[:ID]BANGUN 67 BUMMAS UNTUK KEMANDIRIAN DESA BERDAYA[:en]BUILD 67 BUMMAS FOR INDEPENDENCE OF DESA BERDAYA[:]

[:ID]Jum’at (23/08). Rumah Zakat mengoptimalisasi pengelolaan dana zakat, infak dan sedekah melalui program Desa Berdaya, yaitu Program pemberdayaan dalam cakupan wilayah desa, melalui pendekatan terintegrasi yang mencakup program capacity building (pembinaan masyarakat), ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan hingga kesiap-siagaan bencana. Targetnya, desa dapat mengembangkan kelembagaan lokal yang berdaya untuk mengatasi permasalahannya sendiri serta dapat berkolaborasi dengan pemerintah desa.

“Salah satu yang menjadi indicator keberdayaan atau kemandirian desa ini adalah dalam bidang ekonomi. Karenanya, kami  membangun BUMMas (Badan Usaha Milik Masyarakat) di Desa Berdaya yang kami bina,” ungkap Murni Alit Baginda, Chief Program Officer Rumah Zakat.

BUMMas merupakan badan usaha milik masyarakat sebagai wujud dari socio enterprise dalam upaya memperkuat perekonomian masyarakat. Bentuk usahanya meliputi 3 bidang, yaitu Microfinance, Microbisnis dan Agrobisnis.

“Saat ini Rumah Zakat telah membangun 67 BUMMas di 13 Provinsi, yaitu Aceh, Banten, D.I Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Riau, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara,” tutur Murni. “Dimana 25 bergerak di bidang Microfinance, 25 di bidang Microbisnis dan 17 di bidang Agrobisnis,” tambahnya.

Salah satu Desa Berdaya yang sudah merasakan manfaat BUMMas adalah Desa Kepenuhan Barat Mulia, Kabupaten Pokan Hulu, Provinsi Riau. BUMMas Mulia Mandiri yang ada di Desa Kepenuhan ini menyediakan lahan dan bibit pertanian untuk dikelola oleh kelompok Petani Berdaya yang merupakan masyarakat kurang mampu.

“BUMMas Mulia Mandiri telah memberdayakan 5 petani dan menghasilkan 1.600 Kg cabai, dengan omset mencapai 37,4juta,” jelas Murni. “Kami berharap dapat terus menambah dan mengembangkan BUMMas di seluruh Desa Berdaya yang saat ini telah berjumlah 1,478 di 61 kota dan 176 kabupaten,” tutupnya.

Newsroom

Lailatul Istiqomah | Hanaa Afifah[:en]Friday (23/08). Rumah Zakat optimizes the management of zakat, infaq and alms funds through the Desa Berdaya program, namely the Empowerment Program in the coverage of village areas, through an integrated approach that includes capacity building (community development) programs, the economy, education, health, the environment to disaster preparedness. The target is that the village can develop local institutions that are empowered to overcome their own problems and can collaborate with the village government.

“One of the indicators of the empowerment or independence of the village is in the economic field. Therefore, we built BUMMas (Community-Owned Enterprises) in the village of Berdaya that we fostered,” said Murni Alit Baginda, Chief Program Officer of Rumah Zakat.

BUMMas is a community-owned business entity as a form of socio enterprise in an effort to strengthen the community’s economy. The form of business covers 3 fields, namely Microfinance, Microbusiness, and Agribusiness. “Currently Rumah Zakat has built 67 BUMMas in 13 Provinces, namely Aceh, Banten, DI Yogyakarta, West Java, Central Java, East Java, West Kalimantan, East Kalimantan, Riau “South Sulawesi, West Sumatra, South Sumatra, and North Sumatra,” Murni said. “Where 25 are engaged in Microfinance, 25 are in Microbusiness and 17 are in Agribusiness,” he added.

One of the Empowered Villages that already felt the benefits of BUMMas is the Kepenuhan Barat Village of Mulia, Pokan Hulu Regency, Riau Province. BUMMas Mulia Mandiri in the Kepenuhan Village provides agricultural land and seeds to be managed by a group of Empowered Farmers who are less fortunate people.

“BUMMas Mulia Mandiri has empowered 5 farmers and produced 1,600 kg of chili, with a turnover of 37.4 million,” explained Murni. “We hope to continue to add and develop BUMMas in all of the Berdaya Villages which currently number 1,478 in 61 cities and 176 districts,” he concluded.

Newsroom

Lailatul Istiqomah | Hanaa Afifah[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia