KONSERVASI MANGROVE PERTAMINA TBBM MEDAN GROUP DI DESA BAGAN SERDANG

Sorry, this entry is only available in English. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

MEDAN (14/05). Program Konservasi Mangrove merupakan bentuk kegiatan yang dapat dikategorikan sebagai upaya memperbaiki kondisi lahan yang rusak sehingga dapat terciptanya lingkungan yang asri, bersih, sehat, sejuk dan tentunya mencegah terjadinya erosi. Selain itu, tanaman mangrove dapat mencegah terjadinya banjir karena mangrove memiliki sistem perakaran yang luas dan dapat menyerap air dalam jumlah yang banyak.

Dalam rangka untuk mencapai tujuan diatas, PT Pertamina (Persero) TBBM Medan Group menggandeng Rumah Zakat kembali melaksanakan program konservasi mangrove di wilayah Medan. Kali ini lokasi yang menjadi tempat konservasi yaitu Desa Bagan Serdang, Kec. Pantailabu, Kab. Deliserdang. Lokasi ini merupakan salah satu lokasi yang hutan mangrovenya mengalami kerusakan akibat banyaknya penebangan liar oleh warga yang tidak bertanggung jawab.

Program Konservasi Mangrove di Desa Bagan Serdang diawali dengan proses penanaman bibit mangrove sebanyak 10.000 pohon pada bulan Desember 2018 lalu. Kini mangrove yang ditanam sudah berkembang dengan tinggi lebih dari 50 cm dengan jumlah mangrove yang bertahan lebih kurang 8000 pohon.

Selain proses penanaman mangrove, dalam program ini juga telah dibentuk kelompok tani mangrove dari warga sekitar, dimana para petani inilah yang akan terus terlibat dalam proses perawatan tanaman serta menjaga pohon mangrove agar terus berkembang dan menjadi hutan mangrove baru yang menjadi lokasi berkembangnya biota-biota laut dilokasi tersebut.

Newsroom

Abdullah Tsabit

Tags :
Donation Confirmation