BERBICARA PADA DIRI SENDIRI SEHATKAN MENTALPOSITIVE SELF-TALK FOR METAL HEALTH

Berbicara pada diri sendiri sering dianggap sesuatu yang hanya dilakukan anak-anak atau orang gila. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa sesekali berbicara pada diri sendiri sangat positif untuk kehidupan dan kesehatan Anda.

Anak-anak sering berkomunikasi dengan dirinya sendiri. Misalnya, ketika mereka belajar mengikat tali sepatu, mereka mungkin akan berkata, “Silangkan, ikat, putar ke bawah dan tarik.” Ini membantu anak-anak mudah mengingat atau menghapal tugasnya.

Hal yang sama sebetulnya berlaku untuk orang dewasa. Berbicara pada diri sendiri membuat seseorang tetap fokus dan lebih berkonsentrasi mengerjakan tugasnya. Psikologi University of Thessaly, Antonis Hatzigeorgiadis mengatakan berbicara pada diri sendiri atau self-talk mengarahkan tindakan seseorang dan membantu mereka mengevaluasi tindakannya.

Gary Lupyan, seorang psikolog kognitif di University of Wisconsin menunjukkan ini dalam sebuah studi dimana relawan ditunjukkan 20 gambar dari berbagai obyek. Mereka kemudian diperintahkan untuk memilih satu gambar dan menghapalkan gambar tersebut.

Gambar yang mereka pilih kemudian diacak kembali ke dalam 20 gambar lainnya. Peserta kemudian diminta untuk menemukan kembali gambar pertama yang mereka pilih.

Hasilnya? Peserta yang secara verbal mengatakan ciri-ciri gambarnya dengan berbicara kepada diri sendiri 50-100 milidetik lebih cepat menemukan gambar yang mereka cari ketimbang peserta yang mencari gambar mereka dengan cara diam di dalam hati.

“Berbicara sendiri bisa meningkatkan persepsi dan pemikiran,” kata Lupyan, dilansir dari Mother Nature Networks.

Studi lain menunjukkan atlet pelari yang berbicara pada diri mereka sebelum berlomba bisa berlari lebih cepat dibanding lainnya. Penggunaan kata ganti “kita” saat memandang wajah Anda di cermin ketika berbicara dengan diri sendiri juga penting. Berbicara pada diri sendiri bisa membantu mempersiapkan diri menghadapi stres.

Psikolog Ethan Kross meminta dua kelompok peserta untuk memberi pidato lima menit dan diminta mempersiapkan mental mereka. Kross menemukan bahwa peserta yang menggunakan kata ganti kedua dan ketiga, seperti “kamu” dan “kita” tidak begitu stres ketimbang peserta yang menggunakan kata ganti pertama seperti “aku.”

Sumber: republika.co.id
Positive thinking doesn’t come naturally to everyone. But kicking the ass of negative patterns of thinking is half the battle for most of life’s problems and mental health difficulties. Self-talk and self-awareness (the way you talk to yourself and your awareness of what you’re thinking, doing and why) is the key to learning how to be more positive. Learn some skills with the stuff here. It takes practice, but it’s well worth the effort.

I’m sure most people in this world have practised negative self-talk, including me. Negative self-talk is an unhealthy habit that erodes mental well-being. One of my bad habits is listing all sorts of excuses as to why I won’t be able to achieve something (negative self-talk).

As an example, I tell myself that I don’t have adequate leadership skills. The positive self-talk that I give myself instead is that regardless of my past or current leadership skills, I can only improve on them from here on. I’m currently learning what it means to be a good leader in practice (rather than a leader in name), so I can identify how I can improve my leadership capabilities.

Coming up with positive self-talk is easier said than done, especially when negative self-talk has become a habit. It’s possible, and it takes effort and repetition (practice), but it’s worth the effort. Another example of negative self-talk is “no one is coming up to talk to me because I don’t look interesting enough” at a conference or event.

This could be replaced with positive self-talk such as “like me, many people have anxieties about networking at events – perhaps I could take the initiative to break the ice by introducing myself first.” What negative self-talk do you practise, and what positive self-talk can you use to replace it?

Source: https://blogs.ubc.ca/frankish/2013/05/07/how-do-you-maintain-mental-well-being-mental-health-week/

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia