MBAH PAIKEM, JANDA TUA YANG SEMANGAT BELAJAR ALQURANMBAH PAIKEM, AN OLD WIDOW WHO HAS A STRONG INTENTION TO LEARN QURAN

RZ LDKO CilegonKARANGANYAR. Mbah Paikem begitu ia biasa dipanggil, seorang janda tua yang sudah renta, akan tetapi semangatnya dalam belajar agama patut dicungi jempol. Ia adalah seorang nenek yang tak kenal lelah, meski usianya sudah diatas 70 tahun, ia tidak pernah menyurutkan niatnya untuk belajar membaca al-qur’an.

Hal itu dapat dilihat dari tingkat kehadirannya. Disetiap kesempatan kegiatan belajar menggajar yang diadakan oleh Relawan Inspirasi, dia selalu hadir tidak pernah absen. Kegiatan belajar menggajar ini diadakan dimasjid Nurul Huda, dusun Bakaran RT 02/06 Desa Sokosari, Kec. Jumantono, Kab Karanganyar setiap hari Minggu, setelah shalat magrib sampai dengan menjelang shalat isya.

Tidak hanya Mbah paikem, warga lainnya pun sangat antusias menggikuti kegiatan ini. Hal ini dibuktikan dengan tingkat kehadiran yang stabil rata-rata 16 orang dari 10 anggota yang terdaftar, bahkan akhir-akhir ini ada beberapa ibu-ibu dari kampung sebelah yang ikut belajar disini. Beberapa waktu yang lalu banyak ibu-ibu yang meminta frekuensi pertemuannya ditambah, agar lebih maksimal.

Disamping itu, para remaja penerima manfaat beasiswa ceria yang sudah tamat IQRO’ sengaja diminta untuk membantu pelaksananaan Kegitan Belajar mengajar untuk para lansia ini. Dan Alhamdulillah berjalan sampai saat ini.

“Semoga kegiatan ini dapat senantiasa istiqomah berjalan sehingga dapat melahirkan generasi Qur’ani di dusun tersebut,” tutur Rico Ayatul Yuza, selaku ICD Management Department, (10/07).***

Newsroom/DIki Taufik
Karanganyar

RZ LDKO CilegonKARANGANYAR. Mbah Paikem is an old widow who lives in Karanganyar. In her age that around 70 years old, she still shows her spirit to learn especially learning Holy Quran.

It can be seen for her attendance in Quran Class initiated by the volunteer of RZ held once a week in a mosque near her home. She never misses the class and enthusiastically learns how to recite Holy Quran well.

In addition to Mbah Paikem, there are also dozens of housewives who regularly join in this class. Moreover, recently there are also some participants who come for other villages.

“We hope that we can implement this program sustainably,” Rico Ayatul Yuza, ICD Management, said. ***

Newsroom/DIki Taufik
Karanganyar

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia