ADAKAH ANGGARAN UNTUK LIBURAN?

Oleh: Ahmad Gozali

Libur panjang seringkali dimaknai berbeda bagi anak-anak dan orangtuanya. Anak-anak menyambut gembira libur panjang setelah setahun berkutat dengan buku pelajaran dan tes-tes yang bisa bikin stress. Tapi sebaliknya, tak sedikit orangtua malah menyambutnya dengan kekhawatiran.

Khawatir karena harus menyiapkan ‘agenda” khusus selama liburan. Terlebih bagi pasangan suami istri yang sama-sama bekerja, salah seorang atau keduanya harus menyiapkan juga cuti untuk menemani sang buah hati ketika liburan. Dan dimana ada “agenda” tentu ada “biaya”, ini yang seringkali membuat orangtua harus mau duduk kembali dan lakukan sedikit perhitungan.

Apa perlu biaya untuk liburan ini disiapkan secara khusus? Banyak yang bertanya seperti ini. Saya balik bertanya, apakah dana yang dikeluarkan untuk liburan ini bisa diambil begitu saja dari penghasilan bulanan tanpa mengganggu pengeluaran yang lain? Jika jawabannya tidak, maka kita perlu anggaran khusus untuk liburan.
Ada 3 hal yang mempengaruhi seberapa besar kocek yang harus dirogoh untuk liburan. Yaitu liburannya kemana, berapa lama, dan bersama siapa. Liburan kemana menentukan alat transportasi yang harus digunakan. Berapa lama menentukan akomodasi dan logistik yang digunakan. Dan bersama siapa menentukan angka pengalinya.

Duduk bersama anak-anak dan rencanakan apa saja agenda selama liburan ini. Ingat, harus jelas kemana, berapa lama dan bersama siapa saja. Bukan agenda liburan yang tiba-tiba ingin berangkat naik pesawat dan menginap di resort sampai bosan, bersama siapa saja yang mau ikutan.

Kalau rencana liburannya sudah ada, maka sekarang sumber dananya yang perlu kita tentukan. Ingat, dana liburan tidak seharusnya menggangu dana investasi yang lain seperti dana pendidikan, dana pensiun dan lainnya. Siapkan secara terpisah alokasinya.

Beberapa perusahaan memberikan bonus tahunan di awal atau menjelang pertengahan tahun, dana ini bisa dialokasikan untuk liburan. Saran saya adalah, punya rekening khusus atau alokasi khusus untuk dana liburan ini. Sumbernya bisa dari penghasilan sampingan, atau juga tabungan khusus dari gaji rutin. Misalnya 5%-10% per bulan khusus untuk anggaran liburan dan hobi.

Have fun, dan jangan sampai liburan sambil deg-degan karena membayangkan hutang yang harus dibayar nanti sekembalinya pulang.

Tags :
Konfirmasi Donasi