BERBAGI SUPERQURBAN DI BANJAR SERASAN

Sorry, this entry is only available in English. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

RZ LDKO CilegonPONTIANAK. Senyum anak-anak di tepian sungai itu begitu lepas. Dengan lincah mereka terjun ke Sungai Kapuas yang airnya mulai kecoklatan akibat terpapar polusi. Tak ada rasa jengah maupun canggung terhadap orang baru.

Tidak juga terlihat beban di wajah mereka, meski makin hari rumah kayu yang mereka huni usianya semakin tua. Jembatan-jembatan kayu penghubung antar rumah pun acap tak terlihat jika air mulai pasang saat musim hujan.

Seringkali kegembiraan memang tak pernah bisa disandingkan dengan apapun oleh anak-anak. Dunia mereka hanya keceriaan. Tak perlu berpikir hidup di pelosok, pun tak perlu iri dengan segala gemerlap kehidupan kota.

Meski ada hak-hak yang pada akhirnya harus dipenuhi oleh orang tuanya, atau bahkan oleh kita, saudara yang sebenarnya tak kenal bahkan tinggal teramat jauh dari mereka, tapi mempunyai kelebihan harta.

Banjar Serasan sendiri adalah wilayah yang terletak di tepian Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia. Rumah dengan jembatan-jembatan kayu penghubung yang ada di sana pernah menjadi jembatan yang paling panjang di Asia Tenggara.

Rata-rata penduduknya mempunyai mata pencaharian sebagai nelayan atau juga mempunyai perahu yang disewakan sebagai alat transportasi. Di Banjar Serasan itulah, pada awal Agustus 2015 lalu, RZ mengadakan aksi penyaluran Superqurban setelah setiap bulan juga mempunyai agenda rutin mengadakan posyandu serta aksi siaga sehat bagi warga di sana.

Semakin sore pelataran masjid At Tawwabin yang dijadikan tempat penyaluran oleh RZ itu makin penuh. Mulai dari anak-anak yang berlarian ke sana kemari, ibu-ibu maupun nenek-nenek yang berbaris rapi, antri menunggu giliran pembagian kornet dan pemeriksaan kesehatan. Namun rupanya bukan hanya warga sekitar tepian Kapuas saja yang kebagian paket kornet, ada beberapa warga yang berasal dari seberang sungai yang sengaja datang mengikuti acara penyaluran tersebut.

“Kami menyalurkan 150 paket Superqurban kepada warga Banjar Serasan ini, karena Banjar Serasan termasuk wilayah pinggiran di Pontianak,” ujar Asrul, Branch Manager RZ Cabang Pontianak menjelaskan.Adalah kornet Superqurban, inovasi daging kurban yang telah dikembangkan RZ sejak 10 tahun lalu ternyata tidak hanya bisa dimakan begitu saja, tapi dapat dibuat menjadi berbagai olahan masakan. Di Banjar Serasan ini, warga disuguhi beberapa macam olahan kornet Superqurban seperti bakso, sandwich uga risoles dan lumpia.

“Kami memang sengaja mengenalkan olahan dari kornet Superqurban ini agar mereka tahu, bahwa Superqurban ini bisa divariasikan ke beberapa jenis makanan,” ujar Desti, ICD Fasilitator Banjar Serasan.

Selama ini kornet Superqurban memang seringkali disalurkan untuk membantu ketersediaan bahan pangan di daerah-daerah pelosok Indonesia maupun daerah yang terkena bencana alam. Kemasannya yang mudah dibuka, bahkan langsung bisa dinikmati tanpa diolah terlebih dahulu merupakan salah satu keunggulan dari kornet Superqurban ini.

Sehingga pada penyaluran Superqurban di Pontianak, kornet tersebut sengaja diolah menjadi berbagai varian makanan sebagai salah satu cara untuk menikmati hasil olahan daging kurban tersebut. Hal itu merupakan salah satu kelebihan yang lain dari kornet Superqurban.***

Sumber : RZ Magz Edisi September 2015

Tags :
Donation Confirmation