PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN SEKOLAH DI MYANMAR

Sorry, this entry is only available in English. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

MYANMAR. ribua rohingya muslim di myanmar mengungsi ke Bangladesh akibat konflik kemanusiaan. Saat ini, kondisi sudah mulai sedikit kondusif dan sebagian pengungsi sudah
kembali lagi ke Myanmar. Namun, atas kembalinya mereka banyak hal yang harus dibangun kembali, termasuk akses pendidikan untuk anak-anak.

Membantu bangun kembali pendidikan untuk Rohingya, Tim kemanusiaan Rumah Zakat, Andri Murdianto pada Minggu (28/10) sudah berada di Myanmar untuk melakukan peletakan batu pertama bangunan sekolah untuk Rohingya di Khone Baung Village, Mrak U Township, Rakhine State Myanmar.
.
“Di sekolah yang nanti setara dengan sekolah dasar ini terdapat 275 murid dengan 5 guru. Sementara di sekitar lokasi pembangunan sekolah terdapat 225 kepala keluarga dengan 1362 jiwa,” tutur Andri menjelaskan.

Pendirian sekolah ini atas sinergi bersama lembaga lain yang tergabung dalam AKIM (Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar). Bantuan lain yang akan di distribusikan untuk saat ini diantaranya pembangunan waterhandpum, toilet, distribusi bantuan makanan, hygience kit, dan aksi layananan khitanan massal.

“Kami akan berada beberapa hari di sini, banyak sekali aksi yang akan di lakukan diantaranya khitanan massal. Mohon doanya,” tambah Andri.

Newsroom
Yadi / Lailatul Istikhomah

Tags :
Donation Confirmation