SD JUARA JAKTIM TUNJUKKAN SEMANGAT JUANG DI PERLOMBAAN 17 AGUSTUS

Sorry, this entry is only available in English. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

SD JUARA JAKTIM TUNJUKKAN SEMANGAT JUANG DI PERLOMBAAN 17 AGUSTUSJAKARTA. (15/08) Suasana SD Juara Jakarta Timur kali ini berbeda dari biasanya. Satu per satu anak-anak kelas 4 hingga 6 menuruni tangga dan bersiap-siap mengikuti lomba yang akan dilaksanakan.

Terlihat beberapa siswa berdiri di lapangan sebab mereka tak sabar ikuti lomba Futsal dan memasukkan bendera di lapangan. Hingga tiba saatnya lomba dimulai.

Riuh lagu kemerdekaan “17 Agustus” pun turut menyemarakkan suasana. Tak jauh dari lapangan, tepatnya di koridor kelas 4, guru memberikan aba-aba bahwa lomba segera dimulai. Masing-masing guru yang menjadi PJ (Penanggungjawab) lomba terlihat antusias mengondisikan anak-anak.

Tak hanya lomba futsal dan memasukkan bendera saja yang menjadi perlombaan kami. Ternyata ada lomba yang tak kalah menarik, seperti lomba Kreasi Jilbab (diikuti khusus akhwat/perempuan), lomba memungut dan memasukkan kacang hijau ke dalam wadah dengan topi kerucut sehingga siswa merasa tertantang mengikuti lomba ini. Selain itu ada pula lomba yang diikuti siswa kelas 1-3, yakni lomba melipat mukena dan sarung hingga rapi.

Ternyata para ibu-ibu orang tua murid pun tidak ingin kalah oleh putra-putrinya yang berlomba, para orang tua berkumpul di kantin sehat Juara dengan membawa tampah dan bakul nasi. Mereka tengah mengikuti lomba menghias Tumpeng Nasi Kebuli.

Para ibu terlihat lihai sekali memotong wortel dan mengiris cabai serta tomat. Di sekitar tumpeng, ada beberapa lauk seperti ayam, tempe, atau telur. Terlihat tumpeng yang disajikan sangat amat menggugah selera.

“Beberapa perlombaan ini tak hanya mengundang tawa dan ceria saja, tetapi juga melatih kekompakan, kreativitas, daya juang, dan semangat tentunya. Lomba kreasi jilbab misalnya yang melibatkan siswa beda kelas menjadi 1 kelompok. Itu menjadi tantangan siswa untuk berkomunikasi dengan adik atau kakak kelas. Ternyata, mereka begiti antusias mengikuti lomba.” ungkap Dwi Lestari.

 

 

Newsroom/Dwi Lestari
Jakarta

Tags :
Donation Confirmation