GUBERNUR JAWA BARAT KUNJUNGI SMK PETERNAKAN JUARA MTT SUBANG

RZ LDKO CilegonSUBANG. Jelang alih kelola SMA/SMK oleh Pemerintah Provinsi, Jawa Barat bertekad dan terus mendorong keberadaan sekolah menengah, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Selain itu, Pemprov Jabar pun akan meningkatkan pengelolaan dari kualitas sekolah serta para pengajarnya.

“Ketika SMA/SMK pengelolaannya ditarik oleh pemprov, pertama kita akan memperhatikan kualitas. Kedua, kita akan bergerak sebaran yang harus menyebar di semua tempat, sehingga semua masyarakat Jawa Barat berhak mengakses SMK tersebut sebagai bagian dari pendidikan wajar 12 tahun,” ungkap Gubernur Jabar Ahmad Heryawan usai meninjau SMK Negeri 2 Subang dan SMK Peternakan Juara MTT di Kabupaten Subang, Jumat (13/11/15).

Menurut gubernur SMK ini menjadi bagian penting untuk diperbesar kuotanya. “Sebarannya kita akan membangun kawasan-kawasan sekolah baru. Pada saat yang bersamaan kita juga akan menambah ruang-ruang kelas di tempat yang masih kurang dan juga kita akan menyebar guru-guru yang berkualitas ke berbagai pelosok Jawa Barat, sehingga baik kualitas maupun kuantitasnya menyebar luas, jadi merata,” tandas Heryawan.

Aher mengungkapkan pihaknya nanti akan menunjuk SMK unggulan untuk jadi role model atau percontohan. Salah satunya, SMK Negeri 2 di Kabupaten Subang. SMK ini bisa menjadi percontohan pengelolaan sekolah kejuruan yang baik. Karena selain memiliki berbagai fasilitas lengkap bagi muridnya untuk menerapkan langsung ilmu yang dimiliki, di SMK ini para siswa/siswi pun dilatih untuk mengembangkan kemampuan dan bisnis.

SMK Negeri 2 Subang memiliki pabrik suku cadang sepeda motor. Hasil produksinya pun telah menjadi langganan salah satu perusahaan otomotif ternama, serta fasilitas lain seperti bagian permesinan yang mampu memproduksi salah satu suku cadang motor, kursi dan meja belajar berbahan besi. Selain itu, SMK ini juga telah mampu memproduksi air mineral serta minuman jus berkemasan.

Sementara SMK Peternakan Juara Majelas Ta’lim Telkom (MTT), merupakan salah satu SMK Peternakan yang sebagian pengelolanya adalah para pengusaha yang bergerak di bidang peternakan. SMK yang berdiri tahun 2013 ini memiliki 66 orang siswa. Mereka pun tidak dikenakan biaya sepeser pun untuk bersekolah di sini.

SMK ini terletak di Jalan Pasir Bilik, Kampung Nyalindung, Desa Tenjolaya, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang dan memiliki fasilitas cukup lengkap bagi para muridnya untuk belajar ilmu peternakan, seperti pertenakan kambing, ayam, dan lainnya.***

Sumber : http://www.balebandung.com/2015-11-14/pemprov-bersiap-alih-kelola-sma-smk

Tags :
Konfirmasi Donasi