perpustakaan keliling Adira Insurance – RZ Cilegon.

Ibu Patmawati Kepala sekolah TKIT KIPAS memberikan semangat kepada anak-anak agar mengikuti kegiatan dengan baik. “Semoga anak-anak bisa mengikuti kegiatan dengan baik. Terima kasih juga kepada Mobil Perpustakaan keliling Adira Insurance – RZ Cilegon anak-anak sangat senang dengan kedatangan kakak-kakak dari RZ Cilegon.” begitu ungkapnya dalam mengawali sambutannya.

Kegiatan tersebut dimulai dengan mendongeng yang mengajarkan anak-anak agar saling tolong menolong, lomba mewarnai, lomba menyusun lego, pelatihan computer kemudian dilanjut menonton film edukasi berjudul “Belajar Doa Masuk dan Keluar Rumah”. Dan diakhiri dengan membaca buku serta pembagian doorprize.

Iroh Basiroh selaku PIC Mobil Perpustakaan keliling mengungkapkan, “Senang bisa berbagi keceriaan dengan anak-anak TKIT KIPAS. Anak-anaknya cerdas-cerdas, terlihat ada yang mampu mengulas kembali secara detail apa yang tadi saya dongengkan, kemudian walaupun masih TK banyak anak-anak yang sudah lancar membaca.” begitu ungkapnya takjub.

Saat mengakhiri kegiatannya, tim memberikan pemberian makanan tambahan berupa susu kotak dan juga memberikan doorprize. Anak-anak begitu senang dan antusias mendengarkan kuis dari tim mobil perpustakaan keliling.

“Terima kasih, saya senang dapat hadiah karena saya tadi menceritakan kembali apa yang didongengkan oleh kak Iroh.” begitu ungkap Hafidza, salah satu siswa TKIT KIPAS.

Newsroom/Iroh Basiroh
Cilegon

RELAWAN RZ CIMAHI - BANDUNG PELAJARI WATER RESCUE DI KAMPUS RELAWAN

RELAWAN RZ CIMAHI – BANDUNG PELAJARI WATER RESCUE DI KAMPUS RELAWAN

RELAWAN RZ CIMAHI - BANDUNG PELAJARI WATER RESCUE DI KAMPUS RELAWANBANDUNG. Relawan RZ Cimahi & Bandung pada Ahad (22/05), tepatnya pada pukul 09.00 sampai dengan 14.30 WIB melaksanakan KR (Kampus Relawan) di Situ Ciburuy Kec. Padalarang Kab. Bandung Barat.

Materi KR kali ini adalah “Water Rescue” yang merupakan penyelamatan korban dari darat ke perahu dan dari perahu ke darat yang disampaikan oleh Bapak Rano Harjaya dari BPBD Provinsi Jawa barat. Sebanyak 17 orang relawan mengikuti kegiatan Kampus Relawan ini, yang 8 orang diantaranya adalah Relawan RZ Cimahi.

Materi yang disampaikan diantaranya :
- Adaptasi dengan lingkungan/keadaan air
- Teknik Mendayung
- Mengangkat Korban
- Memindahkan Korban dari darat ke perahu dan dari perahu ke darat.

Tak hanya penyampaian materi, setelah ishoma dilanjutkan dengan praktik simulasi penyelamatan korban dengan memindahkan korban dari pulau A ke pulau B.

“Semoga Kampus Relawan kali ini dapat menambah ilmu tentang penyelamatan di air sehingga dapat dipraktikkan apabila terjadi bencana dan dapat meminimalisir dampak maupun korban yang terjadi di sekitar kita.” ungkap Endah Kurnia Sari, Relawan RZ Bandung.

Newsroom/Endah Kurnia Sari
Bandung

RELAWAN RZ BEKALI MASYARAKAT ILMU PPGD MELALUI MASYARAKAT SIAGA BENCANA

RELAWAN RZ BEKALI MASYARAKAT ILMU PPGD MELALUI “MASYARAKAT SIAGA BENCANA”

RELAWAN RZ BEKALI MASYARAKAT ILMU PPGD MELALUI MASYARAKAT SIAGA BENCANAPONTIANAK. Ilmu Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) merupakan hal yang penting untuk dipelajari semua orang tak terkecuali anak-anak, pelajar, mahasiswa hingga orang dewasa di masyarakat. Dengan ilmu mengenai PPGD yang mumpuni, hal tersebut dapat membantu di kala dibutuhkan pertolongan pertama saat terjadi bencana, sehingga dampaknya dapat diminimalisir.

