BAZNAS DEVELOPMENT FORUM GELAR DISKUSI ZAKAT DAN KEBANGSAAN

BANDUNG (29/8). Pagi ini, BAZNAS bersama Rumah Zakat dan Republika menggelar diskusi BAZNAS Developmemt Forum yang bertemakan Zakat dan Kebangsaan. Diskusi ini dilaksanakan di kantor cabang Bandung Rumah Zakat.

Tema nasionalisme sengaja diangkat mengingat hangatnya momentum proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus yang lalu.

Pada acara tersebut turut hadir Irsyadul Halim, selaku anggota BAZNAS RI, M. Fuad Nasar selaku Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementeran Agama RI, Irfan Junaidi, selaku Pimpinan Redaksi Republika dan Nur Effendi selaku CEO Rumah Zakat.

“Tujuan dari gerakan zakat sangat selaras dengan misi kebangsaan Indonesia. Seluruh badan dan lembaga zakat bersama-sama berjuang untuk mengentaskan problematika bangsa terkait kemiskinan, pendidikan, kesehatan hingga lingkungan dan kebencanaan.” tegas Halim saat sesi penjelasan dari pembicara.

Para pembicara sepakat bahwa gerakan zakat memang tak pernah keluar dari misi kebangsaan Indonesia. Bahkan sebelum kemerdekaan pun, masyarakat Aceh telah melakukan wakaf untuk berkontribusi terhadap kemerdekaan Indonesia.

 

“Masyarakat Aceh menjadi bukti kontribusi gerakan zakat terhadap bangsa Indonesia. Mereka secara bersama-bersama melakukan patungan untuk membeli pesawat dan mewakafkannya untuk negara.” ujar Nasar.

Nur Effendi menambahkan kontribusi zakat atas kemerdekaan Indonesia sangatlah besar, saat ini kontribusi zakat untuk Negara sangat lah berbeda, dulu merdeka atas penjajahan, sekarang merdeka dari kemiskinan, mensejahterakan dan memberdayakan Indonesia.

Tak hanya itu menurut Effendi forum diskusi ini adalah wadah memerkuat kolaborasi semua pihak untuk saling membantu dalam upaya pemberdayaan.

“Sejatinya forum ini adalah pintu kolaborasi untuk semua stakeholder yang berkecimpung di dunia filantropi untuk membangun sinergi pemberdayaan bersama.” ujar Effendi.

nEWSROOM

Tsabit/ Lailatul Istikhomah

Tags :
Konfirmasi Donasi