FIELD TRIP ASYIK SD JUARA BERSAMA SEKITAR KITA COMMUNITY

Sorry, this entry is only available in English. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

RZ LDKO CilegonSURABAYA. Pada hari Minggu (18/10) lalu, SD Juara Surabaya menggelar field trip bersama Sekitar Kita Community. Sekitar Kita Community ini adalah wadah bagi orang-orang muda, baik pekerja kantoran, pebisnis, mahasiswa atau siapapun, yang tidak hanya professional dalam bekerja, pandai bersosialisasi tetapi juga memiliki niat tulus untuk berbagi serta siap meluangkan sedikit waktu disela kesibukan kantor untuk langsung terjun ke masyarakat.

Kegiatan field trip kali ini bukan merupakan yang pertama kalinya, melainkan untuk yang kesekian kalinya para siswa SD Juara Surabaya diajak bermain bersama dengan Sekitar Kita Community. Setelah beberapa tahun lalu ke Taman Safari Prigen Pasuruan, kali ini SD Juara di ajak lagi untuk field trip ke kota Batu, Malang, tepatnya di museum tubuh Bagong dan Eco Green Park.

Eco Green Park terletak di Jl. Oro-oro Ombo No 9A Kota Wisata Batu. Setiba di Eco Green Park, para siswa langsung menujuk ke Museum Bagong. Museum ini berisikan anatomi tubuh kita dan cara kerjanya, juga menjelaskan penyakit-penyakit yang dapat menyerangnya.

Di lokasi ini, anak-anak bisa tahu detil soal tubuh manusia, dari jantung, paru-paru, hingga ginjal. Staff maupun display di dalam museum sangat informatif. Di lantai teratas kita bisa cek kesehatan seperti gula darah dan golongan darah. Ada 1 daerah yang tidak boleh dimasuki anak-anak karena berisi display tubuh manusia yang diawetkan.

Memasuki area Eco Green Park, anak-anak disajikan replika dari candi-candi yang ada di pulau Jawa dan Bali serta diorama kerusakan alam akibat penebangan hutan. Selain itu ada pula permainan yang namanya Jungle Adventure. Di sini kita naik mobil yang disupiri oleh petugas.

Di akhir acara, anak-anak diajak untuk masuk ke Hanoman Bioskop Dome 3 Dimensi. Cerita yang diangkat tentang Hanoman. Anak-anak diajak masuk ke sebuah ruangan berbentuk lingkaran, dilengkapi dengan semacam pagar besi melingkar untuk sandaran atau pegangan, dan atapnya melengkung berbentuk setengah bola.

“Ketika pintu mulai ditutup dan suasana mulai gelap. Sepanjang film diputar, tanah tempat pijakan kita ikut bergetar mengikuti alur cerita. Dan seluruh atap melengkung itulah layar bioskopnya. Jadi Hanomannya bisa muncul di mana saja. Jadi seolah-olah kita berada di dalam arena pertempuran antara Hanoman dan Rahwana. Sangat seru pokoknya,” tutur Suradin selaku guru pendamping field trip SD Juara Surabaya.***

Newsroom/Ivan Supangat
Surabaya

Tags :
Donation Confirmation