BELAJAR MENGENALI BAHAYA API BERSAMA PARA RELAWAN

Sorry, this entry is only available in English. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

CIMAHI, Senin (23/09) – Siang itu panas matahari terasa terik, api berkobar ditengah lapangan sekolah.
Para guru dan anak-anak SD Juara Paragon Cimahi pun memperoleh edukasi SPAB, yaitu Satuan Pendidikan Aman Bencana.

Komite Relawan Rumah Zakat berusaha mengedukasi seluruh komponen sekolah akan pentingnya mitigasi bencana ini. Sekolah sebagai bagian dari komponen masyarakat harus pula berperan aktif dalam menciptakan kondisi Aman Bencana.

Secara berkala perlu memberikan edukasi tentang siaga bencana, simulasi kesiapsiagaan bencana, kemudian memasukannya dalam materi sekolah, contohnya masuk dalam kegiatan pramuka. Termasuk sarana prasarana yg mendukung kesiapsiagaan bencana seperti tersedianya alat pemadam kebakaran (APAR), ada plang jalur evakuasi dan plang Titik Kumpul.

Diawali dengan edukasi dan penyadaran semua komponen sekolah, Insya Allah Sekolah Juara menuju Satuan Pendidikan Aman Bencana.

“Nah anak-anak, sekarang kita akan memadamkan api dengan cara tradisional. Kita bisa menggunakan karung basah, handuk, gordeng, atau kain apapun yang dibasahi terlebih dahulu” jelas kak Umar selaku Relawan Rumah Zakat.

Hore! para siswa bersorak-sorai dan bertepuk tangan ketika kak Umar selesai mendemonstrasikan cara memadamkan api dengan menggunakan kain basah.

Selain itu Kakak-kakak dari Relawan juga mendemonstrasikan cara memadamkan api dengan menggunakan APAR.

Sebelumnya Kak Umar menjelaskan bahwa kebakaran merupakan bencana yang sering terjadi akhir-akhir ini. Kita harus kenali penyebabnya, melakukan tindakan pencegahan serta tahu tindakan pemadaman saat kejadian kebakaran. Dengan demikian akan memperkecil akibat, kerugian dan dampak yang mungkin ditimbulkan.

Newsroom

Jajang S / Hanaa Afifah

 

Tags :
Donation Confirmation