Rp18.909.239 Dana Terkumpul
Minimal transaksi Rp10.000
Untuk Kita Renungkan Bersama,
Bencana alam yang terjadi di sekitar, bukan sekedar fenomena alam, tapi menjadi tafakur dan perenungan kita bersama, ujian datang tanpa disangka, menimpa siapapun yang menjadi kehendak-Nya.
19 November 2025, Semeru kembali erupsi dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 m di atas puncak (kurang lebih 5.676 m di atas permukaan laut), dengan kolom abu teramati berwarna kelabu bersama intensitas tebal condong ke arah utara dan barat laut.
Erupsi berupa Awan Panas juga masih berlangsung dengan jarak luncur sudah mencapai 7 km dari puncak, hingga saat ini Gunung Semeru berada pada status level II (waspada) dengan rekomendasi:
- Tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 8 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 km dari puncak.
- Tidak beraktivitas dalam radius 2,5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
- Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. (Sumber: https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/informasi-letusan)
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga menyampaikan data sementara warga yang mengungsi mencapai 300 jiwa dengan persebaran di dua tempat, di antaranya Balai Desa Oro-oro Ombo sekitar 200 jiwa dan SD 2 Supiturang 100 jiwa.
Kondisi yang dikatakan tidak baik-baik saja, tanggap darurat yang ditetapkan selama 7 hari terhitung sejak 19 November hingga 26 November 2025.
Merespon hal tersebut, Rumah Zakat dan para relawan kembali hadir membersamai saudara kita yang terdampak bencana, salah satunya erupsi Gunung Semeru dengan melakukan: Need assessment di sejumlah titik pengungsian dan lokasi terdampak, ikut bergabung dengan tim Operasi SAR (Opsar), serta aktivasi pos segar dan pos hangat.
Adapun kebutuhan mendesak saat ini adalah:
- Air Bersih
- Peralatan Kebersihan
- Makanan Siap Saji
- Selimut
- Alas Tidur
Walau bukan kemauan kita, tapi ujian tetap harus dilewati, dengan penuh kesabaran dan yakin bahwa di setiap peristiwa tersimpan hikmah yang penuh kebaikan.
Sampai akhir pemantauan kondisi Gunung Semeru, mari terus bersamai mereka yuk sahabat!
Menguntai doa agar kondisi segera membaik, dan bantuan yang kita berikan untuk memenuhi kebutuhan para warga di posko pengungsian.
Bantu dengan cara klik "Tunaikan Sekarang" disini,
Info Terbaru
Belum ada informasi terbaru untuk program ini.
Donatur
Program Terkait
