DAGING PICU KANKER? IKUTI POLA MAKAN INI

Sorry, this entry is only available in English. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

Daging merah ataupun olahan dikatakan akan menyebabkan risiko kanker, meskipun begitu bukan berarti daging tidak bisa dikonsumsi. Sulit juga menentukan berapa banyak daging yang baik untuk dikonsumsi.

Seperti dilansir Independent, dalam mengkonsumsi daging, secara kesuluruhan risiko kanker akan semakin lebih rendah jika seseorang semakin sedikit memakan daging.

Berdasarkan pertimbangan kesehatan, memakan daging merah cukup 90 gram (sesudah dimasak). Sedangkan untuk memakan daging olahan cukup 70 gram atau kurang dari jumlah tersebut.

Selain itu, bisa juga mencoba pola makan daging dengan mengurangi jumlahnya namun tetap ditambahkan dengan lebih banyak sayuran atau kacang-kacangan.

Selain itu bisa juga menjadikan daging ayam atau ikan (daging putih) sebagai pengganti daging merah dan olahan. Hingga saat ini belum ada penelitian yang menghubungkan daging putih dapat memicu kanker.

Makanlah banyak serat, buah, sayuran dan mengurangi daging merah dan olahan serta garam. Jangan lupa juga mengurangi minuman berakohol. Mungkin terdengar membosankan namun hidup sehat merupakan kunci dari hidup modern.

Sumber: republika.co.id

Tags :
Donation Confirmation