HUKUM MENJUAL SERTA MENYEWAKAN TANAH DAN BANGUNAN

Oleh :

Kardita Kintabuwana Lc.

Dewan Syariah Rumah Zakat Indonesia

Ustadz saya mempunyai aset dalam bentuk tanah dan bangunan . Selama 9 tahun aset itu saya kelola dalam bentuk disewakan. Dan sekarang aset itu sudah terjual. Yang saya tanyakan :

1. Saya ingin membersihkan harta dari pendapatan penjualan ini. Manakah yang lebih baik untuk saya jalankan? Dalam bentuk zakat atau shodaqoh?

2. Bagaimana cara menghitung nilai nominal yang akan dikeluarkan dalam bentuk zakat atau shodaqoh?

3. Bagaimanakah cara menghitung jumlah uang yang harus dikeluarkan dari hasil gross atau net pendapatan itu? Penjualan aset saya ini baru berjalan 2 bulan.

Aulia Armis

Jakarta

Sobat Zakat yang budiman,

Memang seharusnya seluruh aset investasi yang kita miliki misalnya rumah, tanah, ruko, pabrik, kendaraan yang disewakan merupakan sumber harta yang wajib dikeluarkan zakatnya. Dalam istilah perzakatan disebut  Zakat Mustaghillat. Dan apabila telah memenuhi  syaratnya maka dihitung zakatnya setiap menghasilkan keuntungan bkno aik itu per-minggu atau per-bulan atau bahkan per-tahun disesuaikan dengan kebiasaan sebesar 10% dari penghasilan kotor atau 5% dari penghasilan bersih. Hal ini dianalogikan dengan zakat pertanian yang dikeluarkan manakala menghasilkan panen/hasil.

Namun karena aset (tanah dan bangunan) tersebut telah terjual maka zakat dikenakan dari hasil penjualan aset tersebut sebesar 2,5 %.  Kalau si pemilik ingin berinfak atau bersedekah setelah itu maka tidak ada larangan, bahkan merupakan sesuatu yang sangat dianjurkan, berapapun besarnya. Tapi perlu diingat bahwa zakat lebih didahulukan dari infak ataupun shadaqah. Untuk kehati-hatian maka beberapa ulama berpendapat sebaiknya zakat dikeluarkan dari penghasilan bruto (kotor) selama si muzaki mendapatkan kelapangan rizqi, namun sebagian ulama mengatakan bahwa zakat dikeluarkan dari penghasilan netto (bersih) sesuai dengan syarat harta yang dikeluarkan zakatnya yaitu bebas dari hutang dan kelebihan dari kebutuhan dasar dan pokok. Wallaahu a’lam bi ash-shawaab.

 

Tags :
Konfirmasi Donasi