“KIOS NURUL HUDA” BANTU ANAK DUSUN GRIBIG TETAP BISA MENGAJI

RZ LDKO CilegonBANJARNEGARA. TPQ Nurul Huda dusun Gribig Wetan merupakan salah satu TPQ yang ada di Desa Prigi. Tempat ini menjadi madrasah ilmu Islam khususnya Al-Qur’an bagi generasi muda khususnya anak-anak. TPQ ini dikelola dengan sukarela, para santri yang mengaji tanpa ada iuran atau infaq. Dan ini sudah berjalan selama kurang lebih 3 tahun.

Jumlah santri mencapai 120 santriwan/santriwati yang dibina oleh 8 pengajar dengan metode pembelajaran Al Qur’an menggunakan metode Yanbu’a. Hanya saja dengan pengelolaan sukarela ini dan jumlah santri yang besar menjadikan adanya tantangan tersendiri.

Menurut Ustadzah Wartinah (33 th) kebijakan pengelolaan ini berdasarkan kesepakatan para pengajar yang sejak awal dimana dewan ustadz/ustadzah lebih memperioritaskan agar anak-anak mau mengaji tanpa terbebani biaya.

Namun demikian, tentunya dalam perkembangan TPQ nurul Huda banyak tantangan yang dihadapi ketika pengelolaan TPQ saat ini dilakukan dengn sistem sukarela, seperti sangat terbatasnya sarana pendidikan dan kondisi ekonomi para pengajar serta wali santri yang beragam.

Untuk itu, melihat peran stategis TPQ Nurul Huda didalam membangun sumber daya manusia khususnya dalam pendidikan Islam di Dusun Gribig Wetan serta diperlukannya pengelolaan TPQ yang lebih baik, Relawan Inspirasi RZ di ICD Prigi bersama Dewan Ustadz/Ustadzah melalui program pemberdayaan potensi lokal membuat program “KIOS NURUL HUDA”.

Harapan besar program ini adalah TPQ Nurul Huda kedepan mampu berkembang secara maksimal sebagai lembaga pendidikan non formal juga mampu menghidupi kelembagaan serta masyarakat sekitar karena memiliki unit ekonomi sendiri. Selain itu program ini adalah embrio terwujudnya lembaga Koperasi yang berbasis TPQ. Tentunya pengelolaanya meggunakan metode Syariah. Tidak hanya itu, keberadaan Kios Nurul Huda ini mampu menjadi mitra bagi para pengerajin olahan makanan maupun warga yang berprofesi sebagai pedagang didalam memasarkan produknya.

Selain itu, kebutuhan santri akan mampu ditopang dari keberadaan Kios Nurul Huda tanpa harus para orang tua santri mengalami kesulitan biaya untuk memenuhi kebutuhan sarana pendidikan seperti seragam dan kitab. Inilah impian para santri bisa mengaji di TPQ Nurul Huda tanpa merasa khawatir tidak mampu membeli perlengkapan mengaji.***

Newsroom/Rico Ayatul Yuza
Banjarnegara

Tags :
Konfirmasi Donasi