hari kesehatan nasional

Rumah Zakat mengadakan acara Wisuda Asi untuk Ibu dan anaknya yang telah selesai melaksanakan ASi Eksklusif selama enam bulan pada Sabtu (20/11).

BREBES – ASI adalah makanan terbaik untuk bayi, karena dalam ASI terdapat banyak kandungan zat baik dengan perpaduan sempurna yang dibutuhkan oleh bayi. Dengan asupan ASI yang cukup, bayi dapat terhindar dari  beberapa penyakit seperti diare, ISPA dan beberapa penyakit lain. Karena pentingnya ASI bagi tubuh bayi, sangat disarankan sampai usia enam bulan bayi diberikan ASI eksklusif yaitu bayi hanya diberikan ASI saja  sebagai makanannya. Dalam prakteknya, dibutuhkan komitmen dari orangtua agar sang buah hati mendapatkan ASI ekslusif.

Sebagai bentuk penghargaan untuk para ibu yang telah berjuang memberikan ASI Eksklusif bagi anaknya, Rumah Zakat mengadakan acara Wisuda Asi untuk Ibu dan anaknya yang telah selesai melaksanakan ASi Eksklusif selama enam bulan pada Sabtu (20/11) kemarin. Acara yang dilaksanakan bertepatan dengan hari anak sedunia dan hari kesehatan nasional tersebut dilaksanan di Aula kantor Desa Kubangsari Ketanggungan.

Menurut Neni Relawan Rumah Zakat Wisuda ASI eksklusif dilaksanakan untuk memberikan  penghargaan atas usaha yang dilakukan oleh Ibu dan buah hati dalam melaksanakan ASI Ekslusif.

“kegiatan ini juga harapannya bisa menjadi penyemangat dan menginspirasi ibu-ibu lain khususnya di desa Kubangsari  agar bisa memberikan ASI Eksklusif bagi anaknya” imbuh Neni.

Selain program Wisuda ASI, ada beberapa program kesehatan yang dilaksanakan rutin RUMAH Zakat di desa Kubangsari seperti Support PMT untuk Posyandu, Sedekah Sampah dan Program Desa Bebas Stunting.

Sementara, Sunarto Kepala Puskesmas Cikeusal Kidul dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para ibu yang sudah berhasil memberikan ASI eksklusif untuk buah hatinya.

“Usaha yang ibu lakukan ini sangat penting dan mulia karena menjadi pondasi untuk mencetak generasi yang sehat dimasa depan,” terang Sunarto.

Tidak lupa Sunarto juga menyampaikan terima kasih kepada Rumah Zakat atas usaha yang dilakukan selama ini dalam membantu  usaha kesehatan masyarakat seperti program mendorong ASI Eksklusif, support Posyandu, Program Desa bebas stunting dan Sedekah Sampah di desa Kubangsari.

“Kami berharap sinergi kebaikan ini terus berlangsung dimasa yang akan datang, sehingga dapat mempercepat pencapaian program pemerintah dibidang kesehatan,” tutupnya.

Ina (32) salah satu peserta  acara wisuda asi ini mengatakan dirinya sangat senang anaknya menjadi salah satu yang diwisuda ASI ini, meski sederhana tetapi acara ini memberikan kesan tersendiri bagi saya, “saya seneng karena usaha memberikan ASI eksklusif ini diberikan apresiasi oleh Rumah Zakat” tuturnya.

Tercatat sebanyak 20 anak diwisuda dalam kegiatan Wisuda ASI Ekslusif ini. Para peserta wisuda hasil dari seleksi yang dilakukan oleh kader Posyandu di setiap pos yang ada di Kubangsari. Dari 57 anak yang masuk nominasi wisuda setelah dilakukan pengecekan hanya 20 anak yang lolos untuk mengikuti wisuda ASI eksklusif.

Dalam  acara wisuda ASI eksklusif ini juga dilakukan penyerahan kelengkapan sarana Posyandu dari Rumah Zakat seperti timbangan bayi digital, timbangan digital dan alat pengukur tinggi badan.

Newsroom

Neni Nuraeni/Amri Rusdiana