PENANTIAN 10 TAHUN PAK DEDI UNTUK DAPATKAN KAKI PALSU

Sorry, this entry is only available in English. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

KAB.BANDUNG. (20/6). Dedi Supriyadi (50 Tahun) merupakan salah satu penerima bantuan kaki palsu dari program Nussa Bisa. Pak Dedi tinggal di Kp Rancadarah RT 03 RW 12 Desa Nanjung Mekar, Kec. Rancaekek, Kab. Bandung.

Penantian yang sangat panjang bagi Pak Dedi untuk mendapatkan kaki palsu. Sudah 14 Tahun Pak Dedi menderita diabetes dan sudah 10 tahun ia kehilangan salah satu kakinya.

Rasa putus asa sempat hinggap di hati Pak Dedi. Beberapa kali meminta bantuan keberbagi pihak, tapi tidak kunjung dapat. Bahkan Pak Dedi menganggap bahwa bantuan kaki palsu dari Nussa Official dan Rumah Zakat hanyalah mimpi belaka.

Hari ini (20/6) mimpi itu menjadi nyata, bantuan kaki palsu dari para donatur lewat Nussa Official dan Rumah Zakat dapat diterima oleh Pak Dedi.

“Alhamdulillah, saya bisa dapat bantuan kaki palsu, dan ini benar-benar ada. Impian saya, dengan adanya kaki ini, saya bisa jalan sendiri naik angkot untuk berobat diabetes saya ke Rumah Sakit. Terima kasih para donatur Nussa Official dan Rumah Zakat.” ucap Pak Dedi.

Newsroom
Tsabit/Lailatul Istikhomah

Tags :
Donation Confirmation