KREATIF, WARGA MANFAATKAN URINE HEWAN MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR

Riyono, warga Desa Campursari ubah urine kelinci menjadi pupuk organik cair untuk rawat tanaman cabai. (Foto: Rumah Zakat)

TEMANGGUNG, RUMAH ZAKAT – Ali Relawan Rumah Zakat Desa Campursari melakukan monitoring dan evaluasi di lahan milik Riyono.

Riyono adalah penerima manfaat program budidaya ternak kelinci dari Rumah Zakat yang sudah berhasil mengolah dan memanfaatkan urine kelinci menjadi Pupuk Organik Cair (POC).

“Mas ini adalah musim taman kedua saya mengaplikasikan POC hasil produksi BUMMas, tanpa saya gunakan pupuk kimia sedikitpun. Semua dari urine kelinci, alhamdulillah tidak perlu beli pupuk lagi,”  ungkapnya, Rabu (15/7).

Sebagaimana diungkapkan, Riyono memiliki luas lahan ± 6000 m² dimana seluruhnya menggunakan POC dari urine kelinci, baik untuk tanam cabai ataupun tembakau dan hasilnya tidak kalah dengan menggunakan pupuk kimia.

Newsroom

Anantiyo Widodo/Amri Rusdiana

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia