KISAH USAHA TAS YANI

SEMARANG. Pekan ini adalah pekan yang luar biasa bagi Yani, janda dengan 5 anak ini banyak menerima order tas belanja dari luar kota. 50 tas tiap pekan dengan harga konsumen ternyata mampu meningkatkan keuntungan pribadi dibanding dijual ke tengkulak.

Kalau dijual ke tengkulak hanya seharga Rp5000,- pertas. Tapi kalau dijual dengan harga konsumen bisa mencapai Rp7000,- per tas. Sehingga simpanan Kelompok Usaha Kecil Mandiri (KUKMI) Yani bisa terlunasi bulan ini. Untuk meningkatkan produksi, dia berniat membeli bahan tas bekas di pelabuhan seberat 2 kwintal dengan harga Rp750.000,-.

Rumah Zakat cabang Semarang pun memberikan bantuan dana Kelompok Usaha Kecil Mandiri (KUKMI) untuk Yani, agar mampu meneruskan usaha tas belanjanya sehingga dapat berkembang dan mandiri. ***

Newsroom/Joko Pamungkas
Semarang

Tags :
Donation Confirmation