RUMAH ZAKAT DORONG PESERTA BIMBEL UNTUK BELAJAR MANDIRI

Bimbingan Belajar Runah Zakat kembali dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan, selain itu pesertapun dibatasi.

BOGOR, RUMAH ZAKAT – Belajar online nyatanya tidak serta merta dilihat sebagai tantangan bagi bimbingan belajar konvensional. Sebab, bagaimanapun metode yang diajarkan itu berbeda.

Selain itu, kehadiran belajar online juga dapat memacu kreatifitas dari para guru/tutor sehingga lebih kreatif dalam mengajar dan memberikan metode yang lebih beragam.

Nyatanya sistem belajar online juga membuat banyak orang tua stess karena memang tidak terbiasa untuk mengajar.

“Kami menawarkan model bimbingan belajar karakter untuk melatih pengembangan kemandirian anak, melatih anak menjadi problem solver dan melatih anak menjadi pembelajar untuk seumur hidupnya,”ujar Elan Jaelani, Relawan Rumah Zakat, Senin (05/10)

Bimbingan Belajar Runah Zakat kembali dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan, selain itu pesertapun dibatasi. Hal ini dilakukan karena banyaknya orang tua mengharapkan adanyan bimbingan belajar  tatap muka.

“Alhamdulillah sudah bisa ke Perpustakaan Sampah lagi untuk belajar,” kata Darlin salah satu peserta Bimbel.

Adanya pandemi Covid-19 ini mengharuskan lembaga pendidikan untuk ikut beradaptasi dengan dunia digital, dengan membuat ruang kelas virtual, maka peserta didik harus diberikan juga pendidikan belajar mandiri agar bisa menyesuaikan.

Newsroom

Elan Jaelani/Amri Rusdiana

Tags:
Donation Confirmation
en_USEnglish
id_IDBahasa Indonesia en_USEnglish