OBAT SEHAT ALA TJAHYONO

YOGYAKARTA. Setahun lalu, Tjahyono bergabung menjadi member Rumah Zakat. Pada 1998, ia memulai usahanya dibidang kerajinan, karena tingkat kesulitannya cukup tinggi, ia pun beralih usaha ke obat-obatan herbal pada 2009. Usaha herbalnya bermula ketika istri  dan anaknya terkena penyakit. Ramuan herbal yang ia buat pun  sangat membantu penyembuhan istri dan anaknya.

Ramuan herbal itu ia kemas menjadi produk teh celup herbal, tetapi karena permasalahan modal dan pemasaran, usahanya mengalami kendala. Keinginannya terwujud ketika ia mendapat bantuan modal usaha dari Rumah Zakat sebesar Rp 300.000 yang ia gunakan untuk memulai usaha kecil-kecilan. Atas dukungan Rumah Zakat, Tjahyono merealisasikan ide lamanya untuk memadukan sari kurma dan madu menjadi satu ramuan yang menyehatkan.

Sari Kurmadu, itulah ramuan yang membuatnya kini tersenyum ceria. Sedikit demi sedikit usahanya ini berkembang dan sering dibanjiri pesanan. Suatu ketika, ia mendapat pesanan Sari Kurmadu-nya senilai Rp2.000.000. Setelah ia hitung-hitung, keuntungan yang ia peroleh mencapai sekitar Rp450.000. “Jujur saja 100% saya merasa terbantu dengan modal yang diberikan oleh Rumah Zakat, dan saya sangat berterima kasih sekali,” ucapnya.***

Newsroom/Zaenal Abidin
Yogyakarta

Tags :
Donation Confirmation