SD JUARA LATIH SENSORI MOTOR SISWA DENGAN BERMAIN PLASTISIN

Sorry, this entry is only available in English. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

RZ LDKO CilegonPEKANBARU. Masa kanak-kanak hendaknya diisi dengan beragam aktivitas yang menyenangkan, misalnya saja bermain. Selain menjadikan hari-hari lebih ceria dan bersemangat, bermain juga berkontribusi dalam hal kesehatan dan pendidikan anak-anak.

Oleh karenanya, saat ini banyak sekali produsen kebutuhan anak-anak yang menciptakan permainan edukatif, mulai dari Lego hingga plastisin. Plastisin oleh sebagian orang juga disebut lilin atau malam. Dengan adonan lilin ini, anak-anak dapat menciptakan sebuah permainan yang mengasyikkan sekaligus bagus bagi perkembangan fisik dan psikis si kecil.

Namun, ada hal yang sering dilupakan. Dimana, anak-anak dengan kepolosannya sering memakan bahan lilin dari Plastisin yang benar-benar berbahaya bagi tubuhnya. Karenanya, SD Juara Pekanbaru berhasil membuat plastisin ramah anak dengan campuran bahan tepung terigu dan kanji serta menggunakan pewarna makanan.

“Seberapa mengasyikkan sih bermain plastisin? Dibandingkan dengan melukis dimana anak hanya berkreasi dan berekspresi dengan sapuan warna, plastisin juga mengaktifkan imajinasi bentuk konkret dari karya yang dibuat,” tutur Suriksodi Sautro selaku kepala sekolah SD Juara Pekanbaru. (23/09).

Suriksodi menambahkan, bahwa siswa SD Juara Pekanbaru bisa merasakan bagaimana mereka berkreasi membuat cup cake seperti yang dibuat oleh ibunya di rumah. “Otot-otot tangan anak-anak pun terlatih supaya semakin kokoh,” punyanya.***

Newsroom/Diki Taufik
Pekanbaru

Tags :
Donation Confirmation