LAHIR TANPA ANUS, ANGGUN BUTUH OPERASI

CIKARANG. Anggun (6) adalah seorang gadis cilik yang harus berjuang dalam hidup karena sejak lahir dia tidak mempunyai lubang anus. Kala itu Anggun lahir dengan dibantu seorang dukun beranak (paraji). Dan untuk mengatasi ketiadaan anus itu, sang paraji menjalankan sebuah cara temporer untuk membuat lubang anus bagi berbagai bahan alami.

Namun pembuangan itu tak bisa bertahan lama sehingga menutup kembali. Karena tak tahan melihat penderitaan Anggun, dengan bekal dan biaya yang pas-pasan, akhirnya keluarga sepakat memeriksakan anak mereka ke rumah sakit.
Saat diperiksa, pihak rumah sakit belum menyetujui operasi untuk Anggun karena usianya belum memungkinkan untuk operasi. Tim dokter menyarankan agar operasi dilakukan pada umur di atas 6 tahun. Artinya, selama 6 tahun lebih ini anggun mengalami penderitaan yang sangat berat karena saluran pembuangan atau fungsi anus digantikan melalui jalur kemaluan.

Orang tua anggun sebenarnya ingin mewujudkan mimpi Anggun untuk bisa memiliki lubang anus dan hidup secara normal. Namun menurut penuturan orang tua Anggun, biaya operasi untuk membuat lubang anus menelan biaya hingga Rp 90 juta. Hal ini tentu sangat memberatkan kedua orang tua Anggun. Ayahanda Anggun hanya bekerja sebagai sopir antar barang di sebuah perusahaan, sedangkan Ibunya adalah seorang ibu rumah tangga biasa.

Ada semburat rasa takut di wajah Anggun saat tim Rumah Zakat berkunjung ke rumahnya di Kp. Poncol Ds. Tanjung Sari Kec.Cikarang Utara Kab. Bekasi Jawa Barat. Orang tua Anggun menuturkan akibat ketidak sempurnaan fisik ini, Anggun menjadi minder untuk bersosialisasi dengan orang dan teman sebayanya.

Tim Rumah Zakat mencoba untuk membuat suasana akrab dengan Anggun, saat suasana sudah cair, kami melontarkan pertanyaan tentang cita-citanya kelak saat dewasa nanti. Dengan sedikit malu-malu Anggun menjawabnya dengan keyakinan,”Saya ingin menjadi guru,” ujarnya singkat.

Apa yang dialami Anggun mungkin  sebuah kesempatan bagi Rumah Zakat dan donatur untuk menyalurkan kebaikan pada gadis cilik ini. Oleh karena itu, Rumah Zakat membuka pintu untuk menerima donasi para dermawan atau donatur agar bisa meringankan biaya operasi pembuatan lubang anus Anggun.***

Newsroom/Sucipto
Jakarta

Tags :
Konfirmasi Donasi