WARGA MEDAN DENAI HADIRKAN KRIPIK BIDUAN INOVASI DARI BIJI DURIAN

Sorry, this entry is only available in English. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

RZ LDKO CilegonMEDAN. (22/09). Kota Medan memang surganya penikmat durian. Itu bukan hanya sebuah kiasan semu, karena nyatanya memang demikian. Meski sudah pernah mabuk durian monthong di lain kota atau lain negara, tapi durian Medan selalu membuat rindu para penikmatnya.

Namun kali ini, mengupas cerita soal pemanfaatan biji durian, Banyak orang yang sudah coba mengusahakan biji durian itu untuk dijadikan aneka produk, mulai dari pupuk kompos, direbus untuk jadi cemilan, dijadikan tepung, keripik dan sebagainya.

Tapi, tetap saja produksi biji durian yang melimpah itu belum bisa dimanfaatkan secara maksimal. Itu pula yang memotivasi sekelompok ibu rumah tangga di Lingkungan XII, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, untuk membuat inovasi bahan pangan dari biji durian. Setelah otak-atik, coba sana-sini, direbus, dijadikan tepung, hingga akhirnya, Jadilah Keripik Biduan.

Keripik Biduan, alias keripik biji durian, merupakan usaha rumahan kelompok ibu-ibu yang dibina Rumah Zakat (RZ), dirintis tahun 2015 dan sekarang sudah menjadi produk yang siap dipasarkan luas ke konsumen. Dari segi rasa sudah pas, dari segi kemasan juga sudah oke, kini tinggal promosi.

“Melalui Rumah Zakat (RZ) dengan konsep Integrated Community Development (ICD), kami menjadikan usaha Keripik Biduan ini sebagai wadah untuk peningkatan potensi produktif masyarakat,” ucap Safril.***

Newsroom/Susilowati
Medan

Tags :
Donation Confirmation