LAPAK ANEKA SNACK DAN JAJANAN KWT SIJUARA DI DESA BERDAYA BLIGO

Sorry, this entry is only available in English. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

BLIGO (31/08), KWT Sijuara Bligo lahir dari para alumni Sekolah Ibu Juara binaan Rumah Zakat di Desa Berdaya Bligo Kecamatan Candi, Siduarjo Jawa timur, Sekolah Ibu juara
adalah tempat Ibu-Ibu usia produktif di desa Bligo selama kurun waktu 6 bulan, belajar ketrampilan meliputi membuat kue, jajanan pasar serta edukasi berwirausaha tentunya
dan atas inisiatif dan dorongan dari Fasilitator Rumah Zakat.

“Para ibu – ibu ini sepakat mengembangkan ketrampilanya agar produktif menghasilkan uang yaitu dengan membuat Lapak Aneka Snack dan jajanan Kelompok Wanita Tani(KWT)
Sijuara Bligo, dinamakan Sijuara kepanjangan dari sekolah ibu juara karena meraka alumni sekolah ibu juara” terang Fasilitator Rumah Zakat untuk Desa Berdaya Bligo, Wimbo
Abendhono.

Kelompok ini beranggotakan 30 orang, dan setiap anggota wajib membuat kue/jajanan untuk di jual di lapak setiap pagi dan menunya diatur agar setiap hari tersedia menu yang
beraneka ragam, dan masing-masing anggota tidak sama. Lapak Aneka Jajanan dan Snack KWT Sijuara Bligo disepakati buka setiap hari, mulai jam 06:00 WIB, dengan dijaga
bergiliran diantara anggota.

Contoh menu dari satu anggota KWT Sijuara Bligo, setiap hari membuat Kering tempe, sayur lompong, Tongseng ayam, Sayur Tahu tempe, Mangut nila, Nasi Bakar dan Jus buah,
yang di jual rentang harga mulai 500 rupiah sampai dengan 5000 rupiah dengan modal kurang lebih 100 ribuan, mendapat hasil bersih sekitar 25.000.

“Alhamdullilah senang melihat pembeli rame setiap pagi, semoga saya sehat, bisa masak terus tiap pagi” sambung ibu suratini dAnggota KWT Sijuara Bligo yang daganganya selalu
laku paling banyak.

Lapak Aneka Snack dan jajanan KWT Sijuara Bligo telah resmi berlangsung selama 4 hari “Alhamdulillah rumah zakat membantu mendatangkan rezeki, bagi kami”. Tutur ibu
Kasminah anggota KWT yang mendapat tugas jualan dilapak hari ini,

“Omzet kotor tiap hari kurang lebih 300 ribu” tambahnya sambil memperlihatkan buku pembukuan harian KWT Sijuara Bligo

Newsroom
Nurul Ulfa / Lailatul Istikhomah

Tags :
Donation Confirmation