TAS DAUR ULANG DISUKAI WISATAWAN MALAYSIA

BANDUNG. Sampah mungkin menjadi masalah bagi sebagian orang, tapi tidak bagi keluarga Kartono (52), warga Leumah Neundeut Rt. 04 Rw. 08, Kelurahan Cikutra, kecamatan Cibeuying Kidul, Kota Bandung. Ia bersama istrinya Ipah (50) dan putra bungsunya Alsi (13) yang masih duduk di bangku SMP, setiap harinya bergelut dengan sampah plastik untuk dijadikan bahan kreasi unik.

Sebelumnya Kartono berprofesi sebagai tukang ojek. Karena motornya tidak memadai lagi untuk dipakai ngojek, sudah 8 bulan Kartono menggeluti kreatifitas olah sampah, pekerjaan baru itulah yang menjadi penghasil utamanya keluarganya sekarang, keahliannya ini ia dapatkan secara atodidak. Sampah yang dipilih lebih banyak bekas bungkus kopi atau deterjen. Bahan bakunya ia dapatkan dari warung-warung kopi yang ada dipasar terdekat. Dalam seminggu ia bisa menghasilkan tidak kurang dari 5 tas bahkan lebih bergantung dari jenis tasnya.

Saat menjelang akhir pekan Kartono membawa hasil kreasinya ke pasar kaget di Gasibu dan Pasar Baru Bandung. Ia menjualnya dengan harga Rp60.000,- Rp80.000 per tasnya. kalau lagi mujur barang daganganya habis tersisa, tapi sebaliknya kalau masih belum laku ia tepaksa jual murah. Kebayakan yang membeli tasnya berasal dari wisatawan Luar negeri, seperti Malaysia dan Singapur, yang sedang berbelanja di pasar baru. Selain itu tas daur ulang ini ia ikut sertakan dibeberapa pameran yang ada di kota Bandung, keinginannya untuk ikut serta dipameran luar kota masih belum terwujud, dengan harapan bisa memperkenalkan produknya itu lebih luas.

Keterlibatan Rumah Zakat dalam usahanya baru ini cukup memberi warna bagi diri Kartono, setidaknya ia bisa membagi keahliannya ini kepada member Rumah Zakat di ICD CIbeunying. Dan istrinya ikut serta pula dalam kegiatan pembinaan di ICD. Rumah Zakat pun memalui Pembina ICDnya ikut memasarkan tasnya ini ke beberapa toko. Keinginan Kartono sekarang, ia berharap ke depan bisa meningkatkan produksi salah satunya dengan banyaknya pemasaran dan ikut serta di pameran luar kota.***
Newsroom/Yudi Juliana
Bandung

Tags :
Donation Confirmation