ABDULLAH, TUKANG BECAK YANG BAHAGIA SAAT TERIMA BLK DARI RZ

RZ LDKO CilegonBANDA ACEH. (13/07). Adalah Abdullah Syamsuddin. Seorang pria yang biasa dipanggil Bang Lah ini, lahir di Banda Aceh tahun 1958, bang Lah saat ini tinggal di Jl. Amd Batoh, Desa Cot Mesjid Banda Aceh. Memiliki seorang istri yang bernama Vazillah dan 3 orang anak yang salah satu anaknya itu anak angkat sejak lahir diambil dan dibesarkan oleh beliau sendir dan istrinya.

Keseharian Abdullah adalah bekerja sebagai penarik becak di kawasan Jl T. Imum Leueng Bata Banda Aceh, tepatnya di persimpangan Simpang Surabaya Kota Banda Aceh. Berprofesi sebagai penarik becak mesin ini sudah dilakoni beliau sudah sangat lama hampir 40 tahun. Bermula di tahun 1970 beliau mulai coba-mencoba untuk menarik becak, kemudian pindah profesi menjadi kernek truk di wilayah Punge dekat Kapal PLTD Apung Kota Banda Aceh, hingga akhirnya di tahun 1975 beliau sudah mulai aktif menarik becak hingga sampai sekarang ini.

Pos pertama sekali ketika beliau menarik becak yaitu di wilayah persimpangan Mesjid Raya Baiturrahman Kota Banda Aceh, kemudian berpindah tempat karena situasi yang kurang kondusif ke daerah Pasar Pagi Peunayong Kota Banda Aceh, hingga sekarang sudah menetap di persimpangan Simpang Surabaya Kota Banda Aceh yang juga tidak jauh dari kantor RZ Aceh itu sendiri.

Bekerja menjadi penarik becak mesin bukan merupakan cita-cita pak Abdullah, namun karena tuntutan ekonomi yang harus memaksa beliau akhirnya menjadi penarik becak yang boleh dikatakan senior diantara teman2 yang lain yang seangkatan dengan beliau. Bekerja mulai dari jam 07.00 pagi sampai jam 12.00 siangk, kemudian istirahat dan kembali melanjutkan tugasnya hingga pukul 19.00 wib.

Memang tidak bisa kita patok berapa penghasilan yang didapat ujar pak Abdullah. Mulai dari sebelum terjadinya tsunami hanya 40.000 ribu rupiah sampai sekarang rata2 perhari yang harus didapat sekitar 50 ribu rupiah. Jelas sangat berbeda dahulu dengan sekarang yang perekonomian sudah makin pesat, harga kebutuhan hidup sudah sangat tinggi.

Untuk itu, dengan mendapatkan paket Bingkisan Lebaran Keluaraga yang diberikan oleh RZ kemarin dari Donatur RZ, kami para penarik becak sangat bersyukur dan sangat berterimakasih. Karena setiap apapun pemberian yang kami dapatkan dari orang2 kami sangat membutuhkannya, terlebiih menjelang lebaran yang sudah di depan mata.

Pak Abdullah ini ternyata punya Modal hidup dalam menjalani aktivitas keseharian beliau terlebih sebagai penarik becak, yaitu “Jujur dan Rajin serta menjaga harga diri”. Itulah Motto ataupun modal hidup pak Abdullah.

“Besar harapannya, kami para penarik becak mewakili penarik becak mesin yang ada di kota Banda Aceh dan Aceh Besar, agar pemerintah mau dan peduli dengan kami yang ekonomi kami menengah kebawah ini untuk diperhatikan kesejahteraannya,” ujar Abdullah di sela-sela akhir wawancara oleh Pak Yasir Arafad sebagai Pelaksana Program paket BLK di RZ Cabang Aceh.***

Newsroom/Yasir Arafad
Banda Aceh

Tags :
Konfirmasi Donasi