Pada Ahad (23/05) Relawan RZ menggelar sebuah program yang bernama Masyarakat Siaga Bencana (MSB) dalam rangka memberikan pembinaan masyarakat untuk mengetahui dasar-dasar Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), serta untuk menjalin silaturahmi antara Relawan RZ dengan masyarakat khususnya yang berada di Asrama Mahasiswa Kab. Kapuas Hulu yang terletak di Jl. Perdana No. 5.

Acara tersebut dimulai pada pukul 09.00 WIB yang dilanjutkan dengan kata sambutan yang disampaikan oleh Rifaldi selaku Kepala Bidang Program Relawan RZ Pontianak. Setelahnya dilanjutkan dengan acara inti yaitu pemaparan Materi dan Simulasi PPGD yang disampaikan oleh Dr. Dofi Pebriadi.

Adapun Dr. Dofi Pebriadi memberikan materi serta simulasi mengenai menangani orang pingsan, patah tulang, pendarahan, dll. Peserta sangat antusias dalam mendengarkan dan memahami materi, serta aktif melakukan simulasi PPGD yang disampaikan. Hal tersebut dapat terlihat dari interaksi yang timbul antara peserta dengan Dr. Dofi Pebriadi selaku pemberi materi serta simulasi.

Diakhir simulasi PPGD, Dr. Dofi Pebriadi berpesan agar masyarakat awam khususnya harus mengetahui pertolongan pertama secara mendasar agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan diharapkan dapat menyebarkan ilmu ke masyarakat.

“Suatu program yang sangat bermanfaat, banyak sekali ilmu didapatkan dalam materi serta simulasi kali ini. Karena hal-hal yang mendasar seperti ini memang perlu dipahami dan diharapkan bisa diaplikasikan ke masyarakat awam.” ungkap Adi, salah satu peserta MSB.

Acara pun berakhir sekitar pukul 11.45 dan ditutup dengan sesi foto bersama. Insya Allah kegiatan pembinaan seperti ini akan rutin dilakukan oleh Relawan RZ Pontianak setiap bulannya sebagai salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat.

 

 

Newsroom/Sri Yuniarti
Pontianak

KAMPUS RELAWAN RZ PELAJARI MANAJEMEN POSKO BENCANA BERSAMAM BPBD MEDAN

KAMPUS RELAWAN RZ PELAJARI MANAJEMEN POSKO BENCANA BERSAMAM BPBD MEDAN

KAMPUS RELAWAN RZ PELAJARI MANAJEMEN POSKO BENCANA BERSAMAM BPBD MEDANMEDAN. Ahad (22/05) Relawan RZ Medan melaksanakan Kampus Relawan bertajuk “Manajemen Posko Bencana”. Kampus Relawan kali ini dihadiri 11 orang Relawan yang bersungguh-sungguh menimba ilmu guna mengupgrade pengetahuan. Kegiatan ini dilaksanakan di Klinik RBG RZ Medan di Jl. Setiabudi No. 46 Tanjung Sari, Medan.

Pak Bangun Panjaitan didamping oleh M. Ilham dari BPBD Kota Medan selaku pemateri Kampus Relawan ini menyampaikan bahwa ketika ada bencana maka secepatnya kita membuat manajemen posko bencana agar operasi dapat terlaksana pada satu komando.

“Organisasi Pos Komando dan Koordinasi Tanggap Darurat Bencana merupakan Organisasi satu komando dengan mata rantai garis komando serta tanggung jawab yang jelas. Lembaga atau majelis dapat dikoordinasikan dalam satu organisasi berdasarkan satu kesatuan komando. Organisasi ini dapat dibentuk di semua tingkatan wilayah bencana baik dari tingkat pusat, wilayah, atau daerah.” papar Bangun.

M. Ilham menyampaikan bahwa tugas dari BPBD Kota Medan selain operasi saat bencana juga melakukan tugas pemantauan titik-titik rawan bencana. “Ketika hujan mengguyur kota Medan kita pantau ketinggian air sungai yang sering terjadi banjir seperti sungai Deli.” Ungkapnya.

Sugi Prawansyah Selaku Koordinator Relawan RZ Medan mengapresiasi kesediaan BPBD Kota Medan untuk memberikan ilmunya kepada Relawan sebagai bekal pengetahuan saat terjadi bencana. “Kampus Relawan pada kesempatan ini kita sangat senang karena diisi oleh Instansi yang bergerak pada penanggulangan bencana, dan materinya sangat bagus berguna untuk merancang aksi operasi tanggap bencana.” Ungkapnya.

Sugi berharap relawan dapat bersinergi dalam bidang kebencanaan seperti pra bencana, tanggap bencana dan pasca bencana. “Sudah menjadi kewajiban setiap elemen masyarakat untuk ikut serta dalam penanggulangan bencana.” Tegasnya.

 

 

Newsroom/Sugi Prawansyah
Medan

KLINIK RBG RZ GELAR SOSIALISASI KEBERSIHAN DIRI DI SDN 182 PEKANBARU

KLINIK RBG RZ GELAR SOSIALISASI KEBERSIHAN DIRI DI SDN 182 PEKANBARU

KLINIK RBG RZ GELAR SOSIALISASI KEBERSIHAN DIRI DI SDN 182 PEKANBARUPEKANBARU. Hari Sabtu (21/05) Klinik Pratama RBG RZ Pekanbaru melakukan kegiatan Sosialisasi mengenai Kebersihan Diri di SDN 182 Pekanbaru Jl. Pasir Putih. Acara ini diawali dengan kegiatan senam bersama

Kebersihan adalah sebagian dari iman. Kalimat tersebut membenarkan pentingnya kebiasaan hidup bersih. Tidak hanya orang dewasa yang wajib menjaga kebersihan, anak-anak pun demikian.

Namun, mengajarkan kebiasaan itu kepada anak-anak tidak semudah membalikkan telapak tangan. Terutama, jika anak tersebut masih sering melihat banyak orang dewasa yang dengan mudahnya membuang sampah di jalan.

Berbagai manfaat dari mengajarkan anak untuk membiasakan hidup bersih. Untuk efek jangka pendek, anak akan mengerti apa yang harus dilakukan untuk menjaga kebersihan diri. Anak pun bisa merasakan secara langsung, dengan selalu menjaga kebersihan diri dia akan lebih segar.

Sementara itu, dari sisi psikologis, akan membantu menumbuhkan rasa percaya diri anak, mengasah keterampilan motorik, dan memperbanyak pengetahuan soal kesehatan. Manfaat anak menjaga kebersihan ialah badannya yang selalu bersih dan tak mudah diserang penyakit.

“Anak yang sudah biasa membersihkan diri, umumnya juga akan bersih terhadap lingkungan. Dia tidak mau buang sampah sembarangan dan rajin bersih-bersih, minimal kamarnya. Namun, tetap harus diingat bahwa orang tua harus bisa memberikan teladan yang baik mengenai kebersihan anak.” ungkap Fitriani Mulyana, petugas Klinik Pratama RBG RZ Pekanbaru.

 

 

Newsroom/Fitriani Mulyana
Pekanbaru

AKSI SIAGA SEHAT RZ DIGELAR UNTUK WARGA TERDAMPAK BANJIR MUARAGEMBONG

AKSI SIAGA SEHAT RZ DIGELAR UNTUK WARGA TERDAMPAK BANJIR MUARAGEMBONG

AKSI SIAGA SEHAT RZ DIGELAR UNTUK WARGA TERDAMPAK BANJIR MUARAGEMBONGBEKASI. RZ Cabang Bekasi kembali wujudkan kepedulian terhadap dampak banjir di Muaragembong, Bekasi beberapa minggu yang lalu, yang akibat oleh meluapnya sungai Citarum. Kepedulian tersebut diwujudkan berupa Aksi Siaga Sehat.

Aksi Siaga Sehat ini dilakukan pada hari Sabtu (21/05) yang berlokasi di Jayasakti, Kec. Muaragembong, Kab. Bekasi. Acara tersebut dimulai dari pukul 09.00 dengan pembukaan dan pendaftaran, selanjutnya dilakukan penyuluhan tentang PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat).

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan juga pemeriksaan kesehatan secara umum, cek metabolik, dan pemberian obat, dan terakhir diberikan makanan tambahan.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalam lancar dan masyrakat sangat mengapresiasi kegiatan ini dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 170 Orang.” Tutur Isyi Kariman selaku Healty Care Officer RZ Cabang Bekasi.

