MEMBINA PETANIMUDA LEWAT BUDIDAYA PEPAYA

RZ LDKO CilegonPASURUAN. Beramai-ramai remaja usia belasan tahun tersebut berjalan menuju kebun pepaya yang terletak di antara sawah dan kebun jagung. Dengan semangat mereka membawa ribuan bibit pepaya yang siap ditanam di lahan seluas satu hektar tersebut.

Terkadang terdengar gelak tawa meski kedua tangan tetap cekatan bekerja memindahkan bibit pepaya dari polybag ke tanah perkebunan. Hingga perlahan-lahan bibit pepaya yang genap sebulan berada di polybag tersebut pun pindah ke tanah. Dan dengan pemeliharaan yang intensif, pepaya california tersebut siap dipanen delapan bulan lagi.

Pepaya california memang tengah menjadi primadona di Desa Wonosari, Kec. Gondang Wetan, Kab. Pasuruan, Jawa Timur. Kegagalan demi kegagalan yang dialami Alim, Relawan Inspirasi RZ, dalam memulai usaha pemberdayaan ekonomi kini mulai terlihat titik terangnya. Pepaya california itu tumbuh dan telah menghasilkan uang.

“Saya menggunakan setengah hektar lahan pribadi dan setengahnya lagi saya sewa untuk ditanami bibit pepaya ini,” ujar Alim.

Dalam proses pembibitan hingga pemanenan, semua melibatkan anak-anak penerima beasiswa ceria. Hal itu memang sengaja dilakukan agar para remaja tersebut mandiri dan bisa belajar segala hal tentang pertanian sejak dini. Selain itu, jika selama ini kesan yang mengakar di masyarakat tentang profesi petani selalu didominasi oleh orang tua yang lusuh, maka semoga dengan keikutsertaan penerima beasiswa ceria yang notabene tengah beranjak remaja, akan benar-benar lahir petani-petani muda yang mumpuni.

“Sebelumnya kami diberi pelatihan terlebih dahulu, dikenalkan dengan bermacam pupuk, dengan segala proses pembibitan, pemeliharaan, hingga proses panen pepaya,” ungkap Yuli, salah satu petani muda yang juga PM Beasiswa Ceria.

Selain sebagai sarana belajar bagi petani-petani muda tersebut, uang yang dihasilkan dari panen pepaya tersebut semata-mata juga digunakan untuk segala keperluan operasional pendidikan mereka. Di rumah Alim, Seperangkat komputer, printer serta wifi secara bebas bisa digunakan untuk kepentingan yang berkaitan dengan sekolah.***

Newsroom/Sri Agustina
Pasuruan

Tags :
Konfirmasi Donasi