HINGGA KINI, KONDISI ASAP DI PEKANBARU MASIH BERSTATUS BAHAYATHE AIR POLLUTION STANDARD INDEX [ISPU] IN RIAU IS DANGEROUS

RZ LDKO CilegonPEKANBARU. Kondisi kabut asap di Riau, khususnya Kota Pekanbaru, belum mengalami penurunan yang signifikan. Kondisi udara yang tidak sehat ini memicu semangat Relawan RZ Pekanbaru untuk melakukan aksi pembagian masker kepada siswa yang ada di Kota Pekanbaru.

Kondisi asap yang kian hari kian parah ini banyak aktifitas di sekolah-sekolah yang diliburkan baik dari Jenjang paling rendah hingga ke perguruan tinggi. Namun beberapa sekolah masih tetap melaksanakan rutinitas belajar mengajar seperti biasanya dikarenakan siswa yang belajar di sekolah merupakan siswa dari berbagai daerah jauh yang tinggal di Asrama (Mondok).

Setelah Relawan RZ Pekanbaru membagikan masker di TK UNIQ Jalan Kartama, SDN 027 Jalan Melur Sukajadi, SMP IT Abdurrab Jalan Delima, dan Pondok Pesantren Al Baidha Jalan Swakarya, Kamis (10/9) lalu.

Aksi sosial tersebut kembali dilakukan pada Sabtu (18/9) mulai pukul 08.00 WIB di SMP Madani Jalan Bangau Sakti dan Pondok Modern Al Kautsar Jalan Hangtuah. Total masker yang sudah dibagikan semuanya adalah sejumlah 2750.

Ustad Abdurrahman selaku guru di Pondok Modern Al Kautsar sangat berterimakasih atas kepedulian Rumah Zakat terhadap kesehatan siswa-siswa dengan membagikan masker karena selama ini anak-anak sangat jarang sekali menggunakan masker, padahal asap makin tebal terutama ketika malam hari. Siswa-siswa juga sangat antusias ketika ada Relawan RZ Pekanbaru datang membagikan masker.

Sebenarnya aksi ini tidak hanya ditujukan kepada pelajar, tapi turut melibatkan warga sekitar Desa Rimbo Panjang. Daerah yang menjadi salah satu titik api kebakaran hutan saat ini.

Saat ini Relawan RZ Pekanbaru lebih menfokuskan pembagian masker kepada pelajar. Pasalnya, sejak kabut asap menyelimuti kota Pekanbaru, hamper seluruh sekolah yang ada di Pekanbaru meliburkan siswanya.

“Walaupun pada akhirnya mereka tetap tidak bisa masuk sekolah karena kondisi kabut asap yang kian menebal, setidaknya aksi ini bisa mengurangi resiko gangguan kesehatan tubuh mereka, seperti penyakit ISPA,” papar Fajri Sabti selaku PJS Relawan RZ Pekanbaru.***

Newsroom/Relawan RZ
Pekanbaru

RZ LDKO CilegonPEKANBARU Riau acting governor Arsyadjuliandi Rachman declared an air-pollution emergency in the province on Monday as a thick haze caused by land and forest fires continues to blanket the area, as it has done since the beginning of September.

“Concerning the fact that in the past week, the Air Pollution Standard Index [ISPU] in Riau had stayed above 300psi, which is dangerous, we decided to declare an air-pollution emergency for the province,” the acting governor said in Pekanbaru, on Monday.

Therefore, RZ collaborated with CSF Pekanbaru, RBG Clinic Pekanbaru, and RZ Volunteer, to distribute thousand pieces of mask at some schools and boarding schools, Thursday (10/9).

These masks were distributed to help local citizens from air pollution that has hit Pekanbaru this month.

“As a social organization that concerns toward health issue, RZ has an obligation to help the local people from adverse effects caused by air pollution lately,” Fitri Yana, a coordinator of the action, said.

One of the beneficiaries of the action said that it really helpful since many people do not really care about the dangerous circumstance in Pekanbaru. ***

Newsroom/Relawan RZ
Pekanbaru

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia