“Apabila ingin merubah hidup menjadi lebih baik, maka ubahlah terlebih dahulu salatnya.”

Sahabat Zakat sering mendengar kalimat di atas? Banyak pendapat ulama yang menyebutkan bahwa apabila seseorang ingin merubah hidupnya, maka hal pertama yang harus ia lakukan adalah memperbaiki salatnya. Baik dalam hal kekhusyuan ataupun ketepatan waktu.

Allah memerintahkan umatnya untuk salat karena terdapat banyak keutamaan, hikmah, serta manfaat di dalamnya. Salah satu hal yang bisa dijadikan sebagai hikmah adalah belajar disiplin. Tidak hanya disiplin dalam hal waktu, tetapi juga dalam hal peraturan lainnya. Di dalam salat terdapat syarat sahnya salat, dan rukun salat. Bahkan dimulai dari bersuci dengan mengambil air wudhu yang tertib, hingga salam setelah tasyahud akhir.

Dengan demikian, salat bisa menjadikan umat Muslim menjadi pribadi yang disiplin dan teratur, karena diwajib menjalankan salat lima kali dalam sehari, jadwalnya pun sudah ditetapkan.

”Sesungguhnya shalat bagi orang-orang Mukmin adalah kewajiban yang waktunya ditentukan (terjadwal).” (QS An-Nisaa’: 103). Penentuan waktu salat ini jelas menunjukkan ajaran kedisiplinan yang berperan penting dalam kesuksesan seseorang.

Dengan adanya peraturan salat lima waktu tersebut, ternyata salat mengenalkan konsep penjadwalan sebelum bermunculan berbagai konsep manajemen dan self development modern. Konsep tertib dalam salat juga mengajarkan kedisiplinan dan keteraturan bagi seorang Muslim.

Semoga kita semua tidak termasuk orang yang lalai dalam salatnya dan selalu berusaha memperbaiki salat kita setiap harinya. “Maka, celakalah bagi orang-orang yang sholat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari sholatnya.”(QS al-Maun: 4- 5).