 

 

Newsroom/Wahyudin
Bekasi

KEGIATAN SIMULASI TP2KL RELAWAN INSPIRASI RZ AKAN TAYANG DI JOGJA TV

KEGIATAN SIMULASI TP2KL RELAWAN INSPIRASI RZ AKAN TAYANG DI JOGJA TV

KEGIATAN SIMULASI TP2KL RELAWAN INSPIRASI RZ AKAN TAYANG DI JOGJA TVKLATEN. Pada hari Senin (23/05), Relawan Inspirasi RZ ICD Sengon – Prambanan bersinergi dengan Posyandu Lansia menggelar rangkaian Simulasi TP2KL (Tindakan Pertolongan Pertama Kecelakaan Lansia) di Balai Desa Kebondalem Kidul.

Adapun Relawan Inspirasi adalah Relawan RZ yang melakukan implementasi program pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lingkungan di desa binaan RZ dan menjadikan desa tersebut sebagai desa percontohan.

Acara Simulasi TP2KL dihadiri oleh Bapak Lurah, Bagus Hanafi dan juga ibu Lurah, Amah Sudarwanto. Selain itu beberapa Bidan Desa Kusrini Smile Hastuti Bintari, perwakilan PNS Puskesmas Kebondalem pun turut hadir dalam acara tersebut. Sebanyak 50 orang Lansia dari perwakilan masing-masing Posyandu Lansia yang ada di desa tersebut pun hadir memeriahkan acara ini.

“Suara Hotline Armala Relawan Inspirasi 085713013010 berdering karena ada laporan dari salah satu warga di Desa Kebondalem telah terjadi kecelakaan Lansia di depan halaman rumahnya, dan status Lansia tersebut tdk sadarkan diri. Ada beberapa luka di lengan akibat terjatuh, korban bernama ibu Harmani (65).

Para tetangga dengan sigap membantu untuk evakuasi korban tersebut dan dirujuk ke RS terdekat.
” Rahmad Widodo, Relawan Inspirasi RZ menceritakan skenario simulasi
TP2KL.

Acara Sinergi Komunitas antara Relawan Inspirasi dan Posyandu Lansia ini dibuka dengan kata sambutan Bapak Lurah dan dilanjutkan dengan pemaparan materi TP2KL.

Acara ini juga berhasil menarik perhatian TV lokal setempat, terbukti dengan diliputnya kegiatan ini untuk kemudian ditayangkan di channel JogjaTV pada hari Selasa ini tanggal (24/05) pukul 17.30 WIB ini, dalam program siaran Seputar Jogja.

 

 

Newsroom/Rico Ayatul Yuza
Klaten

RELAWAN INSPIRASI RZ SALURKAN BEASISWA JUARA DI BREBES

RELAWAN INSPIRASI RZ SALURKAN BEASISWA JUARA DI BREBES

RELAWAN INSPIRASI RZ SALURKAN BEASISWA JUARA DI BREBESBREBES. Penyerahan beasiswa kepada 16 anak dilakukan di masjid istiqlal Dukuhturi pada hari Sabtu (23/04). Sejumlah siswa SD, SMP dan SMA mendapatkan program Beasiswa Juara dari RZ. Relawan Inspirasi RZ untuk desa Dukuhturi Kec. Bumiayu Kab. Brebes didampingi bapak Amin Wasian selaku Ketua RT 06 RW 01 membagikan beasiswa tersebut dengan nominal Rp 40.000,00 per anak untuk siswa SD, Rp 60.000,00 per anak untuk siswa SMP dan Rp 80.000,00 per anak untuk siswa SMA.

Dalam sambutannya, Amin Wasian menyampaikan rasa syukurnya atas kepedulian yang telah diberikan RZ kepada warga Dukuhturi. “Jangan dilihat dari besaran nominal yang diterima bapak dan ibu, tapi mari kita lihat perhatian dan kepedulian RZ sebagai salah satu lembaga amil zakat yang telah membuat program-program yang sangat bagus dan langsung bisa dirasakan masyarakat.” ungkapnya.

Seperti kita ketahui bersama bahwa permasalahan pendidikan salah satunya adalah besarnya biaya yang harus ditanggung wali murid, baik biaya pendidikan langsung berupa SPP, dll maupun biaya pendidikan tidak langsung seperti buku, transportasi, dll.

Untuk itu seyogianya kita saling membantu untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan, agar hak atas pendidikan anak bangsa dapat tertunaikan secara merata.

Sebagai penutup Adam A. Effendi selaku Relawan Inspirasi mengajak wali murid dan para siswa penerima beasiswa untuk terus meningkatkan semangat belajar dan menjadikan beasiswa dari RZ sebagai penyemangat untuk terus berprestasi dan meningkatkan keshalehan pribadi.

 

Newsroom/Rico Ayatul Yuza
Brebes