HERDIAN, SEORANG TUNANETRA YANG HAFAL JUZ KE-30HERDIAN, A BLIND MASTER QURAN JUZ 30 BY HEART

RZ LDKO CilegonBANDUNG. Keterbasan fisik seseorang terkadang selalu menjadi penghalang aktivitas nya dalam menjalani kehidupan sehari-hari, tapi tidak bagi Herdian Dwi Putra. Seorang remaja kelahiran 13 Mei 1992 di Kota Jambi 23 Tahun silam ini, patut menjadi motivasi untuk kita semua.

Sejak usia SD hingga SMA Herdian menjalani kehidupan sehari hari seperti layak nya teman-teman nya. Hingga pada suatu saat terjadi sebuah musibah kecelakaan bermotor yang menyebabkan terganggunya saraf mata sehingga menyebabkan kebutaan, meski ada sebagian kecil titik cahaya masih bisa dilihat oleh nya.

Melihat kondisi tersebut orang tua nya tetap memberikan motivasi dan bimbingan terutama keberlangsungan pendidikan nya. Herdian disekolahkan di sebuah SLB (Sekolah Luar Biasa) di Jl, Padjadjaran Kota Bandung oleh orang tua nya, sudah kurang lebih 5 tahun merantau.

Di sekolah ini, ia dipertemukan dengan banyak orang yang mengalami gangguan penglihatan dan belajar bersama-sama. Dalam keadaan gangguan penglihatan tersebut, ia telah banyak belajar terutama dari pada guru nya.

Salah satunya dari Pak Nurhalim yang sama-sama seorang tunanetra, Beliau adalah guru Al Qur’an di Kelas Kejuruan Ilmu Al Qur’an Braille. Menutur Pak Nurhalim, Herdian kini telah mampu menghafal Al Qur’an Juz 30 dengan menggunakan media Al Qur’an Braille. Bagi Pak Nurhalim, Herdian memiliki motovasi yang tinggi, salah satunya ia selalu mengucapkan “Alhamdulillah” terhadap mata nya yang sudah tidak berfungsi normal.

Herdian pun, kini telah memiliki Al Qur’an Braille 30 Juz persebahan Bank BJB Syariah yang bersinergi dengan RZ dalam program Bank BJB Syariah Berbagi Al Qur’an Braille. “Alhamdulillah, terimakasih Bank BJB Syariah dan RZ atas bantuan Al Qur’an Braille ini, semoga menjadi motivasi saya belajar lebih lagi Ilmu Al Qur’an”. Tutur Herdian saat menerima Al Qur’an Braille.***

Newsroom/Susilowati
Bandung

RZ LDKO CilegonBANDUNG Physical disability is often become an obstacle in doing daily activities. But this not applies to Herdian Dwi. A youngman who was born on May 13 1992 at Jambi, 23 years ago, is worth become a motivation for us.
From he was at elementary school until Senior high school, Herdian living his life as normal as his friends, until one day, he is involved in a motorcycle accident which make him got a problem with his optical nerve so that he lost his ability to see, although he still can see a few light.
Regarding to his condition his parents keep giving him a motivation and guidance especially for his academic. Herdian was sent to SLB at Jl. Padjadjaran Kota Bandung by his parents who have migrated for 5 years.
In this school, he met with many people who are visually impaired and learn together. In the state of the visual impairment, he has learned a lot, especially from his teachers.
One was from Mr. Nurhalim who in a same state as Herdian, he is a teacher of the Qur’an in Braille Qur’anic Studies Vocational Class. According to Mr. Nurhalim, Herdian has been able to memorize the Qur’an Juz 30 using the medium of the Koran in Braille. According to Mr. Nurhalim, Herdian have high motivation, one of which he always say “Alhamdulillah” for his eyes which is not functioning normally.

Now Herdian has 30 Juz of the Qur’an in Braille provided by BJB Syariah Bank incorporated with RZ in BJB Syariah Bank Share Koran in Braille program. “Alhamdulilah, thank BJB Syariah and RZ for the assistance of the Qur’an Braille, hope this is become my motivation to learn more about Qur’an Science”. Herdian said when receiving the Qur’an Braille.

Newsroom/Susilowati
Bandung

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia