LEBIH BERDAYA DENGAN PROGRAM CAKE HOUSE

Oleh :

Virda Dimas Ekaputra

CEO Rumah Zakat Indonesia

Saat ini salah satu sektor usaha yang memiliki prospek yang menjanjikan adalah berbisnis kuliner. Tak heran bila kini muncul berbagai macam tempat makan yang belomba-lomba menyajikan ciri khas dalam menu serta pengemasannya. Beberapa orang berpendapat bahwa sektor kuliner tak akan pernah mati. Sebab makan merupakan salah satu kebutuhan dasar setiap manusia.
 

Oleh sebab itulah sejak Februari 2009, Rumah Zakat Indonesia menggulirkan sebuah program pemberdayaan mustahik yang membidik sektor kuliner. Program tersebut bernama Cake House. Program Cake House adalah program yang terintegrasi dimulai dari pelatihan pembuatan kue, menghias kue dan cara mengemas kue serta pembentukkan kelompok usaha. Tak hanya sampai di situ, program Cake House pun ditujukan untuk mendampingi para mustahik peserta pelatihan dalam tahap penjualan kue dan pemasarannya demi menunjang kontinuitas.

Pelatihan Rutin

Untuk mengasah keterampilan para mustahik yang dapat terdiri dari korban PHK, ibu rumah tangga, dan pemuda di sekitar wilayah Integrated Community Development (ICD), Rumah Zakat Indonesia akan memberikan pelatihan cara membuat, menghias, dan mengemas kue dengan baik dan benar. Rumah Zakat menyediakan pelatih yang berkompeten serta berbagai peralatan yang dibutuhkan untuk membuat kue.

Pelatihan diberikan dua kali dalam satu minggu selama satu bulan. Setelah itu para peserta program, akan diberikan kesempatan untuk membuat kue secara berkelompok yang kemudian akan dipasarkan. Selama proses pelatihan hingga pemasaran, peserta didampingi oleh Program Officer, Mustahik Relation Officer, dan relawan dari Rumah Zakat Indonesia.

Motor Cake

Sebagai penunjang pelatihan, Rumah Zakat menyediakan berbagai fasilitas membuat kue seperti loyang, mixer, oven, cetakan kue, dan lainnya. Selain itu untuk memasarkan hasil produksi, Rumah Zakat juga menyediakan Motor Cake sehingga kue hasil karya peserta program dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Setiap wilayah binaan program Cake House disediakan dua Motor Cake yang menjajakan kue ke lingkungan tempat tinggal warga yang dinilai strategis. Saat ini Rumah Zakat memiliki empat Motor Cake yang beroperasi di wilayah Cimahi dan Jakarta Timur.

Wilayah Binaan Baru

Pada Mei 2009 ini Rumah Zakat Indonesia membuka pelatihan Cake House di 4 ICD lainnya yakni Jakarta Selatan, Bandung, Jakarta Timur dan Yogyakarta. Di wilayah-wilayah tersebut Rumah Zakat memberikan pengetahuan dan skill aplikatif dalam membuat, menghias, hingga kue agar menarik dan layak jual.
   

Sebagai upaya optimalisasi pemasaran, Rumah Zakat Indonesia berencana untuk membangun Gerai Cake House sebagai tempat untuk menjual beraneka ragam kue hasil produksi peserta Cake House. Total investasi untuk pengimplementasian program Cake House adalah Rp 63,204 juta untuk dua kelompok per tahun. Realisasi dari upaya pendirian Cake House ini menjadi peluang terbuka bagi Sobat Zakat untuk dapat bersinergi memberdayakan ekonomi mereka yang membutuhkan.#
  

 

Tags :
Donation Confirmation