EKSPEDISI SUPERQURBAN HINGGA PUNCAK LAWU

(Foto: Rumah Zakat)

KAB. KARANGANYAR, RUMAH ZAKAT – Relawan Rumah Zakat Yogyakarta melakukan ekspedisi penyaluran paket Superqurban ke daerah yang terdampak Covid-19 yaitu di Basecamp Relawan Anak Gunung Lawu (AGL) yang berlokasi di tempat wisata dan jalur pendakian Candi Ceto, Gumeng, Karanganyar, Minggu (05/7).

Ekspedisi ini diikuti oleh 7 relawan yang berangkat pada Sabtu (04/07/20) dan yang bertindak sebagai leader pada ekspedisi kali ini, Reksa.

Bersama dengan 6 orang relawan lainnya, mereka menempuh perjalanan lebih dari 18 km dengan berjalan kaki bermodalkan tas keril, logistik, tenda untuk bermalam dan tentu saja Superqurban.

Jalur Candi Ceto kembali dibuka di masa new normal setelah kurang lebih 3 bulan ditutup akibat dampak dari pandemi Covid-19. Total ada 80 kaleng Superqurban rendang sapi yang dibagikan kepada Relawan Anak Gunung Lawu(AGL) dan Warung Mbok Yem.

(Foto: Rumah Zakat)

Para relawan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan membawa hand sanitizer dan menggunakan masker. Tujuan utama ekspedisi adalah warung tertinggi di Indonesia, yang dimiliki oleh Wakiyem(Mbok Yem) yang kini berusia 62 tahun.

Dalam ekspedisi kali ini tim relawan ekspedisi juga bertemu dengan Abu Syamsudin(29) seorang pemuda yang sempat viral di media sosial karena berjalan kaki dari Jepara hingga ke Gunung Kerinci di Sumatera Barat.

“Terima kasih Rumah Zakat, Persaudaraan luar hubungan darah ini jauh lebih luas dan memberikan banyak makna kehidupan, pun solidaritas sosial akan tetap terjaga selama kita mau menjaga nya erat,” ucap Abu Syamsudin, pemuda yang juga mendapat penghargaan dari Bupati Kerinci, Adirozal ini.

Newsroom

Dhika/Amri Rusdiana

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia