BANK SAMPAH PRABUMILIH TERIMA PESANAN SOUVENIR DAUR ULANGPRABUMULIH WASTE BANK, PRODUCER OF WASTE RECYCLING SOUVENIR

RZ LDKO CilegonPALEMBANG. Suasana hangat menyelimuti sekelompok warga yang terdiri atas orang tua anak asuh RZ Palembang bersama warga sekitar di Musholah Bank Sampah Prabumulih ICD Wonosari pada hari Jumat (21/08) lalu.

Berkumpulnya mereka tidak lain sedang mengerjakan pesanan yang cukup besar akan souvenir berbahan dasar daurulang di Kota Prabumulih. Karenanya, diperlukan lebih banyak pengrajin daur ulang agar bisa memenuhi kebutuhan akan souvenir hasilnya pun dapat meningkatkan penghasilan tambahan bagi member binaan RZ dan masyarakat yang telah dilatih.

Pelatihan di buka secara langsung oleh fasilitator program ICD Wonosari di Gedung Bank sampah Prabumulih kelurahan Wonosari Prabumulih. Sebanyak 12 orang member diberikan pelatihan oleh ibu Tuti Sri maryani seorang pengrajin aneka souvenir di Kota Prabumulih.

Para peserta dilatih cara menggunting dan menggulung kertas Koran bekas untuk kemudian dirangkai menjadi aneka souvenir gantungan kunci mini berbentuk sandal, topi hingga keranjang mini. Selanjutnya hasil rangkaian dioles dengan lem cair khusus agar merekat lebih kuat dan sebagai finising akhir aneka souvenir dicat dengan vernis berwarna natural dan diberikan gantungan kunci dari bahan logam.

“Semoga kegiatan kreatif seperti ini selain mengisi waktu luang untuk hal-hal yang bermanfaat dan meningkatkan soft skill mereka, warga pun bisa meraup keuntungan dari hasil karyanya,” tutur Desti selaku ICD fasilitator Wonosari Prabumulih.***

Newsroom/Yosef
Palembang

RZ LDKO CilegonPALEMBANG. After succeeding in empowering the citizens of Palembang through waste bank program that was initiated by ICD facilitator, the cadres of waste bank have spawned a variety of unique products such as beautiful bag for woman made from trash such as plastic wrapper of instant coffee, instant noodle, or detergent.

“Alhamdulillah, by the existence of Waste Bank now they can create a comfortable environment and become more productive and earn additional income,” Desti, ICD Facilitator, said.

This product is a handmade product that is produced exclusively by the cadre of waste bank. “You can order various creative handmade products here,” a member of waste bank said.

Last month (21/8), 12 cadres of waste bank gathered at the Prabumulih Waste Bank base camp to finish ordered product made from waste recycling.

She claimed that the implementation of empowering program cannot be separated from the contribution and support of RZ’s donors and partners. Hopefully, these products can be accepted by the local and international markets. ***

Newsroom/Yosef
Palembang

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia