KEMARAU PANJANG, 21 DESA DI PANGANDARAN ALAMI KRISIS AIR

RZ LDKO CilegonPANGANDARAN. Kemarau panjang akibatkan beberapa desa di Kabupaten Pangandaran mengalami krisis air, salah satunya Desa Bojongsari Kecamatan Padaherang. Desa tersebut berada di wilayah pegunungan dengan ketinggian diperkirakan 75 Km dari permukaan air laut. Warga desa yang berjumlah 987 KK ini, terpaksa harus melangkahkan kakinya sejauh 2 Km untuk mendapatkan air bersih.

Warga harus menunggu selama 15 menit untuk mendapatkan air sebanyak 5 liter, karena sumber air yang selama ini di pergunakan oleh warga pun sudah mulai kering. Idealnya kebutuhan air warga per KK sebanyak 60 Liter/hari, tetapi akibat kemarau tahun ini, warga hanya dapat memenuhi air untuk kebutuhan rumah tangganya sebanyak 25 liter/hari, itupun sulit didapatkan.

Sementara sampai saat ini, pemerintah Kabupaten belum melakukan tindakan apapun Ujar Bapak Dato, Kepala Desa Bojongsari. Selanjutnya Ibu Sri Suyanti ketua Posyandu Desa Bojongsari mengatakan, bahwa Keadaan seperti ini sudah lama di rasakan warga setiap musim kemarau tiba. “Letak sumber air ada di bawah sedangkan pemukiman di atas dengan kemiringan sekitar 45 derajat,” papar Sri.

Atas keadaan tersebut, RZ menurunkan bantuan air bersih melalui Program Berbagi Air Kehidupan bersama Relawan Inspirasi. Sejak terdengar akan adanya Bantuan Air bersih warga sangat gembira, Tim Relawan Inspirasi yang langsung bergerak dan bekerja sama dengan dinas Keberesihan Kabupaten Pangandaran untuk mengalokasikan air bersih tersebut dengan mobil tankinya.

Sebanyak 15.000 liter air berhasil di salurkan pada Hari Rabu (16/09) kemarin. Warga dusun Cipari Desa bojongsari sangat gembira kebutuhan air bersihnya terpenuhi. “Terima kasih RZ sudah mau membantu warga kami yang sudah lama menderita kekeringan. Semoga para donatur RZ makin berkah hartanya,” Ujar pak Tarso sebagai Kepala Dusun setempat.***

Newsroom/Rico A Yuza
Pangandaran

Tags :
Konfirmasi Donasi