4 PENYEBAB GIGI KEROPOS DI USIA MUDA

Sorry, this entry is only available in English. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

cara-menghilangkan-karang-gigi-secara-alamiGigi keropos nggak cuma dialami anak kecil karena kebanyakan makan cokelat atau permen. Nggak jarang gigi-gigi keropos dialami oleh anak muda seperti kita yang masih di usia 17-an atau 20-an.

Gigi rapuh dan keropos membuat gigi kita mudah berlubang (karies gigi). Secara umum gigi keropos terjadi karena ketidakseimbangan proses pelepasan mineral (demineralisasi) dari gigi dengan pengembalian mineral ke dalam gigi (remineralisasi). Apa sih yang menjadi penyebabnya?

1. Banyak plak gigi dan sisa makanan

Plak gigi dan sisa makanan sebenarnya bisa diatasi jika kita rajin memperhatikan kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut. Gosoklah gigi setiap dua kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride. Gosok gigi di pagi hari dan malam hari, karena saat tidur aliran air liur terhenti atau berkurang sehingga tidak ada fungsi penetral yang dilakukan air liur. Ketika plak sudah dibersihkan, dengan adanya fluoride, berkurangnya air liur ketika tidur tidak terlalu beresiko merusak gigi. Bila merasa gosok gigi saja kurang, maka bisa membersihkan sela-sela gigi dengan dental floss (benang gigi)

2. Terlalu sering makan makanan berkarbohidrat tinggi

Setiap kali seseorang makan makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat, maka bakteri-bakteri penyebab karies gigi di rongga mulut akan mulai memproduksi asam sehingga terjadi pelepasan mineral dari gigi selama 20-30 menit setelah makan. Beberapa makanan tinggi karbohidrat yang perlu diwaspadai adalah keripik kentang, camilan manis, minuman yang tinggi asam, seperti minuman berenergi dan jus buah.

3. Kurang jumlah zat protektif alami, seperti pelikel, saliva, dan plak yang bebas dari bakteri asidogenik (good plaque)

Misalnya saliva atau air liur, mempunyai efek penetral asam dan pembersih sisa-sisa makanan di dalam mulut. Ketika air liur berkurang, maka aktivitas karies akan meningkat.

4. Kurang asupan fluor

Fluor biasanya terkandung di dalam pasta gigi, gel, dan obat kumur, ketika kita sangat kekurangan asupan fluor, selain menggunakan bahan yang mengandung fluor tersebut, bisa juga mengonsumi fluor secara langsung. Fluor penting untuk mengurangi terjadinya karies gigi karena fluor membantu meningkatkan remineralisasi. Meskipun tetap harus memperhatikan jumlah fluor yang ‘tidak sengaja’ masuk ke dalam tubuh seperti dari air minum atau makanan, karena fluor yang berlebihan dalam tubuh juga berakibat tidak baik, bisa menyebabkan fluorosis (gigi dengan bercak putih).

Sumber: annida-online.com

Tags :
Donation Confirmation