ANAK ANAK BELIA BINAAN RUMAH ZAKAT KAMPANYEKAN BAHAYA ROKOK

Sorry, this entry is only available in English. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

BATANG. Kampanye anti rokok ternyata tak hanya disuarakan para aktivis anti tembakau. Lihatlah anak-anak Taman Baca Masyarakat (TBM) Oemah Ceria binaan Rumah Zakat di Simbangdesa, Kecamatan Tulis yang sangat serius mengkampanyekan bahaya rokok bagi anak-anak di Hutan Kota Rajawali (HKR) Kota Batang, Jawa Tengah.

 

Kegiatan outing class itu memang sengaja menyasar even Minggon Jatinan, Minggu (21/7), yang memang ramai pengunjung sekaligus menjadi kawasan tanpa rokok (KTR). Di pusat kuliner jadul itu, anak-anak juga belajar berlatih bersosialisasi dan bagaimana bertransaksi dengan menggunakan alat tukar kreweng.

Setelah puas berbelanja, anak-anak berbaris rapi sambil beberapa poster dan tulisan tangan yang berisi peringatan tentang bahaya rokok bagi anak-anak. Melalui kampanye tersebut, mereka ingin menyampaikan aspirasi bahwa anak-anak tak boleh jadi korban para perokok aktif.

“Harapannya, pelan-pelan masyarakat akan memahami adanya Perda Kawasan Tanpa Rokok, di mana beberapa tempat masuk dalam zonasi bebas asap rokok. Untuk kegiatan outing class ini, kami membawa rombongan satu bus,” terang Bachtiyar Rivai dari Relawan Rumah Zakat Simbangdesa yang juga pengelola TBM Oemah Ceria.

Kampanye bahaya rokok juga ditujukan untuk menciptakan generasi masa depan yang sehat. Harapannya, orang-orang dewasa yang merokok tidak lagi merampas hak-hak anak untuk terbebas dari paparan asap rokok.

Newsroom
kuna

Tags :
Donation Confirmation