MENGENAL SA’AD BIN ABI WAQQASH “SINGA YANG MENYEMBUNYIKAN KUKUNYA”

BAGIAN 1

SA’AD ADALAH…
Cucu Uhaib bin Manaf yang mana Uhaib adalah paman Siti Aminah ibunda Rasulullah.

SA’AD MASUK ISLAM…
Saat berusia 17 tahun dan termasuk orang-orang yang pertama kali masuk Islam. Ia pernah berkata, “Saat itu, aku adalah sepertiganya Islam.” Maksudnya bahwa ia adalah satu dari tiga orang yang paling dahulu masuk Islam.

SA’AD TERMASUK ..
Seorang kesatria berkuda paling berani yang dimiliki oleh bangsa Arab dan kaum muslimin. Ia memiliki dua senjata ampuh, yakni panah dan do’a.

DO’A SA’AD..
Dikenal bak pedang yang tajam. Sa’ad pun menyadari hal ini. Karena itu ia tidak mau mendo’akan yang buruk untuk orang lain kecuali dengan menyerahkan urusannya kepada Allah.

AMIR BIN SA’D MENCERITAKAN,
” Suatu hari, Sa’ad melihat seorang laki-laki sedang mencaci maki Ali ra., Thalhah ra., dan Zubair ra. Ia menegur orang itu. Namun orang itu tidak peduli. Lalu Sa’ad berkata, “ Kalau begitu, aku akan mendoakan keburukan untukmu.”
Laki-laki itu menjawab, “Kamu mengancamku? Kamu ini seperti nabi saja.”

SA’AD LALU PERGI BERWUDHU…
Setelah itu, ia melakukan shalad dua raka’at lalu menengadahkan dua tangannya dan berdo’a,” Ya Allah, Engkau tahu bahwa laki-laki itu telah mencaci-maki kaum yang telah mendapatkan kebaikan dari-Mu. Caci makinya tentu membuat-Mu marah. Karena itu, tunjukkan kebesaran-Mu, dan jadikanlah dia sebagai pelajaran bagi orang lain.”

TIDAK LAMA KEMUDIAN,
Seekor unta berlari kencang ke luar dari sebuah rumah. Unta itu tidak bisa dikendalikan. Ia terus menerobos kerumunan orang, seakan ada sesuatu yang dicarinya. Lalu Unta itu pun menabrak laki-laki yang ditegur oleh Sa’ad, dan terus menginjak-injaknya hingga tewas.
Ini menandakan kebeningan jiwa, kesungguhan iman dan keikhlasan yang mendalam Begitu pula Sa’ad, jiwanya merdeka. Keyakinannya kuta membaja dan keihklasannya tak ternoda.

Sumber: Buku 60 Sirah Sahabat Rasulullah SAW karya Khalid Muhammad Khalid

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia