KISAH USAHA AYAM GORENG UPIN IPIN

BANDUNG. Dengan niat yang kuat untuk berjualan ayam goreng ditambah modal yang sedikit tidak menyurutkan Lilis (39) untuk merubah kehidupan keluarganya dengan berjualan. Walaupun masalah awal ditemuinya ketika membuka usaha karena tidak punya gerobak roda tempat untuk usaha. Sehingga dia sangat mengharapkan ada yang bisa memberikan bantuan.

Suryadi sebagai Member Relationship Officer (MRO) Ujung Berung,mencoba memberikan solusi dengan mencarikan gerobak roda tempat untuk jualan Lilis. “Alhamdulillah, ada seorang ustadz setempat yang mau menghibahkan gerobak roda tempat untuk usaha Lilis. Akhirnya Lilis bisa berjualan ayam goreng dekat rumahnya di Jl Pasirluhur RT02/11, Padasuka Cimenyan dengan nama Ayam Goreng Upin-Ipin,” ungkap Suryadi.

“Bismillah pada Oktober 2010 saya memberanikan diri untuk berjualan Ayam Goreng. Hanya dengan modal Rp300 ribu,saya mulai merintis usaha dibantu suami yang memang hanya bekerja sebagai buruh lepas,” tutur Lilis. Waktu terus berjalan, memasuki awal tahun 2011 Rumah Zakat hadir di wilayah Kecamatan Cimenyan.

Dari situlah Suryadi membuat strategi pengembangan usaha yang telah dirintis oleh Lilis. Mulai dari pembuatan spanduk, pamflet hingga pemasaran. Usaha yang dijalankan Lilis pun bertambah dengan jualan mie ayam dan mie baso. Bahkan usahanya pun mulai berkembang dengan banyaknya pesanan nasi box /timbel komplit. Pesanan datang dari berbagai wilayah, tidak hanya dari daerah Kabupaten Bandung bahkan juga dari Kota Bandung. ”Di bulan Ramadhan kemarin, Lilis banyak mendapatkan pesanan nasi box untuk paket buka puasa. Hal ini didapat melalui pamflet yang disebarkan, Alhamdulillah omzet yang didapat hampir Rp6 juta,” kata Suryadi.  ***

Newsroom/Warjita
Bandung

Tags :
Donation Confirmation