BUAH PARENTING, WALI MURID SD JUARA JOGJA GREGET UNTUK USAHAENTHUSIASTIC TO RUN BUSINESS AFTER PARENTING SCHOOL

RZ LDKO CilegonYOGYAKARTA. (03/08). Sekelompok ibu tampak sedang berbincang. Mimik mereka begitu serius. Sesekali terdengar tawa ringan mereka, menyela diantara dialog mereka yang saling bersahutan. Rupanya motivasi tengah mereka terbakar setelah mengikuti acara parenting bulanan yang diadakan sekolah.

Pengisi acara Bapak Nur Umam telah mengangkat tema tentang keuangan keluarga dan upaya menaikkan ekonomi keluarga. Sebuah tema yang sangat dibutuhkan di masa sulit seperti sekarang ini. Di sessi ini mereka dikuatkan untuk tidak malu malu merintis usaha dan siap memulai dari bawah.

Pemateri juga mengarahkan untuk tidak selalu terpatok untuk mendapatkan penghasilan tetap. Akan tetapi bagaimana mereka berupaya untuk tetap berpenghasilan. Baik itu penghasilan harian, bulanan, tengah tahunan maupun penghasilan tahunan. Jeli membaca peluang, satu hal penting yang harus mereka kuasai.

Dan akhir acara menjadi ajang buat mereka untuk berbagi dan diskusi. Muncul pertanyaan diantara mereka, kenapa usaha mereka landai landai saja, kalau mau memulai usaha kira kira usaha apa yang memungkinkan untuk mereka.

Semangat ini seiring dengan semangat pengurus komite yang baru. Salah satu program bidang ekonomi dalam kepengurusan yang baru tersebut adalah mendata wali siswa yang memiliki usaha untuk kemudian akan dikoordinir dan dikelola oleh sekolah dalam wadah koperasi “MANDIRI JUARA”.

“Semoga semangat mereka tetap menyala, meski berbagi rintangan sudah pasti akan mereka hadapi di masa yang akan datang. Bismillah,” tutur Nur Umam selaku pemateri Parenting School.***

Newsroom/Budi Hadiastuti
Yogyakarta

RZ LDKO CilegonYOGYAKARTA. (3/8). Last week, RZ held parenting school program for parents and guardians of students of SD Juara Yogyakarta. In this moment, they learned how to manage family finances and how to improve daily income.

In this session they were motivated to start their own business and how to earn income as much as possible from various opportunities.

In the last session, they have time to ask questions to the speaker, Nur Umam, and discuss business opportunity around them.

“This session has encouraged my spirit to start my own business and to get additional income except from my fixed income as an employee at a company,” a participant said. ***
.
Newsroom/Budi Hadiastuti
Yogyakarta

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia