Kapal Kemanusiaan Palestina

Rp3.610.769.528 Dana Terkumpul

Terkumpul

Rp3.610.769.528

Target

Rp4.000.000.000
Rp

Minimal transaksi Rp20.000

Melanjutkan Perjuangan, Kapal Kemanusiaan Palestina Siap Kembali Berlayar.

Tidak pernah habis perhatian kita untuk bumi Palestina.

Sebab jutaan saudara kita di Gaza masih saja hidup di bawah pengepungan total, tekanan tidak berbatas, serta penderitaan yang tidak berujung. 

Mereka terjebak, jiwa dan raga yang ikut terancam di tengah kesulitan, kelaparan, pengusiran, dan hujan bom yang tak berkesudahan.

(sumber foto: www.aljazeera.com/)

Kita tidak akan tinggal diam, suara dan doa bersama masih menggema untuk Palestina.

Ikhtiar terdekat adalah, pelayaran Global Sumud Flotilla yang kembali akan dilakukan. 

Gerakan damai berskala internasional ini, menjadi misi kemanusiaan maritim sipil terbesar dengan melibatkan lebih dari 3.000 relawan dari 100 negara dan kurang lebih 100 kapal untuk menembus blokade Gaza. (Sumber: https://minanews.net/)

Selain berfokus pada pengiriman bantuan medis, obat-obatan, dan tenaga ahli, misi tersebut juga membawa suara solidaritas dunia, serta pesan bahwa kemerdekaan dan kemanusiaan bukanlah kejahatan.(sumber foto: www.aljazeera.com/)

Jalur laut yang dipilih sebagai alternatif, sebab jalur darat ke Gaza yang nyaris tertutup sepenuhnya. Disusul alasan lain bantuan yang masuk sering kali disita, dibatasi, bahkan menjadi jebakan mematikan.

Maka dengan jalur laut, menjadi salah satu ikhtiar lain, memotong kontrol yang tidak manusiawi, dan mengirimkan bantuan tanpa harus tunduk pada sistem yang menindas.Apakah ini berisiko?

Ya. Israel telah berkali-kali menggunakan kekerasan terhadap kapal kemanusiaan. 

Tapi kita percaya bersama, diam berarti membiarkan kekejaman menang, namun dengan kerja sama internasional, dukungan hukum, pelatihan aksi damai, dan kru yang berpengalaman, kita akan membuat setiap tindakan kekerasan menjadi mahal secara politik bagi pihak yang menindas.

Risiko yang ada mungkin tidak sebanding dengan penderitaan warga Gaza yang setiap hari kehilangan keluarga, rumah, dan masa depan mereka.Misi kemanusiaan dengan sebutan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 bertajuk Breaking The Siege ini, direncanakan akan berangkat pada tanggal 14 April 2026 dengan mengawali perjalanan di tanah Barcelona, kembali menjadi ikhtiar yang banyak membawa mimpi besar semua pihak di dunia yang sama-sama memegang kuat keinginan melihat Palestina kembali mendapatkan hak kehidupannya. Sahabat, Mari pastikan dan pantau bersama pergerakan kapal kemanusiaan Palestina diiringi doa dan ikhtiar terbaik yang mampu kita berikan, bagi mereka di Bumi Palestina, serta kru misi kemanusiaan yang bertugas nantinya.

Giliran kita semua--rakyat Indonesia--untuk ikut ambil bagian. Kapal kemanusiaan yang akan kembali menjadi kapal kita berlayar membawa doa, harapan, dan kepedulian kita untuk Gaza.

Sekecil apapun kontribusimu, itu adalah bagian dari ombak besar solidaritas yang akan mengguncang hati dunia.

Klik "Tunaikan Sekarang" untuk ikuti misi mulia ini,

Info Terbaru

Belum ada informasi terbaru untuk program ini.

Donatur

Program Terkait