RUMAH ZAKAT MENGADAKAN PENYULUHAN DESA TANGGUH BENCANA DI DESA KEDUNGUMPUL

Sorry, this entry is only available in English. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

TEMANGGUNG. Kewaspadaan atas terjadinya bencana merupakan sikap yang harus ada di setiap tempat. Sebab bencana dapat terjadi sewaktu waktu. Demikian disampaikan oleh Bayu Setioko, pemateri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab Temanggung pada Sabtu (16/03) di Balai Inspirasi Desa Kedungumpul.

Materi tentang kesiapsiagaan ini disampaikan dalam acara penyuluhan menuju Desa Tangguh Bencana.

Selain Bayu, hadir juga Slamet Prayogo sebagai pemateri kedua yang menyampaikan mengenai pembentukan jaringan relawan.

Slamet Prayogo selaku penanggungjawab Destana di Desa Kedungumpul menyampaikan bahwa dalam tiga hari terakhir intensitas hujan sangat tinggi disertai angin besar melanda Temanggung dan sekitarnya.

“Walaupun belum ada laporan terjadinya kerusakan, namun kesiagaan atas berbagai kemungkinan harus selalu ada,” ujar Bayu

Penyuluhan ini merupakan bagian dari tujuh program pembentukan Desa Tangguh Bencana oleh Rumah Zakat Action. Diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas pemuda dan tokoh masyarakat.

Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat setempat, Anantiyo Widodo menyampaikan terimakasih atas dukungan dari pemerintah Desa dan semua elemen masyarakat.

“Terimakasih atas dukungan dari Desa Kedungumpul, penyuluhan berikutnya akan diadakan secara khusus untuk kalangan perempuan di bulan April dan relawan terpilih di bulan Mei,” ujar Anantiyo Widodo.

Pemerintah Desa yang diwakili oleh Kaur Pemerintahan, Ketua Aset Desa dan perwakilan BPD secara serempak menyampaikan harapan agar program Desa Tangguh Bencana dapat direalisasikan secara penuh. Pemerintah Desa mendukung penuh kegiatan ini.

Newsroom
Lailatul Istikhomah

Tags :
Donation Confirmation