JAMPARING, MENGUKIR PRESTASI DI AWAL KOMPETISIJAMPARING, ACCOMPLISH ACHIEVEMENT IN THE BEGINING OF COMPETITION

RZ LDKO CilegonCIMAHI. Diusianya yang masih sangat muda, ekstrakurikuler JAMPARING SD Juara Cimahi berhasil membina atlit memanah pemula hingga meraih prestasi di awal kompetisi. Prestasi perdananya ini diraih dalam event Cimahi Memanah 2015, yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Olahraga STKIP Pasundan bekerjasama dengan Yayasan BPK Penabur Cimahi pada tanggal 21 – 23 Desember 2015.

Dalam event perdana kejuaraan memanah tingkat pemula di Kota Cimahi yang diikuti lebih dari 100 peserta dari berbagai sekolah ini, JAMPARING SD Juara Cimahi mengirimkan tiga atlitnya yang baru dibina selama satu bulan semenjak ekskul Jamparing di buka pada akhir bulan Oktober 2015. Bahkan ketiga atlit ini hanya melakukan latihan persiapan selama satu pekan sebelum mengikuti kejuaraan. Ketiga atlit tersebut adalah Muhammad Aufal Ghifari, Barry Arganeza dan Regina Salsabila.

Dengan bermodalkan satu busur dan anak panah milik SD Juara Cimahi serta dua busur pinjaman dari SD Juara Bandung dan SMP Juara Bandung, ketiga atlit ini selalu semangat mengikuti semua sesi latihan dan kejuaraan untuk mengamalkan olahraga yang sunahkan Rosulullah. Bahkan ketika dihadapkan dengan banyak peserta dari sekolah lain yang membawa perlengkapan lengkap, kontingen JAMPARING SD Juara Cimahi tetap optimis bisa berprestasi.

Di babak kualifikasi ketiga atlit berhasil menempatkan diri sebagai 16 peserta terbaik pencetak skor tertinggi. Muhammad Aufal berada di peringkat ke-3, Barry peringkat ke-7, dan Regina peringkat ke-11. Dengan prestasi ini ketiganya berhasil masuk ke babak 1/8 final babak pertandingan/aduan. Namun sayang, ketiga atlit akhirnya harus berhenti di babak 1/4 final setelah dikandaskan oleh atlit dari Cimahi Mandiri 1 yang sudah lama terbina dalam klub dan ekstrakurikuler memanah.

Kendati langkahnya terhenti, ketiga atlit JAMPARING SD Juara Cimahi berhasil meraih prestasi yang luar biasa sebagai pemanah pemula. Bahkan Aufal mendapatkan medali perunggu sebagai pencetak skor tertinggi ke-3. Serta lebih dari itu, ketiga atlit beserta ekstrakurikuler JAMPARING sudah berhasil “dilirik” oleh tim penjaringan bibit memanah Kota Cimahi. Semoga menjadi awal untuk prestasi yang lebih tinggi.***

Newsroom/Fipit Fitrianingsih
Cimahi
JAMPARING, MENGUKIR PRESTASI DI AWAL KOMPETISIIn a very young age, extracurricular JAMPARING (Archery) of SD Juara Cimahi is success in training novice archery athletes so that they can achieve at the beginning of the competition. The first Achievement was achieved in Cimahi Archery 2015 event, organized by P.E students of STKIP Pasundan in cooperation with BPK Penabur foundation Cimahi on 21 to 23 December 2015.

In inaugural Archery championship Cimahi on beginner level was attended by 100 participants from various schools, JAMPARING SD juara Cimahi sent three athletes which have been trained for about one month since extracurricular Jamparing opened at the end of October 2015. In fact, even the athletes only did preparation for one week before the championship. These three athletes are Muhammad Aufal Ghifari, Barry Arganeza and Regina Salsabila.

With an arch and arrows belong to SD Juara Cimahi and two arcs borrowed from SD Juara Bandung and SMP Juara Bandung, these three athletes have always been excited following all the practice sessions and championships to practice sports which is a sunna from Rosulullah the prophet. Even when faced many participants from other schools that carried complete equipment, JAMPARING contingent from SD Juara Cimahi remain optimistic to be a winner.
In the third qualifying round the athletes managed to be in the best 16 participants’ highest scorer position. Muhammad Aufal was in 3rd position, Barry was in 7rd position, and Regina was in 11rd position. With this achievement the three athletes made it into the eighth round of the final round of matches / complaint. Unfortunately, these three athletes finally had to stop at the 1/4 final round after denied by athletes from Cimahi Mandiri 1 that has been long trained in clubs and archery extracurricular.

Despite the steps stopped, three athletes JAMPARING SD Champion Cimahi won outstanding achievement as a novice archer. Aufal even get a bronze medal as 3rd highest scorers. And more than that, the three athletes along with extracurricular JAMPARING has already successful to be “marked” by Cimahi archery potential seeker team. Perhaps this becomes the beginning for higher achievement. ***

Newsroom/Fipit Fitrianingsih
Cimahi

JAMPARING, MENGUKIR PRESTASI DI AWAL KOMPETISI

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia