Deretan makanan populer tidak selalu memiliki manfaat baik untuk tubuh. Sebagian justru bisa memicu kenaikan berat badan secara instan dan menimbun lemak di perut apabila dikonsumsi berlebihan.

Meski rasanya lezat, makanan dan minuman berikut sebaiknya tidak terlalu sering dikonsumsi. Ada 14 makanan serta minuman yang terbukti memberikan efek perut buncit menurut sains, dikutip dari laman Eat This, Selasa (23/2).

1. Roti Putih
Jika Anda suka makan roti tapi enggan punya perut buncit, sebaiknya tidak menyantap roti putih terlalu sering. Pasalnya, jenis roti itu dibuat dengan refined grain atau biji-bijian olahan yang menyebabkan lebih banyak lemak.

2. Soda Diet
Studi di Journal of American Geriatrics Society menemukan peminum soda diet memiliki persentase lemak perut yang lebih tinggi. Alasannya, mereka berpikir sudah menghemat kalori, sehingga malah makan berlebihan.

3. Jus Buah Kemasan
Jus buah kemasan terkesan sehat karena dianggap identik dengan asupan alami. Padahal, rata-rata jus kemasan memuat 36 gram gula. Minuman itu juga mengandung fruktosa, yang dikaitkan dengan perkembangan jaringan lemak perut.

4. Rib-Eye Steak
Para ilmuwan menyoroti potongan daging rib-eyeT-bone, serta New York Strip yang diolah jadi steak adalah bagian paling berlemak. Mengonsumsi bagian itu lebih berpotensi menyebabkan perut membesar.

5. Cokelat
Tidak semua cokelat buruk, tetapi berlebihan menyantap cokelat batangan dengan tambahan susu dan gula kerap dikaitkan dengan penambahan berat badan. Hal itu juga terungkap lewat studi di American Journal of Clinical Nutrition.

6. Sup Kalengan
Sebisa mungkin, buat sup sendiri di rumah dengan bahan-bahan alami yang ada daripada memilih sup kalengan. Menyantap sup kalengan terus-menerus bisa mengakibatkan perut kembung dan membuat respons rasa kenyang terganggu.

7. Keripik Kentang
Para peneliti Harvard percaya keripik kentang adalah musuh utama bagi mereka yang tidak mau punya perut buncit. Keripik kentang sarat lemak jenuh, penuh garam, dan tidak memuat kalori murni. Kudapan ini juga tidak mengenyangkan.

8. Minuman Kopi Beku
Kopi bukan musuh untuk lingkar pinggang dan perut. Akan tetapi, yang perlu diwaspadai adalah minuman kopi yang dibekukan karena memuat kalori, gula, dan susu dalam jumlah besar sehingga punya dampak buruk bagi tubuh.

9. Pizza
Meskipun ada yang dilengkapi topping sayuran, pizza tetaplah pizza. Pakar menganggap makanan ini sebagai penyumbang lemak jenuh terbesar kedua untuk warga Amerika Serikat, setelah keju.

10. Low-Fat Pastries
Banyak orang terkecoh dengan label low fat dan menganggapnya opsi yang lebih sehat. Nyatanya, pastries dengan label rendah lemak malah penuh dengan tepung olahan, cenderung tinggi gula, dan juga tinggi natrium.

11. Pretzel
Pretzel sama buruknya dengan keripik kentang menurut para pakar. Penelitian yang terbit di Journal of Nutrition mengungkap bagaimana menyantap kudapan ini berakibat membuat perut sukar kenyang sehingga seseorang makan lebih banyak.

12. Sereal bergula
Jenis sereal yang manis dan penuh warna lebih memungkinkan menyebabkan lemak perut berlebih. Untuk mencegahnya, pilih sereal yang tinggi gula, namun rendah serat dan protein, sehingga Anda tidak lekas merasa lapar.

13. Kentang Goreng
Studi longitudinal oleh Harvard menemukan bahwa orang yang makan kentang goreng secara rutin mengalami penambahan berat badan lebih dari tiga pon (1,36 kilogram) setiap empat tahun. Tidak heran karena makanan ini kaya lemak dan karbohidrat.

14. Es Krim
Pakar diet Edwina Clark mengingatkan bahwa es krim kaya gula dan karbohidrat olahan sehingga bisa mengakibatkan penumpukan lemak perut. Jika tetap ingin menyantapnya, jangan dikonsumsi di malam hari dan batasi porsinya.

Sumber: republika.co